Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Faktor Penyebab Menurunnya Motivasi Anak dalam Belajar Membaca Al-Qur’an (Studi Kasus di TPQ An-Nuriyah Kelurahan Majapahit Kecamatan Batauga) Riskawati Galampa; La Jusu; Basri Basri
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.498

Abstract

The purpose of this study is to ascertain the reasons behind the decrease in the motivation of children (13–16 years old) to learn to read the Quran and the measures taken to boost that motivation at TPQ An-Nuriyah, Majapahit Village, Batauga District. This research uses a case study research design and a qualitative, descriptive methodology. Techniques for gathering data included recordkeeping, interviews, and observation. According to the research results from TPQ An-Nuriyah in Majapahit Village, Batauga District, internal factors namely, a lack of children's motivation due to boredom, laziness, and a lack of religious understanding are the main causes of the decline in children's motivation to learn to read the Quran. A lack of parental supervision, instructional strategies, social interaction, and the impact of technology, such as gadget addiction, are examples of external variables. In addition, Quranic teachers use guidance, incentives, and resources to help kids become more motivated to learn to read the Quran. Parents of the kids are working to increase their children's motivation to learn the Quran by teaching them to memorize the Quran at home, offering guidance, and reminding them of recitation time.
Literature Review of Islamic Cultural History Learning Media on the Implications of Contextual Learning in Madrasah La Jusu; Maudin; Madi
AIQU: Journal Multidiscipliner of Science Vol. 3 No. 2 (2025): JUNE, AIQU: Journal Multidiscipliner of Science
Publisher : Institute Journal and Publication Muhammadiyah University of Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The subject of Islamic Cultural History (Sejarah Kebudayaan Islam/SKI) holds a strategic position in madrasah education, as it not only conveys historical knowledge but also instills values, shapes character, and strengthens Islamic identity. However, SKI learning at the Madrasah Aliyah level still faces challenges, particularly in the use of conventional media that lack contextual relevance to the needs of 21st-century learners. This study aims to identify the types of instructional media that have been used in SKI teaching and evaluate their relevance to the pedagogical needs of madrasah students. The method employed is a systematic literature review (library research) with a qualitative approach using thematic analysis of scholarly sources published over the past ten years. The study identified three key media types that are both relevant and effective: audiovisual media (films), question cards, and the Canva application. These media have been found to enhance student engagement, strengthen historical understanding, and integrate Islamic values into learning in a contextual and engaging manner. This study recommends the development of SKI instructional media that is adaptive to digital literacy, value-based, and aligned with the characteristics of madrasah students, thereby promoting more transformative and meaningful learning.
PEMBELAJARAN DIMASA PANDEMI COVID-19 SISWA SD NEGERI 1 LAPANDEWA KAINDEA KABUPATEN BUTON SELATAN La Jusu
SYATTAR Vol. 1 No. 2 (2021): Jurnal Studi Ilmu-Ilmu Hukum dan Pendidikan
Publisher : Fakultas Agama Islam, Universitas Muhammadiyah Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proses interaksi dalam pembelajaran menjadi terkendala akibat dari adanya pandemi Covid-19. Pembelajaran dimasa pandemi Covid-19 pada SD Negeri 1 Lapandewa Kaindea, pada bulan Maret-Juli 2020 dilaksanakan tidak dengan tatap muka di kelas, melainkan siswa belajar secara mandiri di rumah. Pembelajaran dilakukan secara luring seperti guru memberi tugas, siswa belajar melalui buku paket dan siswa menyetor tugas yang diberikan oleh guru di sekolah. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Subyek penelitian adalah guru dan siswa SD Negeri 1 Lapandewa Kaindea, dengan pengambilan sampel menggunakan teknik Voluntary Sampling. Untuk memperoleh data, digunakan wawancara dan angket sedangkan dalam analisa data digunakan rumus persentase. Hasil penelitian menunjukan bahwa pembelajaran dimasa pandemi Covid-19 pada siswa SD Negeri 1 Lapandewa Kaindea Kabupaten Buton Selatan, yang berlangsung pada bulan Maret-Juni 2020 adalah tidak efektif, namun kriteria aktivitas mengajar guru “Sangat Tinggi” serta kriteria aktivitas belajar siswa adalah “Tinggi”.
