Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pengaruh Kualitas Produk, Layanan Dan Harga Terhadap Loyalitas Konsumen Pada Coffee Shop Di Kota Pagar Alam (Studi Kasus Pada Bigbrew.Coffee Pagar Alam) Dwi Baskoro Winarto; Zakaria Wahab; Yadi Maryadi
Ekonomia Vol. 15 No. 2 (2025): September
Publisher : Universitas Lembah Dempo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sektor coffee shop di Kota Pagar Alam mengalami pertumbuhan yang pesat, sehingga mendorong perlunya penelitian mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi loyalitas konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh kualitas produk, kualitas layanan, dan persepsi harga terhadap loyalitas konsumen pada Bigbrew.Coffee, sebuah coffee shop lokal di Pagar Alam. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan Structural Equation Modeling menggunakan Partial Least Squares (SEM-PLS) berdasarkan data yang dikumpulkan dari 346 konsumen pada periode Januari hingga April 2025. Instrumen penelitian terlebih dahulu diuji dan dipastikan reliabilitas serta validitasnya sebelum dilakukan pengujian hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas produk dan persepsi harga memiliki pengaruh positif signifikan terhadap loyalitas konsumen, dengan kualitas produk memberikan pengaruh yang lebih kuat. Sebaliknya, kualitas layanan tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan terhadap loyalitas dalam konteks ini. Model penelitian mampu menjelaskan 95,8% variasi loyalitas konsumen, yang mencerminkan kekuatan serta daya jelaskan yang tinggi. Ditemukan bahwa variable kualitas produk berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas konsumen (koefisien jalur = 0,411; t-statistik = 6,698). Sedangkan variabel layanan menunjukkan pengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap loyalitas (koefisien jalur = -0,132; statistik-t = 0,758). Variabel harga memberikan pengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas konsumen (koefisien jalur = 0,753; statistik-t = 5,356). Secara simultan, kualitas produk, layanan, dan harga menjelaskan 95,8% varians loyalitas (R² = 0,958). Pengaruh terkuat berasal dari kualitas produk (f² = 1,349) dan harga (f² = 0,997), sementara layanan hanya berkontribusi sangat kecil (f² = 0,027). Tumpang tindih pengukuran antara layanan dan harga melemahkan peran layanan yang berbeda. Temuan ini menunjukkan pentingnya peningkatan kualitas produk dan penawaran harga yang wajar untuk membangun loyalitas konsumen di Bigbrew.Coffee.
Pengaruh Kepuasan Kerja, Kompetensi Dan Komitmen Organisasi Terhadap Kinerja Pegawai Pada Dinas Lingkungan Hidup Kota Pagar Alam Benni; Zakaria Wahab; Yadi Maryadi
Ekonomia Vol. 15 No. 2 (2025): September
Publisher : Universitas Lembah Dempo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak:  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kepuasan kerja, kompetensi, dan komitmen organisasi mempengaruhi kinerja pegawai dalam melaksanakan tugas di Dinas Lingkungan Hidup Kota Pagar Alam. Penelitian dilakukan dengan menggunakan data dari 63 pegawai sebagai sampel dan dianalisis menggunakan metode Partial Least Squares-Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepuasan kerja, kompetensi, dan komitmen organisasi secara simultan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Selain itu, kompetensi merupakan faktor dominan yang paling berpengaruh, diikuti oleh komitmen organisasi dan kepuasan kerja. Komitmen organisasi juga berperan sebagai mediator yang memperkuat pengaruh kepuasan kerja dan kompetensi terhadap kinerja. Temuan ini menegaskan pentingnya peningkatan kepuasan kerja melalui sistem penghargaan yang adil dan lingkungan kerja kondusif, pengembangan kompetensi lewat pelatihan berkelanjutan, serta penguatan komitmen organisasi melalui budaya kerja positif dan komunikasi efektif untuk meningkatkan kinerja pegawai di Dinas Lingkungan Hidup Kota Pagar Alam. Ketiga variabel yang diteliti secara bersama-sama mampu menjelaskan 76,1% variabilitas kinerja pegawai (R-square 0,761). Hal ini menggambarkan sinergi ketiga aspek tersebut sangat penting dalam mengelola peningkatan kinerja pegawai Dinas Lingkungan Hidup Kota Pagar Alam secara terpadu.
