Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Penerapan Demokrasi Pancasila Dalam Proses Pemilihan Pengurus HMJ PPKn Universitas Negeri Medan Tahun 2023 Sinaga, Andre Dwi Putra; Desriani Ronay Fiona Purba; Triya Anggraini; Jamaludin
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 1 No. 2 (2024): Januari
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v1i2.289

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi penerapan Demokrasi Pancasila dalam pemilihan pengurus Himpunan Mahasiswa Jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan di Universitas Negeri Medan tahun 2023. Hasil penelitian menunjukkan tingginya partisipasi mahasiswa, mencerminkan semangat demokrasi yang kuat. Meskipun demikian, terdapat tantangan terkait dominasi popularitas calon dan kurangnya pemahaman mendalam terhadap nilai-nilai Pancasila. Peran panitia pemilihan terbukti penting dalam menjaga integritas dan transparansi proses demokrasi. Temuan menyoroti pentingnya pendidikan politik dan sosialisasi pemilihan untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa tentang nilai-nilai Pancasila dan tanggung jawab sebagai pemilih. Proses pemilihan juga menjadi wahana pembelajaran karakter bagi mahasiswa, mengasah keterampilan kepemimpinan, negosiasi, dan praktik nilai-nilai Pancasila dalam organisasi mahasiswa. Rekomendasi mencakup peraturan yang lebih tegas, integrasi nilai-nilai Pancasila dalam kurikulum, serta peningkatan sosialisasi dan partisipasi mahasiswa sebagai langkah-langkah untuk memperkuat demokrasi dan nilai-nilai Pancasila di lingkungan kampus. Penelitian ini memberikan wawasan mendalam tentang bagaimana penerapan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan demokratis mahasiswa dan memberikan dasar untuk meningkatkan kesadaran dan penghormatan terhadap nilai-nilai tersebut di masa mendatang.
PERAN ETIKA PROFESI KEPENDIDIKAN PADA GURU UNTUK MEMBANGUN NILAI-NILAI KARAKTER PESERTA DIDIK DALAM PEMBELAJARAN PPKN Fatimah Az-zahra; Triya Anggraini; Rouli br Lumban Batu; Devi Sri Wahyuni; Sri Yunita
JURNAL PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Vol 8 No 2 (2024): Volume 8 Nomor 2 Edisi Desember 2024
Publisher : IKIP PGRI PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/jpkn.v8i2.7464

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui bahwa guru memiliki peran yang sangat penting dalam membentuk karakter peserta didik. Dalam dunia pendidikan, peran etika profesi bagi guru sangat di perlukan untuk melaksanakan pembelajran, terutama dalam mata pelajaran PPKn yang mengajarkan tentang pendidikan karakter. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis peran etika profesi kependidikan yang diterapkan oleh guru untuk membangun nilai-nilai karakter peserta didik dalam pembelajaran PPKn. Metode penelitian pada artikel ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka dengan cara mengumpulkan informasi yang dibaca dan dicatat dari sumber yang relevan baik buku maupun jurnal. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peran etika profesi pada guru sangat di perlukan untuk membentuk karakter peserta didik dan guru harus menerapkan prinsip-prinsip etika profesi dan mengintegrasikan di dalam pembelajaran. Pendidikan Kewarganegaraan merupakan salah satu mata pelajaran yang diberikan dalam pendidikan formal untuk membina sikap moral peserta didik agar memiliki karakter dan berkepribadian yang positif sesuai dengan nilai-nilai Pancasila.
TikTok Social Media Platform in Influencing Political Participation in Novice Voters at Christian Private High School 2 Medan: Platform Media Sosial TikTok dalam Mempengaruhi Partisipasi Politik pada Pemilih Pemula di SMA Swasta Nasrani 2 Medan fatimahazzahra; Hizkia Roland Prwyra Sitorus; Jacklyn Alona Br. Bangun; Triya Anggraini; Bayu Ardian Syahputra; Desriani Ronay Fiona Purba
Civics Education and Social Science Journal (CESSJ) Vol. 7 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/cessj.v7i1.5908

