Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

OPTIMALISASI SERVICE 40.000 KM PADA PROSES PEMBUANGAN DAN PENGISIAN OLI DIFFERENTIAL DENGAN MENGEMBANGKAN ALAT PENAMPUNG PEMBUANGAN SERTA PENGISIAN DI PT XYZ Nugraha, Afitro Adam; Putra, Farrel Adnan; Widyartono, Andreas Edi; Rosadi, Ajib
Technologic Vol 16 No 2 (2025): TECHNOLOGIC
Publisher : LPPM Politeknik Astra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52453/technologic.v16i2.469

Abstract

Gardan adalah komponen kendaraan penggerak belakang yang penting, oleh karena itu, perawatan harus dilakukan setiap 40.000 km. Masalah yang ada pada proses penggantian oli gardan terdapat pada alat yang kurang efisien. Ketersediaan alat penampung yang sedikit serta potensi berceceran pada lantai membuat proses penggantian oli gardan kurang efektif. Salah satu ide perbaikan adalah penulis membuat improvement berupa alat bantu pembuangan dan pengisian dengan tujuan dapat menunjang proses penggantian oli gardan sehingga menjadi lebih optimal. Kemudian dilengkapi juga indikator ketinggian oli dan pengunci alat agar tidak mudah tergeser serta juga membuat workshop lebih bersih karena limbah ditampung dengan baik dan benar sehingga dapat meningkatkan unit entry dan produktivitas teknisi serta stall atau area servis. Penelitian dimulai menggunakan Quality Control Circle (QCC) serta melakukan wawancara dan observasi. Metode yang digunakan dalam menemukan akar masalah ialah analisis fishbone. Kemudian untuk menentukan ide perbaikan, digunakan kaidah 5W+2H. Setelah improvement dilakukan sesuai dengan ide-ide perbaikan, adanya alat bantu berhasil membuat penurunan waktu dari 54 menit menjadi 44 menit dengan efisiensi waktu 18.5% dan mendapatkan flaterate jasa sebesar 18.6% dalam satu tahun sehingga dapat meningkatkan produktivitas bengkel serta pendapatan bengkel serta dapat meningkatkan safety pada proses penggantian oli gardan.
PERANCANGAN DAN IMPLEMENTASI BENCH TEST ENGINE TYPE E UNTUK MENINGKATKAN EFISIENSI PROSES REPAIR ENGINE DI PT XYZ Kesawa I Gusti Nyoman; Muhammad Refhiyandhi; Afitro Adam Nugraha; Elroy F. K. P. Tarigan; Yohanes C. Sutama
Technologic Vol 17 No 1 (2026): TECHNOLOGIC
Publisher : LPPM Politeknik Astra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52453/technologic.v17i1.531

Abstract

PT XYZ merupakan perusahaan manufaktur di bidang otomotif yang menjalankan berbagai proses produksi, meliputi casting, machining, welding, painting, press, dan assembly. Sebagai bagian dari komitmen terhadap peningkatan kualitas berkelanjutan, perusahaan secara konsisten melakukan upaya perbaikan proses. Berdasarkan data periode Oktober 2024 hingga Februari 2025, tercatat sebanyak 1.758 unit engine tipe E mengalami proses repair, dengan 967 unit atau 2.320 unit dalam 1 tahun diantaranya mengalami repair berulang (lebih dari satu kali). Kondisi ini menunjukkan adanya in-efisiensi proses perbaikan yang berdampak pada peningkatan biaya dan waktu produksi. Hasil analisis menunjukkan bahwa penyebab utama terjadinya repair berulang adalah keterbatasan alat dalam proses diagnosis awal serta tidak adanya fasilitas pengujian (testing) engine setelah proses perbaikan. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, dilakukan perancangan dan implementasi engine bench test yang berfungsi sebagai alat bantu diagnosis dan pengujian pasca-repair. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan Eight Step Problem Solving yang dikombinasikan dengan analisis akar penyebab menggunakan konsep 4M+1E (man, machine, method, material, dan environment). Evaluasi hasil perbaikan dilakukan menggunakan indikator kinerja QCDSM (quality, cost, delivery, safety, dan morale). Hasil implementasi menunjukkan bahwa penggunaan engine bench test mampu menurunkan jumlah engine yang mengalami repair berulang sebesar 1.405 unit per tahun, sehingga meningkatkan efektivitas proses perbaikan dan kualitas hasil kerja secara keseluruhan.
Design and evaluation of a special service tool for efficient anchor pin removal in heavy-duty vehicle brake maintenance Afitro Adam Nugraha; Muhamad Raihan; Andreas Edi Widyartono; Bayu Aji Rizqi Ramadhan
Jurnal Polimesin Vol 24, No 4 (2026): August
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/jpl.v24i4.9090

Abstract

Efficient maintenance processes are essential for improving productivity and reducing service lead time in heavy-duty vehicle workshops. During brake overhaul maintenance of Isuzu Giga F Series Air Over Hydraulic (AOH) vehicles, anchor pin removal was identified as a time-consuming operation because the conventional method relied on repeated hammering and a driving iron and required additional mechanic assistance. This study aimed to develop and evaluate a Special Service Tool (SST) to improve the efficiency of anchor pin removal. A Quality Control Cycle (QCC)-based continuous improvement framework was integrated with an engineering design approach involving root cause analysis, 2D and 3D design, material selection, structural analysis, prototype fabrication, and field evaluation. The SST incorporated a threaded sliding-hammer mechanism to generate pulling force for anchor pin removal. Structural analysis using Autodesk Inventor was conducted under an applied load of 400 N. Field evaluation showed that the average processing time per wheel decreased from 162 min using the conventional method to 138 min using the developed SST, representing a 14.82% reduction. The resulting processing time was below the established flat-rate standard of 145.5 min per wheel. The SST also eliminated the need for additional mechanic assistance and reduced activities associated with backplate removal and installation. These findings demonstrate that integrating QCC-based improvement with engineering tool design can reduce maintenance lead time and improve work efficiency in heavy-duty vehicle brake servicing.