Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Tinjauan Aspek Ergonomi Lingkungan dan Keamanan Kerja pada Ruang Rekam Medis RS Tiara Bekasi Hari Dwi Cahya; Muhammad Fuad Iqbal; Bangga Agung Satrya; Noor Yulia
Antigen : Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Ilmu Gizi Vol. 3 No. 1 (2025): Antigen: Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Ilmu Gizi
Publisher : LPPM STIKES KESETIAKAWANAN SOSIAL INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57213/antigen.v3i1.545

Abstract

The application of good environmental ergonomics and occupational safety can help reduce the number of workplace accidents, improve employee welfare, and increase efficiency and productivity in the workplace. Therefore, research on Environmental Ergonomics and Occupational Safety is needed. To understand the contribution to scientific knowledge in the field of environmental ergonomics in medical record rooms, this study uses a qualitative descriptive research type to systematically describe Environmental Ergonomics and Occupational Safety. Observations in the medical record room at Tiara Hospital in Bekasi related to lighting in the medical record unit room found that the lighting in the medical record unit room was sufficient to assist staff in performing their duties. However, the lighting in the medical record document storage room (filing) is still uneven, and the medical record room door that cannot be locked poses a high risk to document security. Although there is a staff member on duty 24 hours a day, unauthorized individuals can still enter when the staff is inattentive. This can lead to unauthorized access to sensitive medical record documents, the risk of document theft or damage, and potential breaches of patient privacy. Suggestions include improving the lighting in the patient registration area to meet the recommended minimum standards and enhancing the security system, including ensuring that the medical record room door can be properly locked and considering the use of additional security technologies such as CCTV and access control systems.
Analisis Manajemen Penyelesaian Pending Klaim Kasus Fragmentasi di RSUD Budhi Asih Putri, Rula Afrilia Padila; Iqbal, Muhammad Fuad
Surya Medika: Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan dan Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 20 No. 3 (2025)
Publisher : STIKes Surya Global Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32504/sm.v20i3.1219

Abstract

Latar Belakang: Fragmentasi merupakan kondisi ketika pasien melakukan kunjungan rawat jalan berulang dengan diagnosis serupa dalam waktu kurang dari tujuh hari. Kasus ini sering menimbulkan masalah administratif karena sistem klaim BPJS Kesehatan menganggapnya sebagai satu episode pelayanan, sehingga berpotensi menimbulkan klaim pending. Akumulasi klaim pending ini berdampak pada keterlambatan pembayaran dan dapat meningkatkan beban keuangan rumah sakit. Metode : Penelitian ini menggunakan pendekatan mixed methods dengan desain explanatory sequential. Data kuantitatif diambil dari klaim pending rawat jalan periode Mei–Juli 2023 di RSUD Budhi Asih, sedangkan data kualitatif diperoleh melalui wawancara dengan petugas pendaftaran, koder, dan kepala rekam medis. Analisis dilakukan secara deskriptif serta diidentifikasi menggunakan pendekatan 5M (Man, Method, Machine, Money, dan Material). Hasil : Ditemukan 31 kasus fragmentasi dari total 444 klaim pending rawat jalan dengan pola fluktuatif, dan puncak tertinggi pada Juni 2023 sebesar 11,1%. Faktor penyebab utama meliputi kurangnya pelatihan petugas, belum adanya SOP khusus, keterbatasan fitur SIMRS, keterlambatan pendanaan tahunan, serta ketidakpatuhan pasien terhadap jadwal kontrol. Kondisi ini menyebabkan keterlambatan pembayaran klaim dan meningkatkan beban finansial rumah sakit.  Kesimpulan : Penyelesaian klaim pending dilakukan melalui peningkatan kompetensi SDM, perbaikan sistem informasi, serta penyusunan SOP dan koordinasi lintas unit. Dukungan pendanaan dan sistem digital yang berkelanjutan diperlukan agar RSUD Budhi Asih dapat menekan jumlah klaim pending dan meningkatkan efisiensi administrasi.
Evaluasi Efektivitas Tempat Tidur Tahun 2019-2024 Di Rumah Sakit Pelabuhan Jakarta Salsabella, Pradita; Iqbal, Muhammad Fuad; Fannya, Puteri; Dewi, Deasy Rosmala
J-REMI : Jurnal Rekam Medik dan Informasi Kesehatan Vol 6 No 4 (2025): September
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/j-remi.v6i4.6154

