Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Pengaruh Simulasi Virtual Berbasis Animasi terhadap Peningkatan Kesiapan ARFF dalam Table Top Exercise: Studi Kasus Bandara Ahmad Yani Semarang Masrur Amprulloh; Dwi Afriyanto; Alwazir Abdusshomad
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2529

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas penggunaan simulasi virtual berbasis animasi terhadap peningkatan kesiapan personel Airport Rescue and Fire Fighting (ARFF) dalam pelaksanaan Table Top Exercise (TTX) di Bandara Ahmad Yani Semarang. Metode yang digunakan adalah quasi-experimental design dengan pendekatan pre-test dan post-test terhadap 43 responden ARFF. Instrumen penelitian berupa kuesioner tertutup berbasis skala Likert 4 poin yang mengukur tiga dimensi kesiapan: pengetahuan prosedural, keterampilan teknis, dan kematangan kerja. Data dianalisis menggunakan uji paired sample t-test melalui SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga dimensi kesiapan mengalami peningkatan signifikan secara statistik (p < 0.05), dengan peningkatan tertinggi pada aspek kematangan pengambilan keputusan. Simulasi animasi terbukti mampu meningkatkan pemahaman prosedural, respons teknis, serta ketepatan pengambilan keputusan. Temuan ini didukung oleh teori manajemen krisis dan dual coding theory yang menekankan pentingnya media visual interaktif dalam pelatihan berbasis situasi. Penelitian ini merekomendasikan integrasi simulasi animasi ke dalam modul resmi pelatihan ARFF sebagai metode yang efektif, efisien, dan aman.
PELATIHAN SAFETY AND SECURITY AWARENESS BAGI MASYARAKAT DI SEKITAR BANDAR UDARA INTERNASIONAL MINANGKABAU PADANG Dwi Afriyanto; Agustono Agustono; Agoes Soebagio; Elfi Amir; Ika Endrawijaya; Hemi Pamuraharjo; Wahyudono Wahyudono; Ayu Kumala P
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 6 (2024): Vol. 5 No. 6 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i6.37422

Abstract

Kesadaran akan keselamatan dan keamanan di sekitar Bandar Udara Internasional Minangkabau Padang yang masih rendah berpotensi menimbulkan risiko insiden dan pelanggaran keamanan yang dapat membahayakan penumpang, karyawan, dan fasilitas bandara. Program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran melalui pelatihan Safety and Security Awareness yang komprehensif. Materi pelatihan mencakup pemahaman tentang bahaya layang-layang, drone, dan laser serta keamanan siber dan ancaman bom, yang disampaikan melalui serangkaian sesi presentasi, diskusi, dan demonstrasi praktis guna memastikan pemahaman yang mendalam oleh peserta. Dengan pelatihan ini, diharapkan kesadaran dan pemahaman akan protokol keselamatan dan keamanan penerbangan akan meningkat secara signifikan, sehingga mampu mengurangi risiko insiden dan melindungi fasilitas bandara. Dengan demikian, tingkat keamanan dan kelancaran operasional di Bandara Internasional Minangkabau Padang dapat ditingkatkan, menciptakan lingkungan yang lebih aman dan terjamin bagi penumpang, karyawan, dan masyarakat umum.
Bird Strike Risk Assessment to Support Flight Safety: A Case Study at Kalimarau Airport FRIENDY GIVENUS MARPAUNG; Dwi Afriyanto; Alwazir Abdusshomad
Jurnal Teknologi Kedirgantaraan Vol 11 No 1 (2026): Jurnal Teknologi Kedirgantaraan
Publisher : FTK UNSURYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35894/jtk.v11i1.309

