Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Kajian Kurikulum Pembelajaran Daring untuk Mata Kuliah Praktikum di Program Studi Sarjana Pendidikan Agama Kristen Sekolah Tinggi teologi Rahmat Emmanuel-Jakarta Selama Masa Pandemik Covid-19 Tambunan, Daulat Marulitua; Zega, Erat Warni; Sian, Kiu; Nazara, Seniwati; Nazara, Benasokhi; Unun
Jurnal Teologi Rahmat Vol. 8 No. 2 (2022): Jurnal Teologi Rahmat
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Rahmat Emmanuel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Wabah Covid-19 yang melanda China mulai diakhir tahun 2019 dan kemudian menjadi pandemik di seluruh dunia dari sejak tahun 2020, membuat terjadinnya perubahan dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk larangan untuk melakukan pembelajaran tatap muka yang diterbitakan oleh pemerintah. Dalam hal ini, maka dilakukan penelitian untuk mengetahui apakah kurikulum yang digunakan dalam pembelajaran daring dapat memenuhi capaian pembelajaran secara khusus untuk pelaksanaan pengajaran mata kuliah praktikum di Program Studi Sarjana PAK STT REM. Peneliti melakukan pengumpulan bahan pustaka untuk mendapatkan teori-teori terkait dengan kurikulum, capaian pembelajaran mata kuliah praktikum dan pembelajaran secara daring. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa desain kurikulum pembelajaran daring untuk mata kuliah praktikum di Program Studi Sarjana PAK STT REM kurang efektif dalam memenuhi capaian kompetensi lulusan; dan perlu dilakukan pembaharuan kurikulum agar relevan untuk pembelajaran jarak jauh.
Metode Pembelajaran Berdasarkan Ulangan 6:6-9 Dan Implementasinya Dalam Kurikulum Pendidikan Kristen Untuk Mengatasi Masalah Perilaku Anak Di Sekolah Smp Kristen Harapan Bagi Bangsa Cilincing Jakarta Utara Tambunan, Daulat Marulitua; Setiawan, Irwan
Indonesian Research Journal on Education Vol. 6 No. 1 (2026): Irje 2026
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v6i1.4026

Abstract

Mendidik anak merupakan perintah Allah yang sangat penting dan pendidikan tersebut terletak di atas pundak orang tua. Pendidikan tidak hanya sebatas pendidikan intelektual, namun juga pendidikan spiritual. Pendidikan spiritual merupakan sebuah konsep kecerdasan yang tidak hanya dilihat dari ranah otak dan emosi saja, tapi lebih jauh lagi kecerdasan ini merupakan kecerdasan yang mempunyai esensi yang lebih dalam tentang makna hidup seseorang. Pembangunan pendidikan spiritual biasanya bermula dari lingkup keluarga yang kemudian berlanjut di lingkup sekolah. Peran guru amat penting bagi perkembangan muridnya, sehingga metode pembelajaran guru perlu menjadi perhatian. Penelitian ini mengangkat topik seputar metode Pembelajaran berdasarkan Ulangan 6:6-9 juga implementasinya di Kurikulum Pendidikan Kristen untuk mengatasi masalah perilaku anak di Sekolah Smp Kristen Harapan Bagi Bangsa Cilincing Jakarta Utara. Tujuan penelitian ini yakni mengetahui model pendidikan agama kristen berdasarkan ulangan 6:6-9, mengetahui pendidikan agama kristen di SMP Kristen Harapan Bagi Bangsa sudah sesuai dengan model pembelajaran ulangan 6:6-9 juga pelaksanaannya sudah sesuai dengan ulangan 6:6-9. Jenis penelitian terpakai yakni kualitatif, bersifat deskriptif juga lebih menekankan di analisis mendalam. Pendekatan kualitatif ini dititikberatkan ke tahapan juga makna, lewat pemanfaatan teori selaku panduan memastikan penelitian tetap sejalan penemuan fakta-fakta di lapangan. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara. Teknik analisis data kualitatif mencakup pengorganisasian data, pengidentifikasian pola dan tema, serta interpretasi hasil yang relevan dengan tujuan penelitian. Hasilnya, Sekolah SMP Kristen Harapan Bagi Bangsa Cilincing Jakarta Utara telah menerapkan Metode Pembelajaran Berdasarkan Ulangan 6:6-9 selaku cara yang telah diatur melalui proses pemikiran untuk mencapai suatu tujuan dimana belajar dapat diartikan sebagai kegiatan psikofisik menuju perkembangan seutuhnya. Sedangkan metode pembelajaran ditentukan pendidik demi menjalankan tugasnya secara professional mencakup penguasaan beberapa metode mengajar dalam proses pembelajaran. Implementasinya, guru PAK berusaha menjalankan tugasnya dengan bertanggung jawab dan terampil menerapkan metode yang baik dan benar, sehingga di dalam mendidik, mengajar, membimbing setiap peserta didik dapat mengalami perubahan dalam dirinya, mampu meneladani Yesus Kristus sebagai Guru Agung.  Adapun perilaku Anak di sekolah SMP Kristen Harapan Bagi Bangsa Cilincing Jakarta utara dipengaruhi oleh berbagai faktor yaitu lingkungan keluarga, sekolah, dan lingkungan sosial.