Abstract

Technological developments are growing very rapidly, especially in social media information technology. Social media users are also very busy, especially the Tiktok application. This social media has been widely used by generation Z and also political parties. Several political parties use the Tiktok application to conduct political campaigns. This research was carried out to see the influence of the Tiktok application on the political participation of beginner voters. This type of research is quantitative observational which was carried out at the Private Christian High School 2 Medan. The sample size is 30 teenagers or beginner voters in class XII in 1 class for the 2024/2025 academic year. This research found that 53% of respondents strongly agreed with using the TikTok social media platform to get information about political issues. TikTok plays an active role in influencing political participation among first-time voters. The percentage diagram results show that 50% of respondents voted that the social media platform TikTok was very effective in influencing their political participation in the 2024 election. Keywords: Political Information, Digital Literacy, Political Participation, New Voters, TikTok Platform.
TINJAUAN YURIDIS PERJANJIAN SEWA BELI KENDARAAN BERMOTOR MELALUI PEMBAYARAN ANGSURAN DALAM JAMINAN FIDUSIA Jacklyn Alona Br Bangun; Fatimah Az-Zahra; Triya Anggraini; Rouli Lumban batu; Iren Br Bangun; Vivin Silvia Boang Manalu; Parlaungan Gabriel Siahaan; Sri Hadiningrum
Jurnal Hukum Lex Generalis Vol 5 No 4 (2024): Tema Hukum Perdata
Publisher : CV Rewang Rencang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Motor vehicle hire purchase agreements with installment payments under fiduciary guarantees are an important topic in the context of civil law. Problems that often occur include violations of agreements, the debtor's lack of understanding of the contents of the agreement, and the practice of forcibly withdrawing vehicles without a valid legal process. This research method uses normative legal analysis by referring to applicable laws and regulations, literature studies, and various related sources of information. The results of the research show the legal rules that apply to parties who violate the agreement, legal protection efforts for debtors, as well as procedures for valid withdrawal of vehicles by creditors in the context of motor vehicle rental purchase agreements with installments in fiduciary guarantees.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TIPE THINK PAIR SHARE TERHADAP KARAKTER MANDIRI KELAS VII PADA PEMBELAJARAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN DI MTS NEGERI 2 KISARAN Triya Anggraini; Hapni Laila Siregar; Fazli Racham; Surya Dharma; Jamaludin
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 2 (2026): Volume 11 No. 02, Juni 2026.
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i2.53106

Abstract

This study aims to determine the effect of the Think Pair Share Cooperative Learning Model on the Independent Character of Class VII in Pancasila and Citizenship Education Learning at MTs Negeri 2 Kisaran. This type of research uses a quantitative approach to determine the causal relationship between the independent variable (Thik Pair Share Cooperative Learning Model) and the dependent variable (Independent Character), a quasi-experimental method (Quasi Experiment) with a nonequivalent control group design. This study uses questionnaire data collection techniques, observation and documentation. This study was conducted at MTs Negeri 2 Kisaran. The population in the study were students of class VII MTs Negeri 2 Kisaran. The samples were students of class VII-G and VII-H. The data found were analyzed statistically with the t test, then normality test, homogeneity test, hypothesis test and Mann-Whitney test were carried out. The results showed that the Think Pair Share cooperative learning model had a positive and significant effect on the independent character of class VII MTs Negeri 2 Kisaran. This is proven by the results of the Independent Sample t-test which obtained a t-value of 23.512 with a significance value of 0.000 <0.05. In addition, there is a significant difference in independent character between students who learn using the Think Pair Share cooperative learning model and students who learn using conventional learning, with a t-value of 7.754 and a significance value of 0.000 <0.05. The results of observations of student activities also show a percentage of 93.3% with a very good category. Thus, the Think Pair Share cooperative learning model is proven to be more effective in forming students' independent character compared to conventional learning.
Kewarganegaraan Digital dan Tantangan Etika Bermedia Sosial di Era Disrupsi Informasi Fatimah Az-zahra; Rouli Br Lumban Batu; Thereza Dwi Ningrum Siburian; Triya Anggraini
JURNAL PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Volume 9 Nomor 2 Edisi Desember 2025
Publisher : UNIVERSITAS PGRI PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/jpkn.v9i2.9706

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tantangan etika kewarganegaraan digital dalam aktivitas bermedia sosial di era disrupsi informasi serta merumuskan strategi penguatan kesadaran etika dan literasi digital berbasis nilai-nilai Pancasila. Menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) terhadap 20 jurnalĀ  periode 2023-2025, penelitian ini menemukan bahwa krisis etika digital di Indonesia disebabkan oleh rendahnya literasi digital, lemahnya kesadaran hukum, dan menurunnya internalisasi nilai Pancasila dalam ruang digital. Tantangan utama meliputi penyebaran hoaks, ujaran kebencian, pelanggaran privasi, dan perundungan siber. Strategi yang diusulkan mencakup pendidikan etika digital berbasis Pancasila, pembaruan kebijakan yang adaptif terhadap teknologi, serta kolaborasi multi-stakeholder antara lembaga pendidikan, pemerintah, swasta, dan masyarakat. Penelitian ini menegaskan bahwa penguatan etika dan literasi digital merupakan agenda kebangsaan untuk membangun ekosistem digital yang cerdas, berkarakter, dan bertanggung jawab.