Abstract

Bird strikes pose a serious threat to aviation safety, especially at airports surrounded by natural habitats that attract birds. This study aims to identify bird species with the highest risk to aviation safety at Kalimarau Airport, Berau, and provide mitigation recommendations based on risk analysis results. The method used is a descriptive quantitative approach with risk assessment techniques using the Sowden and MOORA methods. The results of the study show that the species Egretta garzetta (little egret) has the highest score in both assessment methods, thus categorized as the species with the highest bird strike risk. This is due to the birds' gregarious behavior, low-flying habits, and the airport's surrounding habitat, which provides natural food sources and shelter. The conclusions of this study support the hypothesis that there are bird species with high bird strike risk at Kalimarau Airport. Comprehensive habitat management and the use of early detection technology are necessary as strategic measures to reduce the potential for bird strike incidents.
Digitalisasi Sistem Pelaporan Apron Movement Control di Bandar Udara A.P.T. Pranoto Samarinda Gentama Habibie Insani; Dwi Afriyanto; Feri Adriansyah
Jurnal Multidisiplin Teknologi dan Arsitektur Vol. 4 No. 2 (2026): November 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/motekar.v4i2.8871

Abstract

Unit Apron Movement Control (AMC) di Bandar Udara Aji Pangeran Tumenggung Pranoto (APT Pranoto) Samarinda saat ini mengandalkan AMC Sheet, yaitu berkas Microsoft Excel yang tersimpan secara lokal (offline) tanpa pencadangan berbasis cloud, sehingga data operasional rentan hilang atau rusak. Permasalahan lain adalah proses double entry, yaitu data yang telah ada di AMC Sheet harus diinput ulang secara manual ke dokumen laporan harian dan bulanan yang terpisah, sehingga memboroskan waktu kerja personel dan berpotensi menimbulkan selisih data. Pimpinan unit juga tidak dapat memantau data operasional secara real-time karena harus menunggu rekapitulasi akhir bulan. Penelitian ini bertujuan merancang sistem digitalisasi pelaporan yang mengintegrasikan AMC Sheet berbasis Google Spreadsheet sebagai basis data dan media input terpusat dengan Google AppSheet sebagai dashboard visualisasi bagi pimpinan. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) Level 1 dengan lima tahapan meliputi identifikasi potensi dan masalah, pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan studi literatur, desain produk, validasi ahli, hingga dihasilkannya desain teruji. Rancangan prototipe "E-data AMC APT Pranoto" divalidasi oleh Ahli Materi (praktisi Unit AMC) dan Ahli Media (pakar sistem informasi) menggunakan instrumen skala 1-5. Hasil validasi menunjukkan persentase kelayakan Ahli Materi sebesar 96% dan Ahli Media sebesar 87%, dengan rata-rata keseluruhan 91%, yang keduanya berada pada kategori "Sangat Layak". Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi Google Spreadsheet dan Google AppSheet efektif menghilangkan proses double entry, menjamin keamanan data melalui penyimpanan cloud, serta menyediakan akses informasi real-time bagi pimpinan, sehingga direkomendasikan untuk diimplementasikan di Unit Apron Movement Control (AMC) APT Pranoto Samarinda.
Penerapan Media Informasi Digital untuk Penguatan Informasi Barang Dilarang di Bandar Udara Komodo-Labuan Bajo I Putu Ryan Putra Sanjaya; Dwi Afriyanto; Feri Adriansyah
Journal Of Accounting Management Business And International Research Vol. 5 No. 2 (2026): October 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jambuair.v5i2.8869

