Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Analysis of the influence of food types on human intelligence by correlation method Nurhayati, Ai; Purnawan, Benny; Jatnika, Rohman Agus; Widiastuti, Meina; Mardaweni, Riri
Sainteks: Jurnal Sain dan Teknik Vol 7 No 01 (2025): Maret
Publisher : Universitas Insan Cendekia Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37577/sainteks.v7i01.865

Abstract

Every human being certainly needs nutritious food intake to support physical and mental strength in order to do all his daily activities. There are some human activities that require strong thinking power. Strong thinking skills can be obtained from adequate nutritional intake. The problem is that people do not know the great influence of food types on human intelligence. Therefore there needs to be research that calculates the magnitude of the influence of food types on intelligence. This research is important to do so that consumers can be good at choosing types of food that can increase human intelligence. The purpose of this study is to measure the magnitude of the influence of food types on the level of human intelligence. This research method uses the correlation analysis method. The results of this study indicate that protein food represented by fish has a positive influence on the level of human intelligence. The correlation value obtained from the calculation results is 0.796. The correlation value between 0.7 - 0.9 is included in the category of high linear relations. Therefore, there is a strong relationship between the number of fish consumed to intelligence. Fish is a type of food that contains albumin which is very important for the human intelligence system. Thus it can be concluded that the type of fish food has a strong influence on the level of human intelligence.
KATEGORI BEBAN KERJA FISIK PENGATUR KENDARAAN RODA 2 BERDASARKAN METODE CVL Aprianto, Teguh; Mardaweni, Riri
SISTEMIK (Jurnal Nasional Ilmu Teknik) Vol 12 No 1 (2024): SISTEMIK : Jurnal Ilmiah Nasional Bidang Ilmu Teknik
Publisher : Universitas Teknologi Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53580/sistemik.v12i1.106

Abstract

Area parkir pada Lembaga XYZ dapat menampung 300-600 kendaraan roda 2 per hari. Terkadang ada pemarkir kendaraan roda 2 kurang disiplin dalam penempatan kendaraan roda 2 sehingga membuat area parkir tidak nyaman. Penempatan kendaraan yang tidak beraturan menjadi penyebab area parkir terasa sempit. Ini menjadi tugas pokok petugas pengatur kendaraan untuk merapikan kendaraan roda 2 tersebut. Penelitian ini akan meneliti mengenai beban kerja fisik petugas pengatur kendaraan pada Lembaga XYZ. Penelitian pendahuluan dilakukan wawancara kepada petugas pengatur kendaraan roda 2 untuk mengetahui apa yang dialami. Selanjutnya dilakukan penyebaran kuesioner Nordic Body Map (NBM) untuk mengetahui keluhan kesakitan yang dirasakan oleh petugas pengatur kendaraan roda 2. Kemudian dilakukan penelitian beban kerja fisik untuk menentukan seberapa besar % Cardiovascular Load (%CVL), dan kategori beban kerja. Hasil penelitian pada petugas pengatur kendaraan roda 2 diperoleh kesimpulan bahwa petugas pengatur kendaraan roda 2 dalam aktivitas pengaturannya yang melibatkan gerakan repetisi yaitu dalam penyusunan kendaraan, dan mengarahkan kendaraan ke tempat yang telah disusun maka aktivitas ini dapat menyebabkan kelelahan otot.. Denyut nadi maksimal petugas pengatur kendaraan roda 2 dari 175 denyut / menit sampai dengan 192 denyut / menit. % CVL pada rentang 45,87 sampai dengan 60,91%. Dari 10 orang petugas pengatur kendaraan roda 2, 9 orang diantaranya berada pada klasifikasi tingkat 2 (indeks 30% – 60%), yang menunjukkan terjadinya kelelahan pada operator tersebut, yang artinya perlu dilakukan perbaikan namun tidak mendesak. Persentase CVL tertinggi 60,91% terdapat pada operator 3 yang berumur 44 tahun, 60,91% artinya kerja dalam waktu singkat.
Peningkatan Kapabilitas Peserta Didik Vokasi Melalui Teaching factory: Inisiasi Inkubator Bisnis Produk Unggulan Siswa SMK Ismawati, Iis; Mardaweni, Riri; Albany, Sophia Fadhila; Irmawanti, Irmawanti; Aryanti, Lisa Ayu; Debora, Fransisca; Ramadhanti, Lifia Citra; Kusumastuti, Diah
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i3.20995

