Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Pembuatan Sistem Timbangan Online Berbasis Internet of Things Prasetyo, Heru; Muhammad Agung Raharjo
Jurnal FORTECH Vol. 6 No. 1 (2025): Jurnal FORTECH
Publisher : FORTEI (Forum Pendidikan Tinggi Teknik Elektro Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56795/fortech.v6i1.6103

Abstract

Sistem penimbangan tradisional saat ini memiliki kekurangan dalam efisiensi operasional, terutama ketika data harus dicatat secara manual dan harus segera dilaporkan. Kondisi ini menjadi tantangan besar, khususnya bagi pelaku usaha yang mengelola toko dan gudang di lokasi yang berbeda. Penelitian ini mengembangkan sistem timbangan berbasis Internet of Things (IoT) untuk meningkatkan akurasi dan efisiensi pengelolaan data berat. Sistem ini menggunakan sensor berat load cell dan HX711 dan mikrokontroler ESP32 yang terintegrasi dengan protokol komunikasi MQTT. Hasil pengujian menunjukkan akurasi rata-rata 97,5% dan latensi pengiriman data 1,3 detik. Sistem berhasil diuji dalam kondisi operasional nyata selama 72 jam tanpa gangguan signifikan. Sistem ini diharapkan memberikan solusi inovatif untuk kebutuhan logistik yang kompleks.
RANCANG BANGUN ALAT PERAGA SISTEM KONTROL BERBASIS MIKROKONTROLLER IOT DENGAN APLIKASI SMARTPHONE Rahman, Mohammad Arief; Raharjo, M. Agung
JPB : Jurnal Patria Bahari Vol. 3 No. 2 (2023): JPB: NOVEMBER 2023
Publisher : PPPM POLTEKPEL SORONG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54017/jpb.v3i2.103

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengembangkan alat peraga sistem kontrol berbasis mikrokontroller IoT dengan aplikasi smartphone untuk meningkatkan keamanan rumah atau gedung. Penelitian ini memfokuskan pada dua fungsi penting dalam sistem keamanan, yaitu sistem keamanan pintu dengan sidik jari dan alat pemadam kebakaran otomatis berbasis smartphone. Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan (R&D) dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Penelitian dimulai dengan studi literatur untuk mendapatkan informasi yang relevan dengan pengembangan sistem kontrol berbasis mikrokontroller IoT dan aplikasi smartphone. Kemudian, dilakukan desain dan pembuatan alat peraga berdasarkan hasil studi literatur dan kebutuhan pengguna. Setelah alat peraga berhasil dirancang dan dibuat, dilakukan uji coba dan evaluasi terhadap alat peraga tersebut dengan melibatkan beberapa responden yang merupakan ahli di bidang teknologi informasi dan juga pengguna awam. Evaluasi dilakukan dengan menggunakan kuesioner dan observasi terhadap respons dan performa alat peraga tersebut. Hasil dari penelitian ini adalah rancangan dan pengembangan alat peraga sistem kontrol berbasis mikrokontroller IoT dengan aplikasi smartphone yang dapat digunakan untuk meningkatkan keamanan rumah atau gedung. Selain itu, penelitian ini juga menghasilkan informasi dan rekomendasi untuk pengembangan alat peraga yang lebih canggih di masa depan.
Integrating Artificial Intelligence in Vocational Higher Education: A Case Study at Politeknik Penerbangan Makassar Agung Raharjo, M.; Rossydi, Ahmad; Burhanuddin, Fachrurrazy; Octavianie, Adhitya; Idyaningsih, Nining; Sukarman, Sukarman
IJORER : International Journal of Recent Educational Research Vol. 6 No. 6 (2025): November
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education Muhammadiyah University of Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46245/ijorer.v6i6.1107

Abstract

This study seeks to gauge the implementation, effectiveness, and lecturers’ perceptions of artificial intelligence (AI) integration in teaching at Politeknik Penerbangan Makassar, Indonesia. A mixed-methods approach was employed, utilizing Likert-scale questionnaires to measure implementation and effectiveness, and open-ended questionnaires to assess lecturers’ perceptions. The quantitative findings indicate that AI implementation is generally effective (mean = 4.00), with institutional policies and opportunities for student innovation being key factors, while infrastructure presents an obstacle. Qualitative results indicate that lecturers view AI as a transformative tool for enhancing teaching efficiency, providing instant and consistent feedback, and fostering creativity and collaboration. However, despite its benefits, lecturers emphasize the essential nature of human guidance, such as contextual feedback, emotional support, or ethical oversight. The novelty of the study’s approach lies in its focus on vocational higher education, a subject that has relatively little empirical evidence, and demonstrates how the introduction of AI can supplement rather than replace pedagogues’ work in learning. The implications of the findings provide practical guidance for policymakers and educators seeking more comprehensive institutional policies, targeted faculty development, and investment in technological infrastructure to leverage AI in teaching and learning effectively.