Abstract

The effectiveness of bed utilization is a key indicator of inpatient service quality. Fluctuations in the number of beds at Pelabuhan Hospital Jakarta from 2019 to 2024 have affected the Bed Occupancy Rate (BOR), which remains below the ideal standard. This study aims to evaluate bed utilization effectiveness during that period using a descriptive quantitative method based on inpatient census data. Results showed that the number of beds in each ward fluctuated, with an average BOR ranging from 37% to 74%. The Turnover Interval (TOI) and Average Length of Stay (AvLOS) were generally within the ideal range, while the Bed Turnover (BTO) tended to be high. Changes in bed numbers had varying effects on BOR: an average increase of 3.8 beds raised BOR by 22.8%, while an increase of 5 beds reduced it by 8.4%. Conversely, reducing 2.6 beds increased BOR by 7.2%, while reducing 2 beds decreased it by 19.3%. Bed procurement was carried out through an official memorandum from the nursing unit to the director based on service trends and needs. Therefore, bed planning should use predictive methods and historical data analysis over a minimum of three to five years.
Desain Tracer Berbasis Elektronik di Bagian Filing RSUD Bakti Pajajaran Hambali, Naira Fazilanisa; Satrya, Bangga Agung; Putra, Daniel Happy; Iqbal, Muhammad Fuad
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.3341

Abstract

Tracer merupakan sistem pelacakan dan pencatatan pergerakan berkas rekam medis pasien selama masa rawat inap untuk memastikan dokumen dapat ditemukan dengan cepat dan akurat. Di RSUD Bakti Pajajaran, tracer awalnya dilakukan secara manual menggunakan dokumen fisik, yang sering menimbulkan kesalahan pencatatan, keterlambatan pelacakan, dan rendahnya efisiensi kerja. Untuk mengatasi hal tersebut, rumah sakit mulai mengimplementasikan tracer elektronik berbasis spreadsheet. Namun, karena desain sistemnya belum terstruktur, muncul berbagai kendala dalam pengelolaan dan integrasi data. Penelitian ini bertujuan menyempurnakan tracer elektronik agar lebih fungsional, efisien, serta selaras dengan alur kerja petugas filing. Penelitian dilaksanakan oleh mahasiswa Program Studi DIII Rekam Medis dan Informasi Kesehatan Universitas Esa Unggul dengan melibatkan petugas filing, kepala rekam medis, dan petugas IT RSUD Bakti Pajajaran selama Desember 2024 hingga Juli 2025. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan System Development Life Cycle (SDLC) model prototyping, yang mencakup tahapan analisis kebutuhan, perancangan prototipe, serta evaluasi pengguna. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tracer elektronik yang dikembangkan telah dilengkapi fitur pencatatan peminjaman dan pengembalian rekam medis dengan validasi data dan dropdown status, serta dashboard visual untuk memantau status dokumen secara real-time. Berdasarkan hasil evaluasi, sistem baru ini mampu meningkatkan akurasi pencatatan, mempercepat proses pencarian dokumen, dan secara signifikan mendukung transformasi digital dalam pengelolaan rekam medis di RSUD Bakti Pajajaran.
REVIEW OF OCCUPATIONAL HEALTH AND SAFETY (OHS) IMPLEMENTATION IN THE FILING ROOM OF BALARAJA REGIONAL HOSPITAL Junata, Ilfan; Rumana, Nanda Aula; Indawati, Laela; Iqbal, Muhammad Fuad
Abdi Dosen : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. 9 No. 4 (2025): DESEMBER
Publisher : LPPM Univ. Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/abdidos.v9i4.3083

Abstract

Occupational Safety and Health (OSH) plays a pivotal role in ensuring a safe, healthy, and productive workplace even in areas like hospital archives. The archives room at Balaraja Regional General Hospital stores vital medical records and is exposed to physical, chemical, biological, and ergonomic hazards. This study explores how OSH is implemented in this environment, focusing on five key indicators: hazard recognition and risk control, ergonomic practices, routine health checks, management of facilities and infrastructure, and emergency preparedness. Using a qualitative descriptive approach with a case study method, data were gathered through observations and interviews with the hospital’s OSH team leader and six archive officers. Findings show that many safety measures are well applied, including regular cleaning to control dust, OSH training sessions, use of personal protective equipment, and annual health checks in line with regulations. However, gaps remain, such as inadequate lighting, non-ergonomic chairs, and absence of a first aid kit. In conclusion, while OSH implementation meets several standards, improvements in hazard management, facilities, and ergonomics are necessary to create a safer, more comfortable workspace that supports archivists’ efficiency and well-being.