Ermia Hidayanti
Universitas Mataram

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Batur Berajah: Inovasi Pembelajaran Organ Tubuh Berbasis Augmented Reality Untuk Meningkatkan Minat dan Hasil Belajar Peserta Didik SLBN 3 Mataram Kurnia Lestari; Muhamad Irzan; Fauzan Azima; Rosyada Januana; Yulia Laelatul Ahani; Ermia Hidayanti
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 10 No. 4b (2025): Edisi Khusus
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v10i4b.4343

Abstract

Program pengembangan media pembelajaran inovatif dilakukan untuk meningkatkan minat dan hasil belajar peserta didik, khususnya pada materi organ tubuh manusia. Program ini mengintegrasikan teknologi Augmented Reality (AR) melalui aplikasi Batur Berajah, serta evaluasi pembelajaran menggunakan pretest dan posttest. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan pada pemahaman peserta didik setelah penggunaan media AR, dari nilai rata-rata pretest 56% menjadi 97%. Selain itu, program PKM 2025 mendukung pelaksanaan kegiatan melalui penyusunan baseline, pelatihan, sosialisasi, dan pendampingan kepada guru dan peserta didik. Jurnal ini menyajikan konteks program, metode pelaksanaan, hasil evaluasi belajar, serta potensi keberlanjutan inovasi pembelajaran di SLBN 3 Mataram.
Pelatihan Pengembangan Media Pembelajaran Kimia Berbasis Etnokimia Sasambo sebagai Inovasi Pembelajaran Kontekstual Pada Mahasiswa Pendidikan Kimia Dyah Puspitasari Ningthias; Suhaili; Nikita Putri; Aruna Akbar Zhafransyah; Sunniarti Ariani; Ermia Hidayanti; Nora Listantia
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 9 No 2 (2026): April-Juni 2026
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v9i2.15493

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman, keterampilan, kreativitas, dan kesiapan mahasiswa Pendidikan Kimia sebagai calon guru dalam mengembangkan media pembelajaran kimia berbasis etnokimia Sasambo. Kegiatan dilaksanakan pada mahasiswa Pendidikan Kimia semester II dan IV dengan jumlah peserta 55 mahasiswa. Metode kegiatan meliputi sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan, evaluasi, serta tindak lanjut keberlanjutan program. Materi pelatihan mencakup penguatan konsep etnokimia, pemetaan budaya lokal Sasambo ke konsep kimia, pemilihan jenis media, penyusunan alur isi media, dan pemanfaatan teknologi seperti Canva, video pembelajaran, augmented reality, serta QR code. Evaluasi dilakukan menggunakan angket pretest dan posttest dengan skala empat kategori. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan rata-rata skor keseluruhan dari 2,34 pada pretest menjadi 3,40 pada posttest. Persentase respons positif mahasiswa juga meningkat dari 45,6% menjadi 95,8%. Peningkatan terjadi pada seluruh indikator, yaitu pemahaman etnokimia dan relevansi budaya, keterampilan pengembangan media, kreativitas dan inovasi pembelajaran, serta kesiapan calon guru. Temuan ini menunjukkan bahwa pelatihan mampu memperkuat kompetensi mahasiswa dalam menerjemahkan potensi budaya Sasambo menjadi media pembelajaran kimia yang kontekstual, kreatif, dan relevan dengan kehidupan peserta didik. Kegiatan ini menjadi bentuk penguatan kompetensi profesional calon guru kimia sekaligus mendukung pemanfaatan kearifan lokal sebagai sumber inovasi pembelajaran kimia.
Edukasi Penerapan Sains Dalam Kehidupan Sehari-Hari Bagi Siswa SMPN 17 Mataram Anindita SHM Kusuma; Rubiyatna Sakaroni; Ermia Hidayanti; Muhammad Yustiqvar; Yelly Fitri; Mezaluna M Shafa; Anggun SN Parhana; Aura PA Marchila; Nur Islamiyah
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 9 No 2 (2026): April-Juni 2026
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v9i2.15494

Abstract

Rendahnya kemampuan siswa SMPN 17 Mataram dalam mengaitkan konsep sains dengan kehidupan sehari-hari, akibat pembelajaran yang masih berorientasi pada hafalan dan kurang kontekstual, menjadi latar belakang utama kegiatan pengabdian ini. Tujuan dari Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini adalah untuk meningkatkan pemahaman, literasi sains, serta motivasi belajar siswa melalui edukasi penerapan sains dalam konteks nyata. Metode pelaksanaan meliputi empat tahap: analisis kebutuhan melalui observasi dan wawancara, penyusunan program edukasi berbasis pendekatan kontekstual, pelaksanaan kegiatan berupa demonstrasi, eksperimen sederhana (seperti pembuatan es krim), serta diskusi interaktif, dan diakhiri dengan refleksi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman siswa yang ditandai dengan kemampuan mereka menjelaskan kembali konsep IPA menggunakan contoh sehari-hari, serta munculnya sikap positif dan antusiasme tinggi, terutama dalam topik kesehatan, penghematan energi, dan pengelolaan lingkungan. Pembahasan menegaskan bahwa pembelajaran berbasis praktik dan kontekstual mampu meningkatkan keterampilan berpikir kritis, kolaborasi, dan kesadaran ilmiah siswa. Kesimpulannya, kegiatan ini berhasil menjembatani kesenjangan antara teori dan praktik sains di sekolah. Implikasi dari PkM ini adalah perlunya pengembangan kegiatan serupa secara berkelanjutan dengan cakupan materi yang lebih luas dan metode yang lebih variatif sebagai strategi penguatan literasi sains di tingkat sekolah menengah pertama.