Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Pentingnya Literasi Pencatatan Keuangan Berbasis Digital pada UMKM Kabupaten Garut Julito, Kiko Armenita; Rahmadan, Yanuar; Pravitasari, Endyastuti; Permatasari, Sheila Silvia
Jurnal Pemberdayaan Nusantara Vol 2, No 2 (2022): Jurnal Pemberdayaan Nusantara
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52447/jpn.v2i2.6572

Abstract

Tujuan pelaksanaan program pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan kemampuan pelaku UMKM di Kab Garut dalam penggunaan aplikasi pembukuan laporan keuangan berbasis digital. Kegiatan dilakukan dengan beberapa tahapan yaitu pertama, melakukan Analisa kebutuhan praktis dan strategis yang berkaitan dengan laporan keuangan. Kedua, merumuskan pola strategi yang berkaitan dengan literasi laporan keuangan berbasis digital. Ketiga, mempraktekan penggunaan aplikasi buku warung untuk pelaku UMKM. Metode yang digunakan adalah metode pelatihan. Hasil diperoleh, terdapat pelaku UMKM yang belum memanfaatkan digital dalam pencatatan keuangan usaha, pelaku UMKM hanya mengandalkan ingatan saja dan beberapa pelaku UMKM masih belum memisahkan keuangan pribadi dengan keuangan usaha sehingga tidak rapi dalam pencatatan keuangan. Kehadiran buku warung untuk pelaku UMKM diharapkan mampu memberikan perubahan bagi pelaku UMKM agar lebih rapi dan teratur dalam pencatatan keuangan usaha.  
Peran G20 dalam Pemulihan Ekonomi Global Pasca Covid-19 Rahmadan, Yanuar; Sabrina, Rorina
Resolusi: Jurnal Sosial Politik Vol 7 No 2 (2024)
Publisher : Department of Political Science - Universitas Sains Al-Qur’an

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/resolusi.v7i2.8195

Abstract

Covid-19 pandemic has caused countries to experience economic downturn, especially countries that are categorized as vulnerable and fragile. The G20, as one of the intergovernmental forums, was encouraged by the International Monetary Fund and World Bank to take part in the economic recovery effort. The Debt Service Suspension Initiative program (DSSI) is taken, aimed at countries that are categorized as vulnerable and fragile. DSSI is aimed to provide debt relief to ease financial burden from the countries during the Covid-19 pandemic. This research uses a qualitative research method, exploring the issue through literature review. Angola, Pakistan and Somalia as the three countries that received the largest debt suspension based on World Bank data are used as the sample. The international regime theory is also used to analyze the role of G20 in providing debt service suspension. The result from the study is that the debt service suspension has positively impact Angola and Somalia. G20, as an international regime has also followed the principles it recognizes since its establishment and has set of rules and procedures related to the debt suspension initiative through the G20 Action Plan. In addition, G20 also acknowledges the existence of global macroeconomic interdependence, hence G20 established DSSI for countries in the vulnerable and fragile categories.
Gender and Its Role in Family Education About Kids Friendly Entertainment Jannah, Dejehave Al; Rahmadan, Yanuar
Jurnal Ilmiah Global Education Vol. 5 No. 1 (2024): JURNAL ILMIAH GLOBAL EDUCATION, Volume 5 Nomor 1, Maret 2024
Publisher : LPPM Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/jige.v5i1.1897

Abstract

The development of information technology is one of the advances of the times that cannot be denied, especially the COVID-19 pandemic has also encouraged the use of information technology among children as a new method of school learning. Supervision and education should be carried out to minimize exposure to negative content that is not age appropriate. This research comes with two main goals. First, find out whether supervision and education regarding children’s entertainment has been carried out, especially in Sunter Agung and Warakas sub-districts. Second, knowing which gender has the dominant role in carrying out that role. Considering that Indonesia's social and cultural conditions have long recognized the division of roles between men and women which originates from the idea of patriarchy. This research uses mixed research methods, qualitative and quantitative methods. The research results show that monitoring of gadget use has been carried out by involving a third side, in this case an age restriction algorithm to replace the role of parents. The gender that plays the dominant role in monitoring gadget use is women or mothers. This is based on two reasons. First, women are considered to spend more time interacting with children, especially those who work as housewives. Meanwhile, fathers don't interact much with their children because they work outside the home. Second, women are considered to have feminine qualities, such as patience and perseverance, which are considered better in educating children.
Penguatan Kapasitas Karang Taruna melalui Program Pengelolaan Bank Sampah untuk Masyarakat yang Berkelanjutan Lina, Herlina Muzanah Zain; Yanuar Rahmadan; Bobby Reza; Nayla Olivia Detyanti; Ijtafarukal Valent Khameini
JCOMENT (Journal of Community Empowerment) Vol. 6 No. 4 (2025): Community Empowerment
Publisher : The Journal Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55314/jcoment.v6i4.1064