Abstract

Tingginya jumlah barang dilarang (prohibited items) yang ditemukan di area Passenger Security Check Point (PSCP) Terminal Bandar Udara Internasional Komodo-Labuan Bajo sepanjang tahun 2025 mengindikasikan masih rendahnya pemahaman penumpang terhadap regulasi barang bawaan, yang pada akhirnya menghambat kelancaran proses pemeriksaan keamanan. Kondisi ini diduga terkait dengan penempatan media informasi yang belum strategis serta minimnya variasi bentuk media edukasi yang digunakan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan media informasi digital terhadap penguatan informasi tentang prohibited items, serta mengidentifikasi bentuk media informasi yang dinilai paling efektif. Metode yang digunakan adalah mixed methods dengan strategi eksplorasi berurutan, melalui observasi lapangan, wawancara terhadap 5 informan kunci, dan kuesioner terhadap 97 responden yang dipilih dengan teknik simple random sampling menggunakan rumus Slovin, kemudian dianalisis dengan bantuan SPSS versi 27. Hasil uji regresi linear sederhana menghasilkan persamaan Y = 15,484 + 0,734X (t = 13,069; sig. 0,000 < 0,1; F = 170,797), yang membuktikan bahwa media informasi digital berpengaruh positif dan signifikan terhadap penguatan informasi tentang prohibited items, dengan kontribusi sebesar 64,3% (R = 0,802; R² = 0,643). Secara kualitatif, media informasi yang tersedia saat ini berupa satu standing banner pada posisi yang kurang strategis dinilai belum efektif menjangkau penumpang. Penelitian ini merekomendasikan penerapan video animasi edukatif, digital signage interaktif di titik-titik strategis terminal, serta integrasi media sosial dan aplikasi mobile guna meningkatkan kepatuhan penumpang dan mendukung keselamatan operasional penerbangan.
Analisis Kesiapan Keamanan pada Area Cargo Security Check Point Gedung Kargo Sementara di UPBU Kelas II Komodo – Labuan Bajo Dzulqornain Briyan Kautsar; Dwi Afriyanto; Feri Adriansyah
Journal of Law, Education and Business Vol. 4 No. 2 (2026): Oktober 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jleb.v4i2.8953

Abstract

Cargo Security Check Point (CSCP) di gedung kargo sementara UPBU Kelas II Komodo – Labuan Bajo masih menghadapi berbagai kendala operasional dan fasilitas. Penelitian ini dilakukan karena adanya peralihan tanggung jawab pengamanan area kargo kepada Badan Hukum Pelayanan Jasa Terkait (Jaster) berdasarkan KM 39 Tahun 2024 di tengah ketidakpastian jadwal pembangunan gedung kargo permanen yang baru. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat kesiapan dan kelayakan keamanan pada area CSCP di terminal kargo sementara tersebut. Metode kualitatif deskriptif digunakan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi, dengan instrumen checklist yang diadaptasi dari Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PR 17 Tahun 2024 untuk memotret kondisi faktual secara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kepatuhan pengamanan di area CSCP hanya mencapai 62,5%, dengan rincian ketiadaan fasilitas Walk Through Metal Detector (WTMD), Explosive Trace Detector (ETD), spesifikasi mesin X-Ray yang masih single view, tidak adanya sign board Daerah Keamanan Terbatas (DKT), pelanggaran skema rotasi kerja 40:60 bagi operator tunggal X-Ray, serta kelonggaran SOP yang membuat pos CSCP kerap ditinggalkan kosong. Disimpulkan bahwa pengamanan di terminal kargo sementara belum optimal dan belum sepenuhnya sesuai standar regulasi, di mana status gedung sementara tidak dapat dijadikan alasan untuk menunda pemenuhan standar keamanan. Rekomendasi perbaikan mencakup pemasangan sign board batas area, penyusunan SOP teknis, penerapan sistem piket stasioner, serta percepatan realisasi pengadaan fasilitas fisik pada bangunan eksisting
PENGAWASAN PERGERAKAN KENDARAAN DAN PERALATAN GSE GUNA MENINGKATKAN KEPATUHAN SOP DI SISI UDARA BANDAR UDARA INTERNASIONAL SULTAN AJI MUHAMMAD SULAIMAN SEPINGGAN Jeremy Juni Wilson Saragih; Dwi Afriyanto; Ika Rachiem
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 8 No. 4 (2025): November 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i4.4691

