Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Manajemen Kepala Sekolah Dalam Meningkatkan Profesionalisme Guru di SMK Farmasi Apipsu Medan Siagian, Zainidah; Akhir, Muhammad; Iqbal, Muhammad
EDU SOCIETY: JURNAL PENDIDIKAN, ILMU SOSIAL DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 5 No. 3 (2025): Oktober 2025 - Januari 2026
Publisher : Association of Islamic Education Managers (Permapendis) Indonesia, North Sumatra Province

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/edu.v5i3.2433

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis manajemen kepala sekolah dalam meningkatkan profesionalisme guru di SMK Farmasi Apipsu Medan melalui fungsi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi, hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala sekolah melakukan perencanaan program kerja individu-kelompok, pengorganisasian tugas berdasarkan keahlian farmasi, pelaksanaan pelatihan inklusif dengan fasilitas laboratorium, serta pengawasan langsung melalui kunjungan kelas dan apresiasi. Pendekatan ini meningkatkan kompetensi pedagogik dan profesional guru, terbukti dari kenaikan absensi 15%, penurunan keluhan siswa, dan prestasi lulusan di kompetisi farmasi nasional.
Peran Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam dalam Membangun Kesadaran Gaya Hidup Halal di Kalangan Remaja Gen Z (Studi Kasus Pada Siswa Kelas VIII SMP Budi Agung Medan Marelan) Anggrainy, Alfina; Ependi, Rustam; Siagian, Zainidah
MUDABBIR Journal Research and Education Studies Vol. 5 No. 2 (2025): Vol. 5 No. 2 Juli-Desember 2025
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/mudabbir.v5i2.1232

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam membangun kesadaran gaya hidup halal di kalangan remaja Gen Z, dengan fokus pada siswa kelas VIII SMP Budi Agung Medan Marelan. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan metode studi kasus. data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman siswa terhadap konsep halal masih terbatas pada aspek makanan dan minuman, sedangkan penerapan gaya hidup halal dalam aspek sosial, berpakaian, dan penggunaan media digital belum optimal. Mata pelajaran PAI berperan penting dalam memberikan pemahaman dasar tentang halal, namun waktu pembelajaran yang terbatas dan materi yang belum terintegrasi secara menyeluruh menjadi hambatan dalam pembentukan kesadaran yang utuh. Media sosial terbukti menjadi sumber informasi yang signifikan, namun kurangnya literasi digital Islami di kalangan siswa menyebabkan pemahaman mereka masih dangkal dan cenderung terpengaruh oleh budaya populer. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peran PAI sangat strategis dalam membentuk kesadaran halal siswa, namun diperlukan inovasi metode pembelajaran serta dukungan lingkungan sekolah dan keluarga untuk menjadikan gaya hidup halal sebagai bagian dari keseharian remaja Gen Z.
Internalisasi Nilai-Nilai Islami Melalui Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Di Sekolah Menengah Pertama Islam Terpadu Arisa Medan Azis, Abdul; Siagian, Zainidah
MUDABBIR Journal Research and Education Studies Vol. 5 No. 2 (2025): Vol. 5 No. 2 Juli-Desember 2025
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/mudabbir.v5i2.1349

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses internalisasi nilai-nilai Islami melalui pembelajaran Pendidikan agama Islam di Sekolah Menengah Pertama Islam Terpadu Arisa Medan. Penelitian ini memakai pendekatan kualitatif deskriptif menggunakan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara mendalam, serta dokumentasi. akibat penelitian membagikan bahwa internalisasi nilai-nilai Islami pada sekolah tersebut dilakukan melalui berbagai program keagamaan mirip Pembiasaan Ibadah Pagi (PIP), tahfidz Al-Qur’an, shalat berjamaah, dzikir, serta kegiatan tausiyah serta kultum. Proses internalisasi mengikuti 3 termin primer, yaitu transformasi nilai, transaksi nilai, serta transinternalisasi nilai, yang melibatkan kiprah aktif guru dan semua masyarakat sekolah. Faktor pendukung internalisasi meliputi visi misi sekolah, kiprah wali kelas, alokasi saat, serta motivasi siswa. sementara itu, faktor penghambat dari berasal kurangnya dukungan famili, pengaruh lingkungan, perkembangan teknologi, dan perbedaan kemampuan serta motivasi siswa. Penelitian ini menyimpulkan bahwa internalisasi nilai-nilai Islami melalui pembelajaran PAI sangat efektif dalam membuat karakter religius peserta didik, meskipun masih ada tantangan yang perlu diatasi buat optimalisasi akibat.
Loyalitas Kerja Guru Senior dalam Perspektif Kepemimpinan Spiritual: Studi Kasus di SMA Swasta Islam Ulun Nuha Medan Dea Annisa Seswoyo; Umi Kalsum; Zainidah Siagian
ARZUSIN Vol 6 No 2 (2026): APRIL
Publisher : Lembaga Yasin AlSys