Abstract

Permasalahan pengelolaan sampah di wilayah perkotaan memerlukan pendekatan inovatif yang melibatkan peran aktif masyarakat. Program Kemitraan Masyarakat (PKM) berjudul “Penguatan Kapasitas Karang Taruna melalui Program Pengelolaan Bank Sampah untuk Masyarakat yang Berkelanjutan” bertujuan untuk meningkatkan kapasitas kelembagaan Karang Taruna Langgar melalui penerapan teknologi tepat guna dan digitalisasi dalam sistem pengelolaan bank sampah berbasis masyarakat. Mitra dipilih karena memiliki potensi sosial yang kuat, namun menghadapi kendala pada aspek manajerial, pengetahuan kelembagaan, dan pemanfaatan teknologi dalam pengelolaan lingkungan. Kegiatan dilaksanakan melalui lima tahapan utama, yaitu survei lokasi dan identifikasi masalah, sosialisasi pendirian bank sampah, pelatihan digitalisasi pengelolaan, penerapan teknologi penghancur sampah plastik, serta pendampingan dan evaluasi. Metode pelaksanaan bersifat partisipatif, menekankan pada transfer pengetahuan dan penerapan teknologi tepat guna. Hasil pelaksanaan menunjukkan peningkatan signifikan pada kapasitas teknis dan manajerial mitra. Karang Taruna mampu menyusun struktur organisasi dan AD/ART Bank Sampah, mengoperasikan situs web pengelolaan digital melalui https://banksampahlanggar.com, serta mengelola mesin pencacah plastik secara mandiri. Program ini menghasilkan dua bentuk inovasi utama, yakni teknologi hard berupa mesin pencacah plastik dan teknologi soft berupa sistem digital manajemen bank sampah. Dampak kegiatan menunjukkan tingkat kepuasan mitra yang sangat tinggi serta peningkatan efisiensi operasional melalui integrasi sistem digital. Secara keseluruhan, kegiatan PKM ini berhasil memperkuat kapasitas kelembagaan Karang Taruna, meningkatkan kesadaran lingkungan masyarakat, serta menghasilkan model pemberdayaan masyarakat berbasis teknologi yang berkelanjutan dan dapat direplikasi di komunitas lain.
EDUKASI MITIGASI DAN RESILIENSI PEMULIHAN BENCANA BANJIR DALAM MENJAMIN KESIAPSIAGAAN JANGKA PANJANG MASYARAKAT DI JAKARTA UTARA Pangestu, Angella Rosha; Zain, Herlina Muzanah; Rahmadan, Yanuar
PANDAWA : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 4, No 2 (2025): PANDAWA: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : UNIVERSITAS 17 AGUSTUS 1945 JAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52447/pandawa.v4i2.9302

Abstract

Banjir merupakan bencana hidrometeorologi yang paling sering terjadi di wilayah perkotaan Indonesia dan menimbulkan dampak multidimensi. Jakarta Utara sebagai kawasan pesisir memiliki tingkat kerentanan banjir yang tinggi akibat kombinasi banjir rob, curah hujan ekstrem, degradasi lingkungan, dan kepadatan penduduk. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan literasi kebencanaan dan memperkuat kesiapsiagaan jangka panjang melalui edukasi mitigasi dan resiliensi pemulihan banjir berbasis kolaborasi multipihak. Metode yang digunakan adalah webinar edukatif-partisipatif dengan melibatkan pemerintah (Suku Dinas Gulkarmat Jakarta Utara), media (Metro TV), dan komunitas lingkungan (Teens Go Green). Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta mengenai mitigasi banjir, peran media dalam agenda setting kebencanaan, serta pentingnya keterlibatan komunitas dan generasi muda. Kolaborasi lintas sektor terbukti efektif dalam membangun kesadaran kolektif dan mendorong perubahan paradigma dari penanganan reaktif menuju kesiapsiagaan jangka panjang. Kegiatan ini berkontribusi pada penguatan resiliensi sosial masyarakat dan dapat direplikasi sebagai model pengabdian masyarakat berbasis kolaborasi kebencanaan perkotaan
Strategi Diversifikasi Energi Uni Eropa Pasca Krisis Ukraina melalui REPowerEU Rahmadan, Yanuar; Samudra, Faurezi; Ramadhony, Farid
GLOBAL INSIGHT JOURNAL Vol 11, No 1 (2026)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52447/gij.v11i1.9348