Abstract

Abstract: The relevant units at Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan International Airport conduct surveillance on the airside which aims to build compliance from GSE operators to the SOP on the airside. In its supervision, there are still several violations that occur in the airside area of Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan International Airport that are not in accordance with the Standard Operating Procedure (SOP) that has been implemented. This happens because the ground handling personnel are not maximized in complying with the SOP and there are other contributing factors. Another contributing factor is the negligence of Ground Handling as the owner or service provider related to the maintenance and procurement of ground service support equipment / Ground Support Equipment (GSE) is not feasible but still used in service. Aircraft ground service support equipment / GSE is an important factor for the smooth process of aircraft service on the ground, so it is necessary to pay attention to its feasibility condition by maintaining, repairing and replacing equipment that is not feasible until it is feasible to use. The type of research used in this research is a combination method with data collection techniques using observation, interviews, documentation and questionnaires. The results of this study indicate that in order to minimize the level of violations committed in the airside area, it is necessary to have simultaneous or periodic checks carried out by the AMC unit with a random schedule,  The need for socialization of operating procedures and the feasibility of aircraft ground service support equipment / GSE and about minimizing violations and accidents on the air side (Ramp Safety Campaign) and taking firm action against operators and Ground Handling as owners or service providers who violate in the hope that operators and Ground Handling companies as owners or service providers can comply with the rules set by the Airport so as to facilitate the service process and can minimize accidents and safety on the air side Keyword: Apron Movement Control, Ground Support Equipment, Supervision of movement of GSE vehicles and equipment, SOP compliance on the airside Abstrak: Unit terkait di Bandar Udara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan melakukan pengawasan pada sisi udara (Airside) yang bertujuan untuk membangun kepatuhan dari operator GSE terhadap SOP di sisi udara. Dalam pengawasannya masih ditemukan beberapa pelanggaran yang terjadi di area sisi udara Bandar Udara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan yang belum sesuai dengan Standard Operating Procedure (SOP) yang telah berlakukan. Hal ini terjadi karena belum maksimal nya personel ground handling dalam mematuhi SOP dan adanya faktor penyebab lainnya. Faktor penyebab lainnya adalah kelalaian dari pihak Ground Handling sebagai pemilik atau penyedia jasa layanan terkait dengan perawatan dan pengadaan terhadap peralatan penunjang pelayanan darat / Ground Support Equipment (GSE) tersebut tidak laik tetapi tetap digunakan dalam pelayanan. Peralatan penunjang pelayanan darat pesawat udara/GSE merupakan faktor penting untuk kelancaran proses pelayanan pesawat udara di darat, sehingga perlu diperhatikan kondisi kelaikannya dengan cara merawat, memperbaiki dan mengganti peralatan yang tidak laik hingga laik untuk digunakan.  Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kombinasi dengan Teknik pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara, dokumentasi dan kuisoner. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa guna meminimalisir tingkat  pelanggaran yang dilakukan di area sisi udara perlu adanya pemeriksaan secara  simultan atau berkala yang dilakukan oleh unit AMC dengan jadwal yang random,  perlunya dilakukannya sosialisasi tentang prosedur pengoperasian dan kelaikan  peralatan penunjang pelayanan darat pesawat udara/GSE dan tentang  meminimalisir pelanggaran dan kecelakaan di sisi udara (Ramp Safety Campaign) serta menindak tegas kepada operator dan Ground Handling sebagai pemilik atau  penyedia jasa layanan yang melanggar dengan harapan agar operator maupun  perusahaan Ground Handling sebagai pemilik atau penyedia jasa layanan dapat  mematuhi peraturan yang telah di tetapkan oleh pihak Bandara sehingga dapat  memperlancar proses pelayanan dan bisa meminimalisir kecelakaan serta  keselamatan di sisi udara. Kata kunci: Apron Movement Control, Ground Support Equipment, Pengawasan pergerakan kendaraan dan peralatan GSE, kepatuhan SOP di sisi udara