Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

The Relationship between Nutritional Status and Fundamental Movement Skills of Elementary School Students Rifky Ihsan Purnama; Lukmannul Haqim Lubay; Wulandari Putri
Jurnal Pendidikan Jasmani (JPJ) Vol 4 No 2 (2023): Jurnal Pendidikan Jasmani (JPJ)
Publisher : Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jpj.v4i2.1375

Abstract

The nutritional status and fundamental movement skills are one of things that are quite important for the growth and development of children. The nutritional status of children can affect a person's movement skills and fundamental basic movements can be related to daily activities. This research was conducted to know the relationship between nutritional status and fundamental movements in elementary schools. This type of research is a correlational study with a non-experimental research design. Participants included were grade IV students with an age range of 10-11 years of 100 people. The instruments used were BMI measurements and the TGMD-2 test. Data analysis techniques using formulas in the SPSS with spearman correlation. The results showed that the sig value of BMI and basic movement was 0.799 > 0.05 with a correlation coefficient value of 0.26. From these results, it can be concluded that there is no significant relationship between nutritional status and fundamental movement skills in elementary schools.
Development of Student Confidence Through Traditional Game Activities Ziftahni Rachma Sukarna; Didin Budiman; Wulandari Putri
Jurnal Pendidikan Jasmani (JPJ) Vol 4 No 2 (2023): Jurnal Pendidikan Jasmani (JPJ)
Publisher : Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jpj.v4i2.1407

Abstract

Self-confidence is one's belief in one's ability to do something or show a certain appearance. This study used traditional games as a treatment to see the development of self-confidence in students. The traditional games used in this study include several games, namely crank, engrang, and sack race. The research design used is classroom action research. This research uses a type of quantitative descriptive approach. The instruments used in this study were used by the researchers themselves as the main instruments in the research by using tools in the field in the form of observation and documentation. This study involved students at one of the Public Elementary Schools in Bandung City, with a total sample of 36 students who were Grade V students. The results of this study showed that there was an increase in each cycle, cycle 1 action 1 getting an average score (67.38), cycle 1 action 2 getting an average value (71.05), cycle 2 action 1 getting an average value (76.72) and cycle 2 action 2 get an average value (78.85). The conclusion of the study shows that there is a development of students' self-confidence through traditional game activities, so that there is a change in the attitude of students in participating in the learning process.
Survei Sarana Dan Prasarana Penunjang Kegiatan Belajar Mengajar SLB B Negeri Cicendo Bandung Agustina, Andini; Lukmannul Haqim Lubay; Eva Sri Gumilang; Dian Budiana; Wulandari Putri
Jumper: Jurnal Mahasiswa Pendidikan Olahraga Vol 4 No 2 (2024): Jumper: Jurnal Mahasiswa Pendidikan Olahraga
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jumper.v4i2.1831

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah SLB B Negeri Cicendo memiliki fasilitas olahraga yang cukup untuk program olahraga dan kesehatan. Penelitian yang dilakukan pada kesempatan ini, yakni penelitian dengan jenis kualitatif menggunakan metode survei untuk mencari tahu informasi dan populasi penelitian yang digunakan pada penelitian kali ini, yakni SLB B Negeri Cicendo. Metode untuk melakukan pengumpulan data penelitian yang digunakan meliputi tiga komponen utama, yakni wawancara, observasi, dan dokumentasi. Kemudian, analisis deskriptif persentase digunakan sebagai metode analisis. Hasil studi di Sekolah Luar Biasa Negeri Cicendo menunjukkan ketersediaan fasilitas sebesar 60%.
Analisis Kuantitatif Faktor-Faktor Kohesi Dalam Tim Olahraga Anak-Anak: Implikasi Praktis Dalam Pendidikan Olahraga Permana, Dani; Didin Budiman; Anira; Wulandari Putri
JURNAL PENJAKORA Vol. 11 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : Fakultas Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jurnalpenjakora.v11i1.74212

Abstract

Tujuan Penelitian ini adalah  untuk menganalisis faktor-faktor kohesi dalam tim olahraga yaitu dengan mengukur dua aspek perbandingan (sosial item, task item atau tugas individual) dalam olahraga dan mengetahui perbedaan tingkat partisipasi olahraga antara siswa yang berada di wilayah perkotaan dengan pedesaan. Metode penelitian yang dilakukan menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan studi analitik cross sectional. Populasi yang digunakan sebanyak 80 siswa usia (9-12 tahun) dengan keahlian olahraga dibidang tertentu dan bertempat tinggal di wilayah kota maupun desa. Hasil menunjukkan bahwa (1) hasil rata-rata keseluruhan siswa kota dengan desa sebesar 82,7% di indikator sangat baik; (2) hasil rata-rata siswa kota sebesar 82,64% dan rata-rata siswa desa sebesar 80,06%. Hal ini menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan yang signifikan antara siswa kota dengan desa, keduanya berada pada indikator sangat baik.
MEDIA PEMBELAJARAN GAME EDUCAPLAY DALAM MENINGKATKAN PEMAHAMAN MATERI IPS DI SEKOLAH DASAR Wulandari Putri; Salsabila Rahmah; Indah Sapira Zahra; Oman Farhurohman
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 11 (2025): November 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan bagaimana guru dan siswa merasakan penggunaan media pembelajaran berbasis permainan Educaplay dalam mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) di sekolah dasar, sekaligus menelaah berbagai tantangan yang muncul selama proses belajar. Metode yang dipakai adalah studi literatur dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan melalui kajian terhadap beragam sumber ilmiah yang relevan, seperti jurnal, artikel penelitian, dan laporan hasil studi sebelumnya. Temuan penelitian menunjukkan bahwa Educaplay mampu membantu siswa memahami konsep IPS dengan lebih baik, mendorong keterlibatan aktif, serta menciptakan suasana belajar yang menyenangkan sekaligus kompetitif. Berbagai fitur interaktif, seperti kuis, teka-teki silang, dan permainan mencocokkan, terbukti efektif dalam meningkatkan motivasi belajar dan keterampilan bekerja sama. Meski terdapat kendala, misalnya keterbatasan perangkat maupun rendahnya literasi digital, hambatan tersebut dapat diatasi melalui penyediaan sarana pendukung dan pelatihan teknis. Secara keseluruhan, Educaplay dinilai sebagai media pembelajaran yang inovatif, fleksibel, dan relevan untuk mendukung pembelajaran IPS yang lebih bermakna di era digital.