Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Pencegah Diare Melalui Cuci Tangan Pada Siswa- Siswa di Raudhatul Athfal Nurul Qur’an Suharto, Suwarningsih
Jurnal Pemberdayaan Komunitas MH Thamrin Vol 2, No 1 (2020): Jurnal Pemberdayaan Komunitas MH Thamrin
Publisher : Universitas Mohammad Husni Thamrin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37012/jpkmht.v2i1.210

Abstract

Penyakit yang mendominasi anak-anak usia balita sekitar 4-5 tahun mengalami gangguan sakit perut ketika mereka berada dilingkungan sekolah maupun di rumah , bahkan ada yang berkelanjutan hingga tidak dapat mengikuti kegiatan pembelajaran.  Masalah ini mungkin terjadi karena anak anak tersebut memakan makanan yang dijajakan dipinggir jalan tanpa kontrol orang tua, atau ketika akan makan kondisi tangan dalam keadaan kotor sehingga kuman-kuman banyak masuk ke dalam tubuh yang tidak disadari oleh anak. Kemungkinan yang lain adalah kurang pengetahuan tentang cara membersihkan tangan. Pengabdian masyarakat kali ini memfokuskan pada penyuluhan kesehatan dampak dari perilaku yang tidak sehat dan cara melakukan prilaku hidup sehat. Cara mencegah dengan melakukan cuci tangan yang benar dengan 6 (enam) langkah. Kegiatan ini dilaksanakan di Raudhatul Athfal Nurul Qur’an. Ketika cuci tangan ini dilakukan dengan baik maka diharapkan efek samping  atau dampak yang nayat seperti diare dapat dicegah atau diminimalisasi. Sehingga tercipta kondisi anak anak Indonesia yang bebas dari diare.
HUBUNGAN MEKANISME KOPING DENGAN TINGKAT ANSIETAS PADA KLIEN DENGAN PENYAKIT KANKER DI RSPAD GATOT SOEBROTO Zakiyah Mujahidah; Suwarningsih Soeharto; Tika Silviasari
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 10, No 2 (2018): Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Universitas Mohammad Husni Thamrin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37012/jik.v10i2.48

Abstract

Cancer is a disease caused by abnormal growth of cells of the body  tissues will be change the cancer cells. Patients who get cancer will get anxiety or commonly called 'kecemasan'. Anxiety is a feeling of unidentified fear and is not supported by the situation. Anxiety can be handle with coping mechanisms. Coping mechanism have two type, they are namely adaptive coping mechanism and maladaptive coping mechanism. This research using descriptive method with cross sectional approach and chi square test  to find corellation between coping mechanism and anxiety level on clients with cancer at  RSPAD Gatot Soebroto with 66 respondents. The results of research was held on August 2017 there were (51.5%) patients with maladaptive coping mechanisms and (48.5%) patients with adaptive coping mechanisms. Patients with low anxiety  were  (16.7%), middle anxiety (62.1%) and heavy anxiety (21.2%) with p-values 0.735 and 0.537, α = 0.05 OR = 0.652 (95% CI 0.171-2.485) and OR = 1.704 (95% CI 0.500-5.800). The conclusion of this research, it is not found the significant correlation between coping mechanisms and anxiety level on clients with cancer at RSPAD Gatot Soebroto . Based on the result of this research showing that is good coping mechanism can be reduce anxiety level on cancer patients.  Keywords : Cancer, Anxiety, Coping Mechanism
Hubungan Dukungan Sosial Terhadap Kehilangan dan Berduka Pada Korban Longsor dan Banjir Zakiyah Mujahidah; Suwarningsih Suwarningsih
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 13, No 1 (2021): Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Universitas Mohammad Husni Thamrin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37012/jik.v13i1.417

