Pembelajaran merupakan satu kegiatan yang didesain secara sistematis agar tercipta kondisi belajar. Terdapat berbagai macam desain yang bisa diterapkan ke dalam pembelajaran satunya adalah pembelajaran konseptual-induktif dengan metode percobaan sederhana. Pembelajaran konseptual-induktif merupakan pembelajaran mengikuti paradigma konstruktif sehingga dianggap mampu membelajarkan pemahaman konsep dengan baik. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi proses dan hasil penerapan pembelajaran konseptual–induktif dengan metode percobaan sederhana pada mata kuliah Zat dan Energi. Penelitian dilakukan dengan menggunakan desain one-shot post-test dan melibatkan tiga kelas (ICP, Reguler A, Reguler B) untuk menelaah pola capaian dan konsistensi hasil belajar mahasiswa. Analisis deskriptif dan eksploratori menunjukkan bahwa distribusi nilai bersifat miring negatif, dengan mayoritas mahasiswa memperoleh nilai pada kategori menengah–tinggi. Tingkat ketuntasan mencapai 83,8% sehingga mengindikasikan bahwa pembelajaran ini efektif secara instruksional dalam mendukung pemahaman konsep. Namun, analisis antar kelas memperlihatkan perbedaan konsistensi di mana kelas ICP menunjukkan konsistensi tertinggi dengan sebaran nilai yang homogen, kelas Reguler A berada pada kategori sedang, dan kelas Reguler B memiliki heterogenitas terbesar. Variasi ini menunjukkan bahwa efektivitas pembelajaran konseptual–induktif dipengaruhi oleh kemampuan awal, kesiapan kognitif, dan kualitas scaffolding selama proses analisis dan generalisasi. Secara keseluruhan, pembelajaran konseptual–induktif dengan percobaan sederhana memberikan dampak positif pada pemahaman konseptual mahasiswa tetapi memerlukan diferensiasi dukungan pembelajaran pada kelas dengan heterogenitas tinggi.