Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Tradisi Marapulai Basuntiang di Inderapura Pesisir Selatan Tuti Susanti; Jon Hendri; Weni Hamdina; Doni Aizus Idris; Siti Aisyah
Simpati Vol. 2 No. 3 (2024): Juli : Jurnal Penelitian Pendidikan dan Bahasa
Publisher : CV. Alim's Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59024/simpati.v2i3.839

Abstract

This research explores the Marapulai Basuntiang Tradition, a traditional Minangkabau wedding procession in Indrapura Pesisir Selatan, which is rich with symbolism and philosophical meaning. This tradition is not only a wedding ceremony, but also reflects the values of mutual cooperation, togetherness, and respect for ancestors. Through a qualitative approach and descriptive method, this research examines the stages of the Marapulai Basuntiang procession from preparation to post-event, as well as the changes that occur along with the influence of outside culture. It also compares the elements of the wedding in Pesisir Selatan with other regions to reveal how geographical, historical and socio-cultural factors influence the differences. The results of the study show that despite changes in traditional elements due to modernization, noble values and local cultural identity are maintained. This research aims to strengthen the understanding of the Marapulai Basuntiang tradition and provide recommendations for its preservation in the midst of modernization.
Peran ganda dalam bullying: analisis siswa sekolah dasar sebagai korban dan pelaku bullying Hafiz Hidayat; Adriantoni; Al Shaffaat Ronvy; Puji Gusri Handayani; Anggun Purnama Sari; Doni Aizus Idris
Jurnal Konseling dan Pendidikan Vol. 14 No. 1 (2026): JKP
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/1175000

Abstract

Mengingat Sekolah Dasar (SD) merupakan masa pembentukan karakter siswa, korban dan pelaku bullying pada SD saat ini menjadi masalah yang perlu mendapat perhatian. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan fenomena korban dan pelaku bullying, dan menguji perbedaan korban dan pelaku bullying ditinjau dari perspektif gender. Desain penelitian ini adalah kuantiatif jenis deskriptif komparatif. Sebanyak 150 siswa SDN “X” di Kota Padang diberikan kuesioner untuk diisi guna mengumpulkan data, yang kemudian dikaji menggunakan analisis deskriptif dan MANOVA. Temuan penelitian menunjukkan bahwa korban dan pelaku bullying di SD berada dalam kategori sangat rendah. Selain itu, penelitian ini menemukan bahwa terdapat perbedaan bullying baik korban maupun pelaku ditinjau dari perspektif gender, di mana laki-laki lebih rentan menjadi korban dan pelaku bullying dari pada perempuan. Untuk mengatasi permasalah tersebut implikasi yang dapat diberikan berupa intervensi psikologis baik pada korban maupun pelaku bullying bagi siswa yang memiliki skor korban dan pelaku bullying kategori tinggi dan sedang, berupa pemberian layanan konseling individu untuk membantu mereka bangkit dari keterpurukan. Kemudian, juga memberikan upaya preventif kepada seluruh siswa yang berada pada kategori sangat rendah dan rendah agar tidak mudah menjadi korban ataupun pelaku bullying.