Abstract

Bencana alam adalah salah satu fenomena yang kerap kali terjadi di bumi yang disebabkan oleh banyak faktor, faktor alam ataupun faktor manusia. Bencana longsor merupakan salah satu jenis bencana alam yang dapat merenggut jiwa, mempengaruhi aspek psikososial, dan berpotensi menghancurkan perekonomian masyarakat. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hubungan dukungan sosial terhadap kehilangan dan berduka pada korban banjir dan longsor di Kota Bogor Jawa Barat dengan menggunakan desain metode kuantitatif non eksperimen dengan pendekatan Cross sectional. Jumlah sampel sebanyak 150 orang dengan menggunakan teknik non probability sampling. Data dikumpulkan dengan metode wawancara menggunakan kuesioner pada bulan September sampai dengan November 2020 di RT 02 dan 03 RW 07 Desa Harkatjaya Kecamatan Sukajaya, Bogor. Analisis data menggunakan uji statistik chi-square dan mendapatkan nilai p value 0,045 artinya ada hubungan yang signifikan antara dukungan sosial dengan kehilangan dan berduka pada responde di RT 02 dan 03 RW 07 Desa Harkat Jaya Kecamatan Sukajaya, Bogor. Kata Kunci: Longsor, Banjir, Dukungan Sosial, Kehilangan dan Berduka.
LANSIA DALAM MENGHADAPI BENCANA DI KOTA BOGOR Suwarningsih Suwarningsih; Luvita Nurwidiasmara; Zakiyah Mujahidah
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 11, No 2 (2019): Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Universitas Mohammad Husni Thamrin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37012/jik.v11i2.78

Abstract

Bencana merupakan situasi yang tidak terduga, dimana dalam kondisi tersebut bisa terjadi kerusakan, kematian atau kehilangan harta benda. Pengetahuan dan sikap lansia dalam menghadapi bencana sangat dibutuhkan untuk mencegah terjadinya korban jiwa. Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap lansia dalam menghadapi bencana. Metode penelitian ini menggunakan desain cross sectional. Penelitian dilakukan di wilayah Kampung Babakan Peundeuy Kota  Bogor Jawa Barat. Hasil penelitian didapatkan ada hubungan bermakna antara pengetahuan dan sikap (p  value  = 0.004) pada lansia dalam menghadapi bencana. Saran untuk penelitian ini yaitu diharapkan adanya program peningkatan pengetahuan dengan mengadakan pelatihan dan pemberdayaan lansia dalam menghadapi bencana di Kota Bogor.  Kata Kunci: Bencana, Lansia, Pengetahuan, Sikap
KOPING DENGAN TINGKAT ANSIETAS PADA LANSIA YANG TINGGAL DIWILAYAH RAWAN BENCANA LONGSOR KABUPATEN BANDUNG Suwarningsih Suwarningsih
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 10, No 1 (2018): Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Universitas Mohammad Husni Thamrin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37012/jik.v10i1.20

Abstract

Bencana alam yang terjadi di Indonesia dengan angka kejadian yang cukup tinggi dan memakan korban jiwa pada lansia  salah satunya adalah longsor. Dampak psikologis akibat longsor yaitu terjadinya ansietas dan lansia dalam menghadapi bencana cenderung menggunakan mekanisme koping berfokus pada emosi.Tujuan penelitian : untuk mengidentifikasi hubungan koping dengan tingkat ansietas pada lansia yang tinggal di wilayah rawan bencana longsor Kabupaten Bandung.Metode Penelitian : menggunakan rancangan cross sectional dengan jumlah sampel sebanyak 165 responden yang berasal dari Desa Cihideung Lembang Kabupaten Bandung. Hasil dan pembahasan : penelitian ini menunjukkan tidak adanya hubungan antara koping dengan tingkat ansietas pada lansia yang tinggal diwilayah rawan bencana longsor Kabupaten Bandung (p value=0.229, α=0.05). Hasil Multivariat didapatkan bahwa status pernikahan merupakan faktor yang paling mempengaruhi tingkat ansietas pada lansia. Kesimpulan : Perlu dilakukan penelitian lanjutan dengan desain yang berbeda dengan menggunakan desain kualitatif untuk lebih mengeksplore masalah lebih dalam tentang koping dengan tingkat ansietas, sehingga menghasilkan data lebih obyektif.  Kata Kunci: Ansietas, Koping, Lansia, Longsor
Durasi Penggunaan Media Sosial dan Tingkat Stres dengan Kualitas Tidur pada Remaja Ilah Muhafilah; Suwarningsih Suwarningsih
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 12 No 05 (2023): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Publisher : UIMA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33221/jikm.v12i05.2076