Abstract

Eskalasi konflik Rusia-Ukraina pada Februari 2022 telah memicu krisis di Kawasan Eropa, termasuk mengancam keamanan energi negara-negara anggota Uni Eropa yang telah lama bergantung pada pasokan energi dari luar kawasan Eropa. Sebagai respon atas eskalasi konflik tersebut, Uni Eropa mengeluarkan paket kebijakan REPowerEU untuk mengurangi ketergantungan terhadap energi fosil dari Rusia serta untuk memperkuat ketahanan energi kawasan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas strategi diversifikasi energi Uni Eropa melalui paket kebijakan REPowerEU hingga tahun 2025. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif-deskriptif dengan kerangka perspektif neorealisme dan konsep keamanan energi. Hasil analisis menunjukkan bahwa Uni Eropa berhasil mengurangi ketergantungannya pada energi fosil dari Rusia melalui diversifikasi impor energi, terutama liquefied natural gas (LNG) dari Amerika Serikat dan melalui upaya percepatan transisi energi terbarukan. Meskipun demikian, kondisi ini turut menciptakan bentuk ketergantungan dan resiko baru, seperti volatilitas pasar LNG global, peningkatan biaya energi industri, ketergantungan terhadap teknologi energi bersih pada Tiongkok, serta munculnya potensi meningkatnya anggaran melalui paket kebijakan ReArm Europe.
KERJA SAMA INDIA DENGAN UNI EROPA MELALUI KEMITRAAN ENERGI BERSIH DAN IKLIM DALAM MENDORONG TRANSISI ENERGI DI INDIA Marpuah, Marpuah; Rahmadan, Yanuar
Aliansi Vol 5, No 1 (2026): Aliansi : Jurnal Politik, Keamanan Dan Hubungan Internasional
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/aliansi.v5i1.69366

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kerja sama India–Uni Eropa melalui India–EU Clean Energy and Climate Partnership (CECP) dalam mendorong transisi energi di India. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif-analitis. Data diperoleh melalui studi kepustakaan terhadap dokumen resmi pemerintah India dan Uni Eropa, laporan organisasi internasional, serta artikel jurnal ilmiah yang relevan. Analisis data dilakukan dengan mengelompokkan dan menafsirkan informasi untuk memahami bentuk implementasi serta kontribusi CECP terhadap kebijakan energi bersih di India. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi CECP dijalankan melalui empat mekanisme utama, yaitu dialog kebijakan, dukungan teknis, transfer pengetahuan, dan penguatan kapasitas institusional. Kerja sama ini berkontribusi pada peningkatan kapasitas kebijakan dan tata kelola energi bersih di India, khususnya dalam bidang efisiensi energi dan pengembangan energi terbarukan. Meskipun belum berdampak langsung pada perubahan bauran energi secara signifikan, CECP berperan sebagai instrumen fasilitatif yang mendukung transisi energi India secara bertahap dan berkelanjutan. This study aims to analyze the implementation of cooperation between India and the European Union through the India–EU Clean Energy and Climate Partnership (CECP) in promoting India’s energy transition. This research employs a qualitative approach with a descriptive-analytical design. Data were collected through a literature review of official documents from the Indian government and the European Union, reports from international organizations, and relevant academic journal articles. Data analysis was conducted by categorizing and interpreting information to examine the forms of implementation and the contribution of CECP to India’s clean energy policies. The findings indicate that CECP is implemented through four main mechanisms: policy dialogue, technical assistance, knowledge transfer, and institutional capacity building. This partnership contributes to strengthening policy capacity and clean energy governance in India, particularly in energy efficiency and renewable energy development. Although it has not yet significantly altered India’s energy mix, CECP functions as a facilitative instrument that supports a gradual and sustainable energy transition.