Pengaruh Pemasaran Digital menggunakan Media Sosial Facebook terhadap Minat Beli Konsumen (Studi Kasus: Dempo Burger Kota Pagaralam) Imellia Imellia; Yadi Maryadi; Yulia Misrania
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.11171

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemasaran digital melalui media sosial Facebook terhadap minat beli konsumen pada Dempo Burger Kota Pagar Alam. Perkembangan teknologi informasi dan meningkatnya penggunaan media sosial telah mendorong pelaku usaha kuliner untuk memanfaatkan platform digital sebagai sarana promosi yang efektif dalam menjangkau konsumen. Facebook menjadi salah satu media yang banyak digunakan karena mampu menyampaikan informasi produk, promosi, serta membangun interaksi dengan pelanggan secara lebih luas dan cepat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif. Populasi penelitian berjumlah 5.100 pengikut akun Facebook owner Dempo Burger, sedangkan sampel sebanyak 99 responden ditentukan menggunakan rumus Slovin dengan tingkat kesalahan 10%. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner, kemudian dianalisis menggunakan metode regresi linier sederhana dengan bantuan aplikasi SPSS Statistics 26. Hasil uji instrumen menunjukkan bahwa seluruh item pernyataan dinyatakan valid dengan nilai r-hitung lebih besar dari r-tabel (0,196) serta reliabel dengan nilai Cronbach’s Alpha variabel pemasaran digital sebesar 0,832 dan minat beli sebesar 0,789. Hasil analisis regresi menghasilkan persamaan Y = 16,938 + 0,172X yang menunjukkan adanya hubungan positif antara pemasaran digital dan minat beli konsumen. Nilai koefisien korelasi sebesar 0,259 mengindikasikan hubungan yang rendah, sedangkan koefisien determinasi sebesar 6,7% menunjukkan bahwa pemasaran digital melalui Facebook memberikan kontribusi sebesar 6,7% terhadap minat beli konsumen. Hasil uji t menunjukkan nilai t-hitung sebesar 6,700 dengan signifikansi 0,009 < 0,05, sehingga dapat disimpulkan bahwa pemasaran digital menggunakan media sosial Facebook berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat beli konsumen Dempo Burger Kota Pagar Alam.
Pengaruh Promosi Digital dan Citra Destinasi terhadap Jumlah Kunjungan Wisatawan di Bukit Tungguan Kota Pagar Alam Sepiah Angeraini; Yadi Maryadi; Medi Triawan
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.11189

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh promosi digital dan citra destinasi terhadap jumlah kunjungan wisatawan di Bukit Tungguan Kota Pagar Alam. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan asosiatif. Populasi penelitian adalah 22.073 wisatawan yang berkunjung sepanjang tahun 2025. Sampel sebanyak 100 responden dipilih menggunakan rumus Slovin dan teknik simple random sampling. Data dianalisis dengan regresi linier berganda melalui program SPSS. Hasil analisis parsial menunjukkan bahwa promosi digital tidak berpengaruh signifikan terhadap kunjungan wisatawan (t hitung = -0,415; signifikansi = 0,679 > 0,05). Sementara itu, citra destinasi terbukti berpengaruh positif dan signifikan (t hitung = 8,535; signifikansi = 0,000 < 0,05). Secara simultan, promosi digital dan citra destinasi secara bersama-sama berpengaruh positif dan signifikan terhadap jumlah kunjungan (F hitung = 163,264; signifikansi = 0,000 < 0,05). Kedua variabel tersebut mampu menjelaskan 77,1 persen variasi kunjungan wisatawan, yang ditunjukkan oleh nilai koefisien determinasi R² sebesar 0,771. Temuan ini menyiratkan bahwa pengelola Bukit Tungguan perlu memprioritaskan penguatan citra destinasi melalui peningkatan fasilitas, kenyamanan, dan daya tarik visual. Selain itu, promosi digital harus dioptimalkan dari segi konten, frekuensi, dan jangkauan agar memberikan dampak yang lebih nyata dalam mendorong peningkatan jumlah wisatawan. Dengan demikian, keberhasilan peningkatan kunjungan sangat bergantung pada strategi pengelolaan citra destinasi yang terpadu serta promosi digital yang efektif dan tepat.