PEMBINAAN MAJELIS TAKLIM NURUL HIDAYAH DALAM MEMBENTUK KESADARAN BERAGAMA MASYARAKAT DESA LAPANDEWA KAINDEA BUTON SELATAN Sul Sulasri; La Jusu
SYATTAR Vol. 2 No. 1 (2021): Jurnal ILmu-Ilmu Hukum dan Pendidikan
Publisher : Fakultas Agama Islam, Universitas Muhammadiyah Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Manusia adalah makhluk beragama, oleh karena itu manusia tidak akan hidup dengan layak jika tidak menjadikan agama sebagai pedoman dalam hidupnya. Untuk menjadiklan agama sebagai pedoman dalam kehidupan dibutuhkan pemahaman terhadap nilai-nilai ajaran Islam dan pemahaman tersebut dapat diperoleh melalui pendidikan Islam termasuk melalui Majelis Taklim. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Subyek penelitian ini adalah masyarakat yang merupakan anggota Majelis Taklim Nurul Hidayah Desa Lapandewa Kaindea Kabupaten Buton Selatan. Sampel penelitian ini diambil dengan menggunakan teknik Voluntary Sampling yakni pengambilan sampel berdasarkan kerelaan untuk berpatisipasi dalam penelitian. Untuk memperoleh data yang dibutuhkan digunakan wawancara sebagai instrumen penelitian. Sedangkan dalam analisa data menggunakan tiga pola berfikir ilmiah, yakni deduktif, induktif dan komparatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa pembinaan Majelis Taklim Nurul Hidayah memiliki pengaruh terhadap kesadaran beragama masyarakat, baik pengaruhnya terhadap pemahaman akan nilai-nilai ajaran Agama Islam, ibadah sholat lima waktu, kemampuan membaca Al-Quran serta pengaruhnya terhadap kehidupan sosial masyarakat
FUNGSI MANAJEMEN TERHADAP PENGELOLAAN LEMBAGA PENDIDIKAN ISLAM Sul Sulasri; La Jusu
SYATTAR Vol. 3 No. 1 (2022): Jurnal: Studi Ilmu-Ilmu Hukum dan Pendidikan
Publisher : Fakultas Agama Islam, Universitas Muhammadiyah Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Setiap lembaga pendidikan Islam tentu akan mengelola sejumlah fasilitas yang tersedia pada lembaga pendidikan Islam, baik fasilitas inti maupun fasilitas pendukung, sehingga lembaga pendidikan Islam dapat menyelenggarakan pendidikan dengan baik serta dapat menghasilkan sumber daya manusia yang profesional sesuai dengan visi misi yang diembannya. Tulisan ini bertujuan untuk memperoleh data dan informasi tentang konsep dasar manajemen pendidikan Islam dan fungsi manajemen terhadap pengelolaan lembaga pendidikan Islam. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik studi pusaka, yakni dengan membaca referensi, seperti: buku, kitab, maupun jurnal, sedangkan analisis data penelitian ini adalah deskriptif-kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa manajemen merupakan suatu sistem pengelolaan serta penataan sumber daya pendidikan, baik tenaga kependidikan, peserta didik, kurikulum, Keuangan, sarana maupun prasarana pendidikan, tata laksana serta lingkungan pendidikan. Dalam istilah Islam, manajemen biasa disebut dengan istilah itqan, yakni mengerjakan sesuatu secara rapi, teratur, terarah dan tuntas, yang senada dengan makna ihsan yakni melakukan segala hal dengan upaya yang optomal untuk mendapatkan hasil yang maksimal dan sempurna. Dalam manajemen lembaga pendidikan Islam sangat diperlukan fungsi-fungsi manajemen, baik perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi
Sosialisasi Anti Bullying melalui Media Animasi sebagai Upaya Edukasi dan Pencegahan di Kalangan Pelajar Jufri; Abdul Rahim; La Ode Sahrin Djalia; La Jusu; Basri; Muhammad Alfaharizman; Atun Nikmat
Permadani: Jurnal Pengabdian Riset Masyarakat Madani Vol. 2 No. 2 (2024): OKTOBER, Permadani: Jurnal Pengabdian Riset Masyarakat Madani
Publisher : Lambaga Jurnal dan Publikasi Universitas Muhammadiyah Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35326/permadani.v2i2.7044

