Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

LANSIA SEHAT DENGAN MENERAPKAN POLA HIDUP SEHAT Yeni Indriyani; Ameilia Nurhadiyastuti; Cynthia Agustina; Aulia Siti Nur Rahmah; Marsa Arinal Haq; A. Azfikar Nur Azhar; Marissa Usie Shania Devi
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 1 (2024): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i1.20475

Abstract

Abstrak: Faktor-faktor yang menentukan kesehatan lansia meliputi aspek fisik, mental, dan sosial. Salah satu faktor penting yang mempengaruhi kesehatan lansia adalah pendidikan. Penelitian telah menunjukkan bahwa pendidikan lansia dapat memberikan pengaruh positif terhadap pengetahuan, perilaku, dan kualitas hidup mereka. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran mereka mengenai pentingnya gaya hidup sehat. Metode yang digunakan dari kegiatan pengabdian ini yaitu penyuluhan yang bermitra dengan pemerintah Desa Cangkol, Puskesmas Mojolaban, Rumah Zakat setempat untuk meningkatkan derajat kesehatan lansia. Peserta yang hadir dalam kegiatan pemeriksaan kesehatan dan penyuluhan sebanyak 57 orang dapat dilihat dari hasil pre-test pengetahuan baik sebesar 53,93% dan hasil post-test sebesar 100% sehingga mengalami peningkatan pengetahuan sebanyak 46,07%. Saran yang dapat diberikan yaitu dengan melakukan pemberian pendidikan kesehatan pola hidup sehat bagi lansia, melalui pendekatan kegiatan penyuluhan dan pelatihan rutin, mengadakan kampanye menggunakan berbagai media komunikasi, memberikan pendampingan secara personal kepada lansia dalam mengadopsi pola hidup sehat, serta mengembangkan kerjasama dengan berbagai pihak terkait.Abstract: The determinant factors of health among elderly include physical, mental, and social aspects. One of the important factors affecting the health of the elderly is education. Studies have shown that the education of the elderly plays a positive influence on their knowledge, behavior, and quality of life. The purpose of this community service was to increase the knowledge and awareness regarding the importance of a healthy lifestyle. The method used from this service activity was counseling in partnership with the Cangkol Village government, Mojolaban Health Center, and Rumah Zakat to improve the health status of the elderly. Participants who attended the health examination and counseling activities as many as 57 people can be seen from the pretest results of good knowledge of 53.93% and posttest results of 100% so that there was an increase in knowledge by 46.07%. Suggestions, by providing health education for healthy lifestyles for the elderly, through the approach of regular counseling and training activities, holding campaigns using various communication media, providing personal assistance to the elderly in adopting a healthy lifestyle, and developing cooperation with various related parties. 
Analisis Kesiapan Tenaga Kesehatan dalam Penggunaan Aplikasi Sehat IndonesiaKu (ASIK) dengan Technology Acceptance Model di Puskesmas Purwodiningratan Nur Rahmah, Aulia Siti; Prasastin, Oliva Virvizat; Surya, Nella Tri; Noor, Frieda Ani; Aria Gita, Anggi Putri
Jurnal sosial dan sains Vol. 5 No. 12 (2025): Jurnal Sosial dan Sains
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jurnalsosains.v5i12.32596

Abstract

Perkembangan teknologi digital dalam pelayanan kesehatan mendorong perlunya integrasi data yang cepat, akurat, dan mudah diakses oleh tenaga kesehatan. Aplikasi Sehat IndonesiaKu (ASIK) hadir sebagai sistem pencatatan dan pelaporan kesehatan untuk mendukung skrining penyakit tidak menular (PTM) melalui pendekatan digital. Penelitian ini bertujuan menganalisis kesiapan tenaga kesehatan dalam penggunaan ASIK di Puskesmas Purwodiningratan dengan menggunakan Technology Acceptance Model (TAM) yang meliputi persepsi manfaat, persepsi kemudahan, sikap, minat, dan kepuasan sebagai determinan penggunaan senyatanya. Penelitian menggunakan desain cross-sectional dengan total sampling terhadap 37 tenaga kesehatan dan kader yang menjadi pengguna ASIK. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh variabel TAM memiliki hubungan signifikan dengan penggunaan senyatanya ASIK: persepsi manfaat (p=0,035), persepsi kemudahan (p=0,045), sikap (p=0,015), minat (p=0,021), dan kepuasan (p=0,032). Uji parsial menunjukkan bahwa kelima variabel secara signifikan memengaruhi penggunaan ASIK (p<0,05), sedangkan uji simultan menghasilkan nilai F=20,334 dengan p=0,000 yang menandakan model regresi layak digunakan. Nilai determinasi (R²=0,879) menunjukkan bahwa 87,9% variasi penggunaan ASIK dijelaskan oleh kelima variabel tersebut. Temuan ini mengindikasikan bahwa pemahaman manfaat, kemudahan, sikap positif, minat berkelanjutan, dan kepuasan pengguna merupakan faktor utama yang menentukan kesiapan tenaga kesehatan dalam mengadopsi ASIK sebagai alat pencatatan dan pelaporan kesehatan berbasis digital
Penguatan Manajemen Pelayanan Kesehatan untuk Meningkatkan Mutu Pelayanan Kesehatan dengan Model HOT-FIT Oliva Virvizat Prasastin; Aulia Siti Nur Rahmah; Anggi Napida Anggraini; Anggi Putri Aria Gita; Nella Tri Surya; Sufina Pinto; Deonisio Da Costa
Jurnal Abdimas BSI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 8 No. 1 (2025): Januari 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/jabdimas.v8i1.7390