A Philosophical Study of Anicca and Its Implications for the Concept of SelfIdentity in the Digital Age Anthonius, Ferdy; Tambunan, Daulat Marulitua; Cahyanti, Sinta
Indonesian Research Journal on Education Vol. 6 No. 1 (2026): Irje 2026
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v6i1.4102

Abstract

Studi ini secara filosofis meneliti konsep Anicca (ketidaktetapan) dalam agama Buddha dan implikasinya untuk memahami dan menavigasi identitas diri di era digital yang cair dan terfragmentasi. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif melalui tinjauan literatur yang ekstensif, analisis berfokus pada teks-teks Buddha primer, khususnya Sutta Piṭaka, untuk menjelaskan makna Anicca sebagai prinsip ontologis yang dinamis dan relasional, diperkaya dengan data sekunder dari karya-karya akademis kontemporer tentang identitas dan filsafat digital. Temuan menunjukkan bahwa Anicca, yang menekankan tidak adanya zat tetap dalam setiap entitas, memberikan kerangka interpretasi yang kuat untuk memahami fluiditas identitas digital bukan sebagai patologi tetapi sebagai aspek penting dari keberadaan. Pemahaman ini dapat mengurangi keterikatan (taṇhā) pada persona online sementara, melawan komodifikasi identitas oleh kapitalisme pengawasan, dan mendukung ketahanan dan kesejahteraan psikologis. Internalisasi prinsip Anicca berpotensi mempromosikan pola pikir yang lebih bijaksana, tidak terikat, dan adaptif, memungkinkan individu untuk terlibat secara lebih sehat dan harmonis dalam ruang digital. Studi ini menjembatani filsafat kuno dengan tantangan kontemporer dalam pembentukan identitas di era digital.
PERGESERAN RASA HORMAT ANAK TERHADAP ORANG TUA DI KOTA SURABAYA Wijono, Tonny; Wijaya, Sukanda; Anthonius, Ferdy; Karniawan, Maja Putera; Tambunan, Daulat Marulitua
Jurnal Teologi Rahmat Vol. 11 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Rahmat Emmanuel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rasa hormat anak kepada orang tua merupakan nilai luhur yang diwariskan turun-temurun dalam budaya Indonesia. Namun, perubahan sosial, globalisasi, dan perkembangan teknologi digital di kota besar seperti Surabaya telah mengubah pola komunikasi keluarga dan cara generasi muda memaknai otoritas. Penelitian ini bertujuan menelaah faktor penyebab, bentuk pergeseran, serta dampak menurunnya rasa hormat anak kepada orang tua. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik observasi, wawancara, dan studi literatur. Hasil kajian menunjukkan bahwa dominasi media sosial, pola asuh permisif, berkurangnya kedekatan emosional, lingkungan pergaulan, serta melemahnya peran sekolah dan komunitas sebagai penguatan nilai, menjadi faktor penting pergeseran. Dari sisi psikologi perkembangan, teori Erikson, Piaget, dan Watson membantu menjelaskan proses pembentukan sikap hormat melalui identitas, penalaran moral, dan pembiasaan perilaku. Dalam perspektif agama, nilai pengabdian pada orang tua dipahami sebagai wujud cinta kasih; karena itu, pemulihan rasa hormat perlu diarahkan pada kesadaran, empati, dan komunikasi yang sehat. Penelitian ini diharapkan memberi masukan bagi keluarga, pendidik, dan masyarakat untuk menanamkan kembali nilai hormat secara relevan di era digital.