Abstract

Durasi penggunaan media sosial yang terlalu lama dan adanya gangguan pada kesehatan mental terutama stres akan mempengaruhi pola tidur seseorang yang berisiko menyebabkan kualitas tidur menjadi buruk. Tujuan penelitian ini ialah mengidentifikasi hubungan durasi penggunaan media sosial dan tingkat stres dengan kualitas tidur pada remaja. Desain penelitian ini menggunakan potong lintang. Populasi pada penelitian yaitu mahasiswa dan mahasiswi Prodi Sarjana Keperawatan Universitas MH Thamrin sebanyak 182 mahasiswa yang diambil menggunakan menggunakan purposive sampling.Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 19-26 Juli 2021. Uji statistik menggunakan uji Chi-square. Hasil penelitian menunjukkan remaja yang memiliki kualitas tidur buruk, proporsinya lebih besar pada mereka yang durasi penggunaan media sosialnya lama (62,5%), dibandingkan remaja dengan durasi penggunaan media sosial cukup (37,5%), walaupun secara statistik tidak menunjukkan perbedaan yang bermakna (nilai p = 0,537). Sedangkan, remaja yang memiliki kualitas tidur buruk, proporsinya lebih besar pada mereka yang mengalami stres berat (75%) dibandingkan dengan yang mengalami stres ringan (43,2%) dan perbedaan ini bermakna secara statistic (nilai p = 0,016). Hasil penelitian dapat digunakan untuk mengembangkan penatalaksanaan upaya mencegah gangguan tidur yang berkelanjutan yang menyebabkan stres.
Acne Vulgaris dan perubahan harga diri Zakiyah Mujahidah; Suwarningsih Suharto; Irna Fitri
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 12 No 05 (2023): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Publisher : UIMA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33221/jikm.v12i05.2239

Abstract

Acne vulgaris merupakan penyakit kulit yang muncul dan mendominasi bagian wajah dan mengganggu penampilan juga memberikan efek bagi perkembangan mental remaja. Adapun tujuan dari penelitian ini untuk melihat korelasi antara usia, jenis kelamin, dan derajat keparahan acne vulgaris terhadap perubahan harga diri siswa SMAN 1 Setu Kabupaten Bekasi. Desain penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain potong lintang. Jumlah populasi penelitian ini sebanyak 1.270 siswa dan responden yang dilibatkan sebagai sampel penelitian adalah 98 orang yang diambil menggunakan metode random sampling. Penghitungan berat ringannya acne vulgaris memakai Global Acne Grading System sementara pengukuran harga diri dengan The Rosenberg Self Esteem Scale. Hasil penelitian menunjukkan bahwa acne vulgaris paling banyak terjadi pada remaja pertengahan berusia 14-17 tahun dan jenis kelamin perempuan (52%) dengan derajat acne vulgaris paling banyak berada pada tingkatan ringan (73,5%). Selain itu, mayoritas responden tidak mengalami masalah yang berarti dengan harga dirinya selama mengalami acne vulgaris (87,8%). Analisis bivariat menunjukkan bahwa usia (nilai p = 0,001), jenis kelamin (nilai p = 0,045), dan derajat keparahan acne vulgaris (nilai p = 0,001) berhubungan signifikan dengan harga diri remaja selama mengalami acne vulgaris.
Pengaruh Terapi Musik terhadap Tingkat Ansietas pada Pasien Pre Operasi di Ruang Rawat Inap RSAU Dr Esnawan Antariksa Jakarta Timur Suwarningsih Suwarningsih; Dwinara Febrianti; Tri Mulia Herawati
Jurnal Kesehatan Masyarakat Perkotaan Vol. 2 No. 2 (2022): Jurnal Kesehatan Masyarakat Perkotaan
Publisher : LPPM Universitas Mohammad Husni Thamrin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37012/jkmp.v2i2.1555

Abstract

Operasi atau pembedahan adalah salah satu prosedur medis invasif yang dilakukan dalam mendiagnosis atau mengobati penyakit, cedera atau kecacatan. Angka kejadian operasi terus meningkat setiap tahunnya di dunia. Individu yang akan menjalani operasi akan mengalami ansietas. Ansietas merupakan suatu kekhawatiran yang tidak jelas berkaitan dengan perasaan pasien yang tidak pasti dan tidak berdaya. Terapi musik merupakan terapi yang digunakan untuk memperbaiki atau meningkatkan fisik, emosional dan kondisi sosial untuk semua orang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh terapi musik terhadap tingkat ansietas pada pasien pre operasi di ruang rawat inap RSAU dr. Esnawan Antariksa Jakarta Timur. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan rancangan penelitian menggunakan quasi experiment dengan desain pre dan post test without control. Sampel diambil sebanyak 30 responden secara total sampling. Berdasarkan hasil uji T Independen didapatkan bahwa p value 0,014. Hasil p value ini menunjukkan bahwa Ho ditolak maka dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh terapi musik terhadap tingkat ansietas pada pasien pre operasi di ruang rawat inap RSAU dr. Esnawan Antariksa Jakarta Timur. Jadi, adanya pemberian terapi musik mampu membantu menurunkan tingkat ansietas.
USIA, JENIS KELAMIN DAN TINGKAT STRES BERPENGARUH TERHADAP PERILAKU MEROKOK PADA MAHASISWA Suwarningsih, Suwarningsih; Mujahidah, Zakiyah; Putri Firdaus, Farah Jihan
Jurnal Keperawatan dan Kebidanan Nasional Vol. 1 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47313/jkkn.v1i2.3157

