Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DAN PERILAKU MAHASISWA TERHADAP SWAMEDIKASI GASTRITIS DI INSTITUT ILMU KESEHATAN BHAKTI WIYATA KEDIRI Dyah Kusumaratni; Umul Farida
JURNAL PHARMA BHAKTA Vol 3 No 1 (2023): Mei 2023
Publisher : FAKULTAS FARMASI, INSTITUT ILMU KESEHATAN BHAKTI WIYATA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Latar Belakang: Swamedikasi merupakan pengobatan sendiri mencakup pemilihan dan penggunaan obat-obatan oleh seseorang guna mengobati gejala pada penyakit ringan. Gastritids adalah salah satu masalah kesehatan yang sering ditemui dalam kehidupan sehari hari, merupakan suatu penyakit yang bisa dilakukan pengobatan secara swamedikasi. Dalam melakukan swamedikasi maag diperlukan pengetahuan yang baik agar swamedikasi dilakukan dengan benar. Tujuan: mengetahui hubungan tingkat pengetahuan dan perilaku mahasiswa terhadap swamedikasi gastritis di Institut Ilmu Kesehatan Bhakti Wiyata. Metode: deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel yang digunakan sebanyak 135 responden yang sudah sesuai dengan kriteria inklusi. Metode analisis data menggunakan analisis bivariat dan univariat dengan uji Chi-square. Hasil penelitian menunjukkan sebanyak 105 responden dengan persentase 77,8% memiliki pengetahuan yang baik. Sebanyak 28 responden dengan persentase 20,7% memiliki pengetahuan yang cukup, dan sebanyak 2 responden dengan persentase 1,5% memiliki pengetahuan yang kurang. Sedangkan 107 responden atau 79,3% memiliki perilaku yang baik. Sebanyak 28 responden atau 20,7% memiliki perilaku yang cukup. Hasil uji Chi-square didapatkan nilai signifikan 0,006. Simpulan: ada hubungan antara tingkat pengetahuan dan perilaku mahasiswa dalam swamedikasi gastritis di Institut Ilmu Kesehatan Bhakti Wiyata
Pelatihan Peningkatan Mutu Produksi Makanan dan Minuman Bagi IKM Kabupaten Kediri istiqomah, nurul; Umul Farida; Faizatul Fitria; Reza Arrayan; Palupi Susilowati; Shofiatul Fajriyah; Erni Anikasari; Dyah Aryantini
Jurnal Dimas Vol 7 No 2 (2025): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : SEKOLAH TINGGI ILMU FARMASI YAYASAN PHARMASI SEMARANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53359/dimas.v7i2.114

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (Pengmas) bertajuk “Pelatihan Peningkatan Mutu Produksi Makanan dan Minuman bagi IKM Kabupaten Kediri” dilaksanakan sebagai upaya mendukung penguatan sektor industri kecil dan menengah (IKM), khususnya di bidang pangan. Kabupaten Kediri memiliki banyak pelaku IKM yang memproduksi makanan olahan lokal dan minuman herbal, namun masih menghadapi kendala seperti keterbatasan pemahaman standar mutu, keamanan pangan, praktik higienis, serta penerapan kemasan dan label sesuai regulasi. Workshop ini dirancang untuk memberikan pelatihan terpadu mengenai prinsip keamanan pangan, Cara Produksi Pangan Olahan yang Baik (CPPOB), Good Manufacturing Practices (GMP), sanitasi dan higiene, penggunaan bahan tambahan pangan yang aman, serta strategi kemasan, label, dan pemasaran digital. Metode pelatihan menggabungkan ceramah, diskusi, studi kasus, dan praktik langsung. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta, ditunjukkan dengan perbaikan area produksi, pemilihan bahan baku yang lebih tepat, serta perbaikan desain label sesuai standar BPOM. Selain itu, kegiatan ini juga mendorong terbentuknya komunikasi berkelanjutan antara akademisi dan pelaku usaha. Secara keseluruhan, workshop ini berkontribusi dalam meningkatkan daya saing produk pangan IKM melalui penguatan aspek mutu, keamanan, dan branding. Diharapkan kegiatan serupa dapat menjadi strategi berkelanjutan untuk mendukung kemandirian industri pangan lokal yang aman, higienis, dan kompetitif. Kata kunci: IKM, keamanan pangan, GMP, CPPOB, mutu produk
POLA PENGOBATAN PASIEN DISPEPSIA (ICD 10 : K-30) RAWAT JALAN DI RSUD X Kumala Sari Poespita Dewi Wahyuni; Wika Admaja; Dyah Ayu Kusumaratni; Umul Farida; Widya Khusnul Khulukia
JURNAL PHARMA BHAKTA Vol 5 No 1 (2025): Mei 2025
Publisher : FACULTY OF PHARMACY, INSTITUT ILMU KESEHATAN BHAKTI WIYATA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56710/jpb.v5i1.128

Abstract

Pendahuluan: Data rekamedik pasien dispepsia rawat jalan di RSUD X pada tahun 2021 menunjukkan bahwa gejala yang paling umum adalah mual, nyeri, dan muntah. Untuk mengurangi atau menghilangkan gejala yang timbul, pasien diberikan terapi farmakologis dan non farmakologis. Tujuan : untuk mengetahui pola pengobatan pada pasien dispepsia rawat jalan di RSUD X tahun 2021. Metode : menggunakaan metode deskriptif observasional dengan pendekatan retrospektif. Populasi sebanyak 423 pasien. Tehnik sampling yang digunakan adalah teknik puposive sampling dengan besar sampel 81 pasien. Hasil : Dari 81 pasien dispepsia rawat jalan di RSUD X pada tahun 2021, sebagian besar adalah perempuan, yaitu 55 orang (67,9%), dan hampir setengahnya adalah dari kelompok usia 41 hingga 60 tahun, yaitu 30 orang (37,0%). Hampir semua responden mengalami dispepsia dengan keluhan tunggal, yaitu 74 orang (90,1%). Sebagian besar pasien menerima obat tunggal sebanyak 44 orang (54,3%) dengan peresepan golongan PPI, yaitu Lansoprazole sebanyak 20 orang (24,7%) dan obat golongan Blocker H2, yaitu Ranitidine sebanyak 24 orang (29,6%). Sedangkan pola peresepan kombinasi yang paling banyak adalah Lansoprazole 30 mg dan Sucralfat sirup, yaitu sebanyak 17 orang (21,0%).