Abstract

Background: Teaching factory (TeFa) di SMK MedikaCom Bandung telah berhasil mengembangkan berbagai produk unggulan, namun menghadapi kendala serius dalam aspek pemasaran dan standardisasi produk yang menghambat potensi komersialisasi. Keterbatasan ini meliputi belum adanya Standar Operasional Prosedur (SOP) produksi, lemahnya identitas merek, dan minimnya pemanfaatan pemasaran digital. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapabilitas siswa melalui serangkaian pelatihan yang komprehensif guna menginisiasi pembentukan inkubator bisnis. Metode: Metode pelaksanaan yang digunakan meliputi pendekatan partisipatif melalui sosialisasi, pelatihan, dan pendampingan intensif yang mencakup empat pilar utama: (1) penyusunan SOP dan alur proses produksi; (2) desain kemasan dan branding menggunakan Canva; (3) pembuatan konten promosi; serta (4) pengelolaan platform penjualan di marketplace. Hasil: Hasil kegiatan ini berhasil menghasilkan purwarupa desain produk, draf SOP, serta akun penjualan yang siap diaktifkan. Selain itu, kegiatan ini secara keseluruhan, 80% peserta sangat setuju dan 33,33% setuju, bahwa pelatihan ini memberikan manfaat besar bagi mereka dalam pengembangan kegiatan TeFa selanjutnya. Kesimpulan: Kegiatan ini berhasil menjawab persoalan prioritas yang dihadapi sekolah. Sebagai tindak lanjut, terbentuk inisiasi unit inkubator bisnis yang dikelola siswa untuk memastikan keberlanjutan program secara mandiri.
BEBAN KERJA MENTAL MAHASISWA TEKNIK INDUSTRI DALAM PENYELESAIAN SKRIPSI PADA KAMPUS X MENGGUNAKAN RSME Aprianto, Teguh; Mardaweni, Riri; Dewi, Rimba Krisnha Sukma; Rismayadi, Danny Aidil; Sugiatna, Angling; Fatah, Abdul
SISTEMIK (Jurnal Nasional Ilmu Teknik) Vol 13 No 2 (2025): SISTEMIK : Jurnal Ilmiah Nasional Bidang Ilmu Teknik
Publisher : Universitas Teknologi Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53580/sistemik.v13i2.158

Abstract

Latar belakang penelitian ini berangkat dari fenomena bahwa mayoritas mahasiswa mengalami tekanan mental, seperti rasa gugup, kurang percaya diri, kecemasan, serta kelelahan fisik dan psikis, yang berdampak pada menurunnya konsentrasi dan produktivitas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis beban kerja mental yang dialami mahasiswa Teknik Industri dalam proses penyelesaian skripsi dengan menggunakan metode Rating Scale Mental Effort (RSME). Metode RSME dipilih karena mampu memberikan gambaran subjektif mengenai tingkat usaha mental melalui enam indikator utama, yaitu beban kerja, kesulitan kerja, performansi kerja, usaha mental, kegelisahan kerja, dan kelelahan kerja. Penelitian dilakukan pada 45 responden mahasiswa, dan hasil pengolahan data menunjukkan bahwa sebagian besar responden berada pada kategori beban kerja mental “cukup besar” hingga “sangat besar”, dengan hanya sebagian kecil yang berada pada kategori rendah. Jika ditinjau dari hasil yang ada, sebagian besar responden masuk dalam kategori cukup besar, contohnya responden 1 dengan skor 54,17; responden 6 dengan skor 72,50; serta responden 30 dengan skor 79,83. Beberapa responden termasuk dalam kategori sangat besar, seperti responden 3 dengan skor 95,00; responden 18 dengan skor 95,00; dan responden 42 dengan skor 120,83. Sementara itu, hanya sedikit responden yang masuk kategori kecil, misalnya responden 4 dengan skor 43,33 dan responden 14 dengan skor 41,83. Temuan ini menegaskan bahwa penyusunan skripsi menuntut konsentrasi tinggi, usaha mental signifikan, serta dapat memicu kelelahan dan tekanan psikologis jika tidak dikelola dengan baik. Oleh karena itu, diperlukan strategi pengelolaan beban kerja mental, baik melalui dukungan institusi, manajemen waktu, maupun peningkatan kemampuan pengendalian diri mahasiswa, agar proses penyelesaian skripsi dapat berjalan lebih efektif dan efisien.