Abstract

ABSTRAKLatar Belakang: Tingginya beban dan tanggung jawab pada mahasiswa menyebabkanmahasiswa berisiko mengalami stres. Merokok salah satu koping negatif yang seringdilakukan mahasiswa, dampakperilaku merokok dapat menyebabkan terjadinya masalahkesehatan. Metode: Penelitian inimenggunakan metode kuantitatif dengan desain crosssectional. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juli-Agustus dengan sampel sebanyak 134mahasiswa. Hasil: Hasil penelitian menunjukan mayoritas berjenis kelamin laki-lakisebanyak 102 mahasiswa (76,1%) dengan usia 21-25 tahun sebanyak 74 mahasiswa (55,2%)mengalami stres sedang sebanyak 76 mahasiswa (56,7%) dengan perilaku merokokringansebanyak 89 mahasiswa (66,4). Hasil penelitian ini menunjukkan adanya hubungan antaravariabel tingkat stres terhadap perilaku merokok menggunakan uji Chi-Square didapatkannilai P value 0.001 (<0.05) diartikan bahwa perbedaan proporsi tersebut bermakna. NilaiOR=2,812 artinya mahasiswa mempunyai peluang (berisiko) 2,8 kali ini untuk berperilakumerokok. Kesimpulan: Penelitian ini mendapatkan hasil bahwa adanya hubungan yangsignifikan antara jenis kelamin, usia, dan tingkat stres terhadap perilaku merokok padamahasiswa. Kata Kunci: Usia, Jenis Kelamin, Tingkat Stres, Perilaku Merokok.  ABSTRACTBackground: The high burden and responsibility on students causes students to be at risk ofexperiencing stress. Smoking is one of the negative coping that students often do, the impactof smoking behavior can cause health problems. Methods: This study used a quantitativemethod with a cross-sectional design. This research was conducted in July-August with asample of 134 students. Results: The results showed that the majority were male, 102 students(76.1%) aged 21-25 years, 74 students (55.2%) experienced moderate stress, 76 students(56.7%) with smoking behavior mild as many as 89 students (66.4). The results of this studyindicate that there is a relationship between the stress level variable and smoking behaviorusing the Chi-Square test to obtain a P value 0.001 (<0.05) means that the difference inproportion is significant. The value of OR=2.812 means that students have an opportunity(at risk) of 2.8 this time to smoke. Conclusion: This study found that there was a significantrelationship between gender, age, and stress levels on smoking behavior in students. Keywords: Age, Gender, Stress Level, Smoking Behavior
Impact Of Coffeine Consumption on Sleep Quality and Mental Health Of Collage Student Mokhamad Nurhadi; Suwarningsih; Asni Hasanuddin; La Ode Asrianto
Oshada Vol. 1 No. 6 (2024): Oshada Journal - December
Publisher : PT. Anagata Sembagi Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62872/mj98n075

Abstract

This study aims to analyze the impact of caffeine consumption on sleep quality and mental health of students. Caffeine consumption has become a common habit among college students, especially to combat fatigue and increase alertness when facing high academic demands. However, excessive caffeine consumption can risk impairing sleep quality and contributing to mental health problems such as anxiety and depression. This study uses a quantitative approach with a cross-sectional survey design, involving 230 students as randomly selected respondents from various universities in Indonesia. Data were collected through questionnaires that measured caffeine consumption frequency, sleep quality using the Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI), and anxiety and depression levels using Generalized Anxiety Disorder (GAD-7) and Patient Health Questionnaire-9 (PHQ-9). The results of the analysis showed that high caffeine consumption was associated with decreased sleep quality and increased symptoms of anxiety and depression in college students. The study suggests the need for better management of caffeine consumption among college students to support better physical and mental health.