KAJIAN PENDIDIKAN KRISTEN MENGENAI HUKUM KASIH KEPADA ALLAH DAN SESAMA MANUSIA MENURUT MATIUS 22:37-40 BAGI PENGEMBANGAN KARAKTER REMAJA GEREJA MASA KINI Milla, John Virgil Marthen; Halawa, Operahmat; Tambunan, Daulat Marulitua
Jurnal Teologi Rahmat Vol. 11 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Rahmat Emmanuel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran pendidikan Kristen dalam pengembangan karakter remaja gereja saat ini melalui pemahaman terhadap hukum kasih terhadap Allah dan sesama manusia sebagaimana tercantum dalam Kitab Matius 22:37-40. Dengan latar belakang perkembangan zaman yang membutuhkan perspektif baru terhadap nilai-nilai agama, kajian ini mencoba untuk menawarkan pandangan yang relevan dan aplikatif. Metode yang digunakan meliputi analisis teks Alkitab, tinjauan literatur, dan penelitian kualitatif untuk menyelidiki implikasi hukum kasih dalam konteks kehidupan remaja gereja masa kini. Hasilnya menunjukkan bahwa pemahaman yang mendalam terhadap prinsip-prinsip kasih tersebut dapat membentuk karakter remaja yang bertanggung jawab dan beretika. Dengan demikian, kesimpulannya adalah bahwa pendidikan Kristen yang berfokus pada hukum kasih memiliki potensi besar untuk membentuk generasi muda yang menjadi teladan dalam kasih kepada Allah dan sesama manusia.
MENDORONG GENERASI MUDA UNTUK MENJADI AGEN PERDAMAIAN MELALUI PENDIDIKAN, KOLABORASI, DAN AKSI NYATA BERBASIS KEADILAN SOSIAL Then, Hall Kell; Polim, Nathaniel Keith; Hermawan, Agustinus Vincent; Syahputra, Nicholas Aurelius; Surjadi, Darren Abner; Vittorio, Forenzo; Gori, Delson Giovan; Tambunan, Daulat Marulitua; Nadelia, Febrina
Jurnal Teologi Rahmat Vol. 11 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Rahmat Emmanuel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tantangan global seperti ketidakadilan sosial, intoleransi, dan konflik menegaskan kebutuhan mendesak bagi generasi muda untuk menjadi agen perdamaian. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi potensi generasi muda dalam mempromosikan keadilan dan perdamaian melalui pendidikan karakter, nilai-nilai agama, dan program pembelajaran berbasis proyek, seperti Youth for Peace. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif melalui wawancara terhadap peserta muda, penelitian menemukan bahwa kesadaran tentang keadilan dan perdamaian sudah ada, tetapi implementasinya masih terbatas akibat rendahnya keterlibatan sosial, disinformasi, dan pengaruh media digital. Integrasi pendidikan moral, agama, dan literasi digital dapat memperkuat kapasitas generasi muda untuk bertindak secara bertanggung jawab dan kolaboratif dalam mempromosikan perdamaian. Temuan ini menekankan bahwa dengan dukungan program pendidikan dan inisiatif sosial yang terstruktur, generasi muda memiliki potensi besar untuk berkontribusi pada masyarakat yang adil, inklusif, dan harmonis. Penelitian ini memberikan wawasan bagi pembuat kebijakan, pendidik, dan organisasi masyarakat dalam mengembangkan program generasi muda yang menumbuhkan berpikir kritis, kolaborasi, dan tindakan etis.