Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Electric Motor Speed Control on Trimaran Ships Based on Sliding Mode Control Ni Kadek Sri Prameswari; Edi Kurniawan; Diyah Purwitasari
RING ME Vol 5 No 2 (2025): RING Mechanical Engineering
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/rme.v5i2.24236

Abstract

Ships are a means of transportation used in maritime transport activities, yet maintaining propulsion stability and efficiency remains a critical challenge, especially for multi hull vessels such as trimarans operating under dynamic sea conditions. Conventional controllers such as PID and field oriented control (FOC) often struggle to adapt to fluctuating loads and external disturbances. This study addresses that gap by applying Sliding Mode Control (SMC) for brushless DC (BLDC) motor speed regulation on a trimaran prototype. The system employs an STM32 microcontroller integrated with voltage, current, and RPM sensors to provide real time monitoring and robust control. Both static and dynamic tests were conducted at various speed setpoints with artificial wave disturbances. The results indicate that the SMC based system effectively reduced RPM deviation from ±550 RPM in uncontrolled systems to as low as ±3–15 RPM, while current and voltage consumption remained stable within 5%. Furthermore, propulsion efficiency improved by approximately 17% compared to conventional PID control. The most stable performance was achieved at the 8000 RPM setpoint, where current consumption reached 3.9–4.1 A, lower than the 4.7 A observed in uncontrolled operation. However, system performance declined at 10,000 RPM due to nonlinear load effects. These findings demonstrate that SMC provides a robust, adaptive, and energy efficient solution for BLDC motor control in trimaran propulsion, offering significant advantages over traditional methods and serving as a foundation for further optimization in high speed applications.
Hubungan Antara Penerapan Personal Protective Equipment (PPE) Sesuai Prosedur dengan Keselamatan Kerja pada Engine Room: (Studi Kasus: KM Dorolonda ) Indah Cahyaning Surya; Dirhamsyah; Diyah Purwitasari; Agus Prawoto; Shofa Dai Robbi
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v5i1.1652

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan Personal Protective Equipment (PPE) terhadap keselamatan kerja di engine room di KM Dorolonda. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif kuantitatif. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada awak kapal yang bekerja di engine room. Variabel independen dalam penelitian ini adalah penerapan PPE, sedangkan variabel dependen adalah keselamatan kerja. Analisis data dilakukan menggunakan analisis statistik deskriptif dan inferensial untuk mengetahui hubungan dan pengaruh antarvariabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan PPE berpengaruh positif dan signifikan terhadap  keselamatan kerja. Temuan ini mendukung Loss Causation Model Heinrich (1931) yang menyatakan bahwa kecelakaan kerja terjadi akibat rangkaian faktor penyebab, termasuk kondisi kerja yang tidak aman, perilaku kerja berisiko, serta faktor lingkungan. Dalam kerangka Hierarchy of Controls, PPE berperan sebagai pengendalian terakhir yang efektif dalam meminimalkan risiko kerja yang tidak sepenuhnya dapat dihilangkan melalui pengendalian teknis dan administratif. Selain itu, hasil penelitian juga menguatkan konsep Safety Culture, di mana disiplin dan sikap pekerja dalam penggunaan PPE mencerminkan budaya keselamatan kerja yang berkontribusi terhadap penurunan risiko kecelakaan. Faktor aspek manusia dan lingkungan serta aspek anggaran terbukti mendukung efektivitas penerapan PPE dan peningkatan keselamatan kerja. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa semakin tinggi penerapan PPE sesuai prosedur, semakin tinggi pula keselamatan kerja yang dicapai di engine room kapal.