Abstract

Bullying merupakan salah satu masalah serius di lingkungan sekolah yang berdampak negatif pada perkembangan psikologis, sosial, dan akademik siswa. Di SMPN 9 Buton Tengah, fenomena bullying, baik verbal maupun fisik, masih cukup sering terjadi, dengan rendahnya kesadaran siswa mengenai dampak negatif dari tindakan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan sosialisasi anti-bullying melalui media animasi untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran siswa tentang bahaya bullying serta cara pencegahannya. Dalam pelaksanaannya, sosialisasi ini menggunakan animasi dengan konten lagu edukatif yang mengajarkan nilai-nilai persahabatan, toleransi, dan pentingnya saling menghormati. Hasil dari pelaksanaan sosialisasi menunjukkan bahwa media animasi efektif dalam menarik perhatian siswa dan menyampaikan pesan secara lebih mudah dipahami. Setelah mengikuti kegiatan sosialisasi, siswa menunjukkan peningkatan pemahaman mengenai bullying dan lebih peduli terhadap sesama. Meski demikian, diperlukan program lanjutan untuk memastikan perubahan perilaku yang berkelanjutan, seperti pelatihan keterampilan sosial dan pembentukan kelompok siswa yang bertugas mengkampanyekan nilai-nilai anti-bullying. Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan tercipta lingkungan sekolah yang lebih positif, inklusif, dan bebas dari bullying.
Pembinaan Spiritual dan Karakter Islami Siswa Sekolah Dasar melalui Pembiasaan Shalat Dhuha Berjamaah di SDN 21 Buton Basri; La Jusu; Abdul Rahim; La Ode Sahrin Djalia; Jufri
Permadani: Jurnal Pengabdian Riset Masyarakat Madani Vol. 3 No. 2 (2025): OKTOBER, Permadani: Jurnal Pengabdian Riset Masyarakat Madani
Publisher : Lambaga Jurnal dan Publikasi Universitas Muhammadiyah Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35326/permadani.v3i2.8060

Abstract

Pembinaan spiritual dan karakter Islami merupakan aspek fundamental dalam membentuk kepribadian siswa sekolah dasar yang beriman, berakhlak mulia, dan berdisiplin. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat karakter Islami siswa melalui pembiasaan shalat dhuha berjamaah di SDN 21 Buton. Program ini dilaksanakan dengan pendekatan edukatif dan partisipatif yang melibatkan guru, siswa, serta pihak sekolah sebagai satu kesatuan ekosistem pendidikan. Metode pelaksanaan meliputi tahap analisis kebutuhan, perancangan program pembiasaan, pelaksanaan shalat dhuha berjamaah secara rutin, serta monitoring dan evaluasi terhadap perubahan perilaku siswa. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kesadaran spiritual, kedisiplinan, dan tanggung jawab siswa dalam menjalankan aktivitas pembelajaran maupun kehidupan sehari-hari. Pembiasaan shalat dhuha tidak hanya memperkuat aspek religiusitas siswa, tetapi juga membentuk sikap positif seperti ketertiban, kebersamaan, dan ketenangan emosional. Selain itu, keterlibatan aktif guru sebagai teladan berperan penting dalam menumbuhkan budaya religius yang berkelanjutan di lingkungan sekolah. Kegiatan pengabdian ini berkontribusi pada penguatan pendidikan karakter berbasis nilai-nilai Islam dan menunjukkan bahwa pembiasaan ibadah dapat menjadi strategi efektif dalam membangun karakter siswa sekolah dasar. Program ini berpotensi direplikasi pada satuan pendidikan lain dengan karakteristik serupa sebagai upaya penguatan pendidikan karakter secara berkelanjutan.