Abstract

Rumah Sakit Nasional Guido Valadares, Timor Leste secara fungsional dijalankan oleh Kementerian Kesehatan menyimpulkan bahwa kapasitas manajemen di semua tingkatan sangat rendah, dengan manajer tingkat atas dan menengah tidak memiliki kompetensi yang sesuai dengan bidangnya. Akibatnya, organisasi kerja menjadi sangat buruk, begitu pula kualitas pengendalian dan pengawasannya. Manajemen menengah dan staf umumnya kehilangan motivasi. Di sisi lain RS PKU Muhammadiyah Karanganyar merupakan salah satu RS yang paling unggul di kabupaten Karanganyar dari semua rumah sakit. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan fasilitas pelayanan kesehatan melalui penguatan pelayanan kesehatan menggunakan pendekatan HOT-FIT. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat menggunakan metode presentasi dan diskusi. Selain itu diberikan evaluasi kegiatan melalui pretest dan post-test yang dilaksanakan melalui Webinar Series pada hari Kamis, 30 Mei 2024 pukul 09.00 WIB. Jumlah peserta dalam kegiatan ini sejumlah 37 peserta dari RS PKU Muhammadiyah Karanganyar maupun dari RS Guido Valadares Nasional Timor Leste. Berdasarkan hasil pretest dan posttest yang dilakukan didapatkan bahwa pengetahuan dan pemahaman peserta mengalami peningkatan yang signifikan dengan selisih rata-rata skor peserta atau nilai mean berdasarkan hasil uji statistic  paired sample t-test sebesar 7,29. Kesimpulan: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan topik penguatan manajemen pelayanan kesehatan  untuk meningkatkan mutu pelayanan kesehatan dapat dikatakan efektif yang ditunjukkan dengan adanya peningkatan pengetahuan dan pemahaman melalui nilai Sig. (2-tailed 0,000) berdasarkan hasil uji statistic  paired sample t-test.
Efektivitas Optimalisasi Manajemen Sumber Daya Manusia sebagai Upaya Peningkatan Kinerja Tenaga Kesehatan di Puskesmas Gondangrejo Anggi Putri Aria Gita; Nella Tri Surya; Olivia Virvizat Prasastin; Frieda Ani Noor; Aulia Siti Nur Rahmah
Jurnal Pengabdian Kesehatan Vol 9, No 2 (2026): Jurnal Pengabdian Kesehatan
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jpk.v9i2.546

Abstract

Manajemen sumber daya manusia (SDM) merupakan faktor kunci dalam meningkatkan kinerja tenaga kesehatan di fasilitas pelayanan kesehatan. Pengelolaan SDM yang optimal diperlukan untuk menjamin efektivitas dan kualitas pelayanan. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan pemahaman tenaga kesehatan mengenai manajemen sumber daya manusia sebagai bagian dari upaya peningkatan kinerja mereka di Puskesmas Gondangrejo. Kegiatan optimalisasi manajemen sumber daya kesehatan dilakukan kepada 58 tenaga kesehatan yang bertugas di puskesmas tersebut. Metode yang digunakan adalah pre-experimental dengan pendekatan one group pretest-posttest terhadap 58 tenaga kesehatan. Intervensi dilakukan melalui sosialisasi dan edukasi menggunakan media buku manajemen SDM kesehatan. Analisis data menggunakan uji Paired T-Test. Hasil analisis menunjukkan terdapat peningkatan signifikan dalam pengetahuan tenaga kesehatan mengenai manajemen sumber daya kesehatan setelah diberikan sosialisasi (nilai p 0,001). Rata-rata skor pengetahuan sebelum sosialisasi adalah 40,0 dan meningkat menjadi 68,0 setelah intervensi. Dengan demikian, optimalisasi manajemen sumber daya kesehatan terbukti berpengaruh terhadap peningkatan pengetahuan tenaga kesehatan, yang pada akhirnya mendukung perbaikan kinerja mereka di Puskesmas Gondangrejo. Optimalisasi manajemen SDM terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan tenaga kesehatan yang berpotensi berdampak pada peningkatan kinerja.