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58578/arzusin.v6i2.9343

Abstract

Although studies on the work loyalty of senior teachers have received attention in several studies, research that specifically examines it from the perspective of spiritual leadership remains limited. This study aims to analyze the work loyalty of senior teachers from the perspective of spiritual leadership. This study employed a qualitative approach with a case study design. The data sources included senior teachers at SMA Islam Swasta Ulun Nuhai in Medan who had at least five years of work experience, as well as the principal and vice principal. Data were collected through in-depth interviews, observation, and documentation, then analyzed using a descriptive qualitative approach through the stages of data collection, data reduction, data presentation, interpretation, and conclusion drawing. The results showed that the work loyalty of senior teachers was influenced by the strengthening of moral values, a work atmosphere that appreciates the role of teachers, and the active involvement of teachers in the school environment. These findings affirm that work loyalty in education is not sufficiently built through a merely administrative approach, but needs to be supported by spiritual leadership that is able to foster a sense of being valued, attachment, and dedication naturally without coercion. This study contributes to the development of work loyalty theory by expanding understanding of the role of spiritual leadership in building the commitment of senior teachers. The practical implications of this study emphasize the importance of schools providing moral guidance and creating a supportive work environment to strengthen teacher loyalty. In addition, this study opens opportunities for further research on the factors that influence low work loyalty among Generation Z.
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL PADSA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMP YAYASAN ISLAM AL-IHSAN DELI SERDANG Toto Iswanto; Tuti Alawiyah; Zainidah Siagian
Al-Muaddib : Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial & Keislaman Vol 11, No 2 (2026): Vol 11, No 1 (2026): Al-Muaddib : Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial & Keislaman
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/muaddib.v11i2.114-122

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi pembelajaran kontekstual dalam mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di SMP Yayasan Islam Al-Ihsan Desa Saentis, Kabupaten Deli Serdang. Fokus penelitian meliputi perencanaan pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran, serta faktor pendukung dan penghambat implementasi pembelajaran kontekstual. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri atas kepala sekolah, guru Pendidikan Agama Islam, dan siswa SMP Yayasan Islam Al-Ihsan. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data diperoleh melalui triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) perencanaan pembelajaran kontekstual dilakukan melalui penyusunan modul ajar yang mengintegrasikan materi Pendidikan Agama Islam dengan kondisi sosial dan pengalaman nyata peserta didik, sehingga tujuan pembelajaran tidak hanya berorientasi pada aspek kognitif, tetapi juga afektif dan psikomotorik; (2) pelaksanaan pembelajaran kontekstual telah menerapkan komponen utama pembelajaran kontekstual, yaitu konstruktivisme, inquiry, questioning, learning community, modeling, reflection, dan authentic assessment, sehingga mendorong keterlibatan aktif siswa dalam proses pembelajaran; dan (3) faktor pendukung implementasi pembelajaran kontekstual meliputi kompetensi dan kreativitas guru, dukungan kepala sekolah, lingkungan sekolah yang religius, serta hubungan harmonis antara guru dan siswa. Adapun faktor penghambatnya meliputi keterbatasan waktu pembelajaran, perbedaan kemampuan dasar keagamaan siswa, keterbatasan sarana pendukung, dan masih adanya sebagian siswa yang kurang aktif dalam kegiatan pembelajaran. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa implementasi pembelajaran kontekstual dalam mata pelajaran Pendidikan Agama Islam di SMP Yayasan Islam Al-Ihsan telah berjalan dengan baik dan mampu menghubungkan materi pembelajaran dengan pengalaman nyata peserta didik sehingga pembelajaran menjadi lebih bermakna
Enhancing Institutional Performance Through Educational Quality Management Based on the Plan do Check Act (PDCA) Cycle Muhammad Akhir; Zainidah Siagian; Rustam Ependi; Rahmat Rifai Lubis
Taushiah: Jurnal Hukum, Pendidikan dan Kemasyarakatan Vol 16, No 1 (2026): Taushiah: Jurnal Hukum, Pendidikan dan Kemasyarakatan
Publisher : Fakultas Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/taushiah.v16i1.14055

Abstract

This study examines the implementation of Plan–Do–Check–Act (PDCA)-based educational quality management in improving institutional performance at MAS Al Ittihadiyah Bromo Medan. The study employed a qualitative case study design involving the principal, vice principals, teachers, administrative staff, school committee members, and relevant institutional documents. Data were collected through observations, semi-structured interviews, and document analysis, and analyzed using data reduction, data display, and conclusion drawing, while credibility was ensured through source and technique triangulation. The findings reveal that institutional performance improvement is supported by the systematic implementation of the PDCA cycle across strategic planning, program implementation, monitoring, evaluation, and continuous improvement. The planning stage demonstrates increasing stakeholder participation and strategic orientation, while implementation reflects collaborative governance and quality-focused educational services. However, evidence-based planning, standardized performance indicators, documentation systems, digital infrastructure, and follow-up mechanisms require further strengthening to optimize institutional effectiveness. The study concludes that PDCA functions as an effective quality management framework for fostering continuous organizational improvement, strengthening accountability, promoting data-driven decision-making, and enhancing the institutional performance and educational quality of Islamic senior high schools.
Strategies of Integrated Islamic Schools in Realizing Quality Islamic Education Muhamamd Akhir; Muhammad Rizki Syahputra; Zainidah Siagian
Fitrah: Journal of Islamic Education Vol. 6 No. 2 (2025): Desember (2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Sumatera Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53802/fitrah.v6i2.1337

Abstract

This study is motivated by the importance of well-planned and high-quality Islamic education management in responding to quality demands and ensuring the integration of Islamic values within school institutional practices. The study aims to analyze the design, implementation, organization, mobilization, and evaluation of quality-oriented Islamic education management strategies at Ar-Rayhan Integrated Islamic Elementary School. Employing a qualitative field research approach, data were collected through observation, in-depth interviews, and document analysis. The data were analyzed descriptively using the stages of data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings reveal that Islamic education management at the school is carried out in a systematic and integrative manner, characterized by participatory strategic planning, consistent implementation, effective organization and mobilization of human resources through participatory leadership, and continuous evaluation encompassing managerial, pedagogical, and cultural dimensions. The study implies that sustainable quality in Islamic education can be achieved through holistic, value-oriented strategic management that actively involves all members of the school community as an integrated educational system.