M Ahkam Alwi
Universitas Negeri Makassar

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Hubungan Online Disinhibition Effect Dengan Kecenderungan Perilaku Cyberbullying Pada Siswa MA Pengguna Instagram Dearnie Regina Lestari; M Ahkam Alwi
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 4 No. 1: Desember 2024
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v4i1.6031

Abstract

The high level of internet use, social media, and the online disinhibition effect trigger the emergence of the phenomenon of cyberbullying in students. The impact of cyberbullying is not only felt by the victim, but also the perpetrator of cyberbullying who may experience long-term implications such as decreased self-esteem, increased antisocial attitudes, and violence or criminal behavior in adulthood. This study aims to determine the relationship between online disinhibition effect and the tendency of cyberbullying behavior in MA students who use Instagram. This study uses quantitative research methods with research respondents totaling 90 MA students. The sampling method in this study was purposive sampling. The measuring instruments used are the online disinhibition effect scale and the cyberbullying scale. The data from this study were analyzed using the Spearman's rho correlation test with the help of SPSS version 26 for windows. The results showed that there is a very significant positive relationship between the online disinhibition effect and the tendency of cyberbullying behavior in MA students who use Instagram with a correlation value of 0.519 and a significance value of 0.000. This means that the higher the online disinhibition effect, the higher the tendency of cyberbullying behavior. The implication in this study is to provide information and an overview of the relationship between the online disinhibition effect and the tendency of cyberbullying behavior in MA students who use Instagram to become the basis for self-evaluation in social media, so that healthier relationships and communication can be established and cyberbullying does not occur.
PROGRAM BK TALK’S: UPAYA MENINGKATKAN PEMAHAMAN TENTANG ASPEK KECERDASAN DAN SCHOOL WELL-BEING PADA SISWA SMA NEGERI 2 MAKASSAR Abiyyu Arib Mahyiyuddin; Maulia Fajrianti Parante; Mawaddah Nur Afifah; Zahra Ameylia; M Ahkam Alwi
Jurnal Kebajikan: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1, No 4 (2023): Agustus
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jk.v1i4.49085

Abstract

Siswa harus dituntut untuk memiliki kesadaran, pemahaman, dan kemampuan dalam berperilaku etis. Siswa harus memiliki potensi kecerdasan yaitu kecerdasan intelektual, kecerdasan emosional dan kecerdasan spritual untuk pengembangan diri dikehidupan sehari-hari. BK Talk’s adalah sebuah program psikoedukasi yang dirancang oleh mahasiswa psikologi dan guru bimbingan konseling (BK) SMA Negeri 2 Makassar. BK Talk’s bertujuan untuk meningkat dan mengambangkan pemahaman siswa. Metode yang digunakan dalam program BK Talk’s adalah metode psikoedukasi. Metode psikoedukasi merupakan metode edukatif yang bertujuan untuk memberikan informasi dan pelatihan yang berguna untuk mengubah pemahaman siswa melalui pemberian materi yang dilakukan oleh pemateri. Hasil dan program BK Talk’s dapat disimpukan bahwa siswa SMA Negeri 2 Makassar kelas X dan XI memiliki peningkatan pemahaman dengan baik tentang kecerdasan intelektual (IQ), kecerdasan emosional (EQ), dan kecerdasan spiritual (SQ), serta hubungan sosial.
Upaya Mengurangi Stres Akademik Mahasiswa Melalui Konseling Kelompok Teknik Problem Solving Nur Hikma; M Ahkam Alwi; Kartika Cahyaningrum; Dian Novita Siswanti; Muh Daud
Jurnal Kebajikan: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 3 (2026): MEI
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jk.v4i3.85924

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk membantu mahasiswa tingkat akhir dalam mengurangi stres akademik melalui konseling kelompok dengan teknik problem solving. Sasaran kegiatan adalah mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Negeri Makassar yang sedang mengerjakan skripsi. Permasalahan utama yang dihadapi peserta meliputi kecemasan menghadapi bimbingan, kesulitan memulai penulisan, penundaan pengerjaan skripsi, kurang percaya diri, takut terhadap revisi, serta kesulitan mengatur waktu. Kegiatan dilaksanakan melalui tahapan identifikasi masalah, pelaksanaan konseling kelompok, penerapan teknik problem solving, dan evaluasi hasil kegiatan. Dalam proses konseling kelompok, peserta diarahkan untuk mengenali sumber stres akademik, merumuskan masalah secara jelas, mencari alternatif solusi, menentukan strategi penyelesaian yang realistis, menyusun rencana tindakan, serta mengevaluasi perkembangan penyelesaian skripsi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya perubahan positif pada peserta, terutama dalam kemampuan memahami sumber stres, mengelola tekanan akademik, dan menyusun langkah penyelesaian masalah secara lebih sistematis. Dinamika kelompok juga memberikan dukungan sosial bagi peserta sehingga mereka merasa tidak sendiri dalam menghadapi hambatan penyusunan skripsi. Kegiatan ini menunjukkan bahwa konseling kelompok dengan teknik problem solving dapat menjadi alternatif layanan pendampingan yang relevan bagi mahasiswa tingkat akhir. Intervensi ini tidak hanya membantu menurunkan stres akademik, tetapi juga meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam menghadapi masalah akademik secara adaptif, terarah, dan produktif.
Pengaruh Intensitas Penggunaan Smartphone terhadap perilaku Phubbing Pada Siswa SMKN 8 Pinrang Ryan Andri Setiawan; M Ahkam Alwi; Andi Halima
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 3: April 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i3.17265

Abstract

Smartphone memberikan dampak positif dalam memudahkan komunikasi melalui pesan teks, panggilan suara, dan berbagai aplikasi komunikasi. Namun, di balik manfaat tersebut, penggunaan smartphone juga menimbulkan dampak negatif, salah satunya adalah perilaku phubbing. Phubbing merupakan perilaku mengabaikan lawan bicara karena lebih fokus pada smartphone, yang dapat menyebabkan perasaan diabaikan dan tidak dihargai, sehingga menurunkan kualitas komunikasi interpersonal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh intensitas penggunaan smartphone terhadap perilaku phubbing pada siswa SMKN 8 Pinrang. Populasi penelitian berjumlah 320 siswa dengan sampel sebanyak 188 siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan teknik accidental sampling dan pengumpulan data menggunakan skala Likert. Analisis data dilakukan menggunakan regresi logistik dengan bantuan SPSS 23 for Windows. Hasil analisis menunjukkan adanya pengaruh positif yang signifikan antara intensitas penggunaan smartphone dan perilaku phubbing (r = 0,137; p = 0,000 < 0,05). Artinya, semakin tinggi intensitas penggunaan smartphone, maka semakin tinggi pula perilaku phubbing pada siswa. Selain itu, penelitian ini menemukan bahwa perbedaan jenis kelamin tidak berpengaruh terhadap intensitas penggunaan smartphone maupun perilaku phubbing. Temuan ini diharapkan dapat menjadi bahan informasi bagi siswa agar lebih bijak dalam menggunakan smartphone untuk mencegah terjadinya perilaku phubbing.