Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Dampak Penggunaan Model Kooperatif Tipe Talking Stick Terhadap Keterampilan Berbicara Siswa pada Pokok Bahasan Teks Fiksi dan Non-Fiksi Kelas V SDN Anyar 3 Fadhli Dzil Ikrom; Intan Teja Asih; Mustika Nurlaeli
Journal of Management Education Social Sciences InformationĀ andĀ Religion Vol 1, No 2 (2024): September 2024
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/mesir.v1i2.3115

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keterampilan berbicara dan prestasi belajar siswa pada pokok bahasan teks fiksi dan non-fiksi. Kesalahan pada keterampilan berbicara merupakan suatu permasalahan bagi siswa. Analisis kesalahan yang dimaksud merupakan kesulitan siswa kelas VA SDN Anyar 3 dalam mengemukakan pendapatnya. Subjek penelitian siswa kelas VA di satu kelas yang berjumlah 20 orang. Dalam penelitian ini siswa diberikan soal tentang fiksi dan non-fiksi dalam bentuk tabel. Kemudian peneliti ingin mengetahui apakah penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Talking Stick pada siswa lebih aktif dalam pembelajaran Bahasa Indonesia. Selain itu, peneliti juga ingin mengetahui faktor apa saja yang mempengaruhi kegiatan pembelajaran siswa kelas VA SDN Anyar 3. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode: wawancara, observasi, kuesioner dan dokumentasi. Hasil penelitian berdasarkan wawancara dengan guru mengatakan bahwa siswa lebih aktif dengan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Talking Stick.
Development of Power Point Media as an Indonesian Language Learning Media in Elementary Schools Ajat Sudrajat; Intan Teja Asih; Mustika Nurlaeli; Henny Setiani
Journal of Education Technology Information Social Sciences and Health Vol 3, No 2 (2024): September 2024
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jetish.v3i2.3280

Abstract

Limited teaching materials can be a factor inhibiting the teaching and learning process so that learning becomes ineffective. To overcome this, it is necessary to develop learning media. One of the learning media that can handle this is power point. Power point media is an interesting media in terms of presentation. Power point media is a media that was developed as a solution to improve understanding of Indonesian language subjects. Therefore, the author conducted research, this research is seen as development research which aims to develop Power Point learning media as an Indonesian language learning media. The type of research used in this research is a qualitative method.
Pengaruh Model Pembelajaran Struktural Analitik Sintetik (SAS) Berbantuan Media Kartu Suku Kata Terhadap Kemampuan Membaca Permulaan Siswa Kelas I SDN Cimanggu Mustika Nurlaeli; Ika Evitasari Aris; Maya Kuswaty
QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 4 No. 2 (2025): December 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/qistina.v4i2.7067

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Struktural Analitik Sintetik (SAS) berbantuan media kartu suku kata terhadap kemampuan membaca permulaan siswa kelas I SDN Cimanggu. Penelitian menggunakan metode eksperimen dengan desain Nonequivalent Control Group Design. Subjek penelitian adalah siswa kelas I yang dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok eksperimen yang mendapat pembelajaran dengan model SAS berbantuan kartu suku kata dan kelompok kontrol yang mendapat pembelajaran dengan model SAS tanpa media tambahan. Data dikumpulkan melalui tes membaca permulaan yang mencakup indikator mengenal huruf, membaca suku kata, membaca kata, membaca kalimat sederhana, serta memahami isi bacaan sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa baik kelompok eksperimen maupun kelompok kontrol mengalami peningkatan kemampuan membaca permulaan setelah pembelajaran. Model SAS terbukti efektif karena langkah-langkahnya yang terstruktur, mulai dari membaca bentuk utuh, menganalisis menjadi bagian kecil, kemudian menyusunnya kembali. Namun, hasil uji hipotesis dengan Independent Sample t-Test menunjukkan tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara kedua kelompok (sig. 0,685 > 0,05). Meski demikian, hasil wawancara dengan guru dan siswa mengungkapkan bahwa penggunaan kartu suku kata mampu membuat pembelajaran lebih menarik, memudahkan pemahaman, serta meningkatkan motivasi siswa. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan model SAS efektif untuk meningkatkan kemampuan membaca permulaan siswa, dan penggunaan media kartu suku kata berkontribusi dalam menciptakan suasana belajar yang lebih menyenangkan serta sesuai dengan karakteristik siswa kelas rendah.