Subekti, Subekti
Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Published : 12 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Civil Engineering For Community Development

Pemanfaatan cagar budaya Masjid Jami Kalipasir melalui fasilitasi pemajuan kebudayaan dan praktik spasial Syahid, Mushab Abdu Asy; Maddeppungeng, Andi; Subekti, Subekti
Civil Engineering for Community Development (CECD) Vol 2, No 2 (2023): EDISI OKTOBER 2023
Publisher : Department of Civil Engineering Faculty of Engineering, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/cecd.v2i2.22585

Abstract

Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat di Kampung Kalipasir, Kota Lama Tangerang, Provinsi Banten, ialah memfasilitasi pemajuan kebudayaan bagi komunitas setempat dalam mengelola potensi aset pusaka warisan budaya benda dan tak benda, serta mengaktivasi situs bersejarah Masjid Jami Kalipasir yang selama ini masih pasif akibat kurangnya minat, pengetahuan, dan keterampilan teknis warga kampung. Selain itu, diharapkan juga adanya peningkatan pendampingan dan pelibatan masyarakat serta jejaring stakeholder lintas sektor dalam pelestarian kota dan pengembangan destinasi wisata sejarah di Kota Tangerang. Metode pelaksanaan program ini menggunakan prinsip dan konsep praktik spasial (spatial practice) dalam merekayasa aspek fisik dan sosial Kampung Kalipasir, melalui tiga rangkaian aktivitas utama, yaitu diseminasi pengetahuan sejarah dan pusaka Kampung Kalipasir, heritage trail dan tradisi performatif di sekitar situs berupa konstruksi replika perahu dan arakan perahu, serta aktivitas kuratorial dan pameran arsip warga. Kegiatan ini memiliki tema “Festival Sejarah, Budaya, dan Pusaka”, diharapkan menjadi preseden bagi kolaborasi aktif antara komunitas, akademisi, birokrat, hingga media untuk mendukung upaya revitalisasi dan pemanfaatan Cagar Budaya dan Warisan Budaya Tak Benda di Kampung Kalipasir. Kegiatan ini menunjukkan bahwa berpikir merancang (design thinking) berkolaborasi dengan ilmu teknik mampu berkontribusi dalam menyukseskan program pengabdian masyarakat berbasis sosial-budaya dan humaniora di situs bersejarah. The aim of community service activities in Kalipasir Village, Kota Lama Tangerang, Banten Province, is to facilitate cultural advancement for the local community in managing potential tangible and intangible cultural heritage assets, as well as activating the historic Kalipasir Jami Mosque site, which has so far remained passive due to lack of interest. , knowledge, and technical skills of village residents. Apart from that, it is also hoped that there will be increased assistance and involvement of the community as well as cross-sector stakeholder networks in city preservation and development of historical tourist destinations in Tangerang City. The method of implementing this program uses the principles and concepts of spatial practice in engineering the physical and social aspects of Kalipasir Village through three main series of activities, namely the dissemination of historical knowledge and heritage of Kalipasir Village, heritage trails and performative traditions around the site in the form of boat replica construction, and boat parades, curatorial activities and exhibitions of citizen archives. This activity has the theme "Festival of History, Culture, and Heritage." it is hoped that it will become a precedent for active collaboration between the community, academics, bureaucrats, and the media to support efforts to revitalize and utilize Cultural Heritage and Intangible Cultural Heritage in Kalipasir Village. This activity shows that design thinking in collaboration with engineering can contribute to the success of social-cultural and humanities-based community service programs at historical sites.
Rekomendasi Teknis Pemugaran Struktur dan Situs Heritage Makam Kapiten Cina Oey Kiat Tjin, Kota Tangerang Syahid, Mushab Abdu Asy; Subekti, Subekti; Darwis, Zulmahdi; Priyambodho, Bambang Adhi; Ujianto, Rifky; Baehaki, Baehaki
Civil Engineering for Community Development (CECD) Vol 3, No 1 (2024): Edisi April 2024
Publisher : Department of Civil Engineering Faculty of Engineering, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/cecd.v1i2.25033

Abstract

Pelindungan dan pengembangan struktur dan situs warisan budaya (heritage)  di Indonesia untuk kepentingan agama, pendidikan, dan pariwisata membutuhkan perhatian teknis demi mempertahankan keberlanjutan dan keberdirian wujud fisiknya. Artikel ini menjelaskan implementasi kepakaran disiplin ilmu rekayasa struktur-konstruksi dan arsitektur melalui pembantuan konsultasi praktik preservasi dan konservasi objek Cagar Budaya di Makam Kapiten Cina Oey Kiat Tjin di Kota Tangerang, Provinsi Banten. Kegiatan ini menghasilkan rekomendasi konseptual dan teknis sebagai landasan ilmiah sebelum pemugaran, meliputi penataan area makam, restorasi bangunan makam, dan rehabilitasi nisan. Metode observasi dan kunjungan lapangan melibatkan ekskavasi, dokumentasi, dan diskusi selaku narasumber kegiatan yang diselenggarakan Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah VIII Kemendikbudristek. Program ini akan bermanfaat untuk pemerintah daerah dan masyarakat umum selaku agen pelestari warisan budaya komunitas Cina Benteng di Kota Tangerang.
Analisis Kelayakan Teknis Infrastruktur Cagar Budaya Nasional Bendung Lama Pamarayan di Serang-Banten Syahid, Mushab Abdu Asy; Subekti, Subekti; Bethary, Rindu Twidi; Budiman, Arief; Purnaditya, Ngakan Putu; Priyambodho, Bambang Adhi; Pradana, Muhammad Fakhruriza; Intari, Dwi Esti; Asyiah, Siti
Civil Engineering for Community Development (CECD) Vol 3, No 2 (2024): Edisi Oktober 2024
Publisher : Department of Civil Engineering Faculty of Engineering, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/cecd.v3i2.29280

Abstract

Artikel ini merefleksikan dinamika pelestarian infrastruktur bersejarah Bendung Lama Pamarayan yang tengah dalam proses pemeringkatan Struktur Cagar Budaya nasional. Analisis kelayakan teknis dalam kajian delienasi secara khusus bertujuan mengidentifikasi objek infrastruktur Cagar Budaya untuk persiapan pekerjaan pemugaran. Implementasi konsep studi kelayakan (feasibility study) dalam manajemen rekayasa konstruksi dan tinjauan terhadap elemen-elemen atribut fisik Bendung Lama Pamarayan yang melibatkan unsur akademisi dan pakar dalam membantu aspek teknisnya. Rangkaian kegiatan pengabdian masyarakat ini mencakup observasi via kunjungan lapangan, studi arsip sejarah, serta identifikasi dan analisis kondisi eksisting objek. Diseminasi hasil kajian dilakukan melalui diskusi kelompok terpumpun yang melibatkan pemangku kepentingan di tingkat birokrasi, pelestari, akademisi, dan masyarakat Desa Pamarayan dan Desa Penyabrangan untuk memastikan pendekatan partisipatoris dalam revitalisasi pusaka Bendung Lama Pamarayan di masa depan.