Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

ANALISIS PERKEMBANGAN KOGNITIF ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS DOWN SYNDROM DI FLEXI SCHOOL BANDA ACEH Alifah Rizqi; Ulya, Reisatul; Zulhulaifah; Hijriati
Jurnal Warna Vol. 8 No. 1 (2024): Jurnal Warna
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini Fakultas Keagamaan Islam UNUGHA Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52802/warna.v8i1.1045

Abstract

Anak-anak dengan Down Syndrome seringkali mengalami tantangan dalam proses pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi bagaimana stimulasi sensori motorik yang tepat dan pendekatan individual dapat meningkatkan kemampuan belajar anak dengan Down Syndrome dalam lingkungan pendidikan inklusif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi partisipatif, observasi langsung, wawancara mendalam, dan analisis dokumen. Sampel dipilih dengan teknik purposive sampling dari anak-anak dengan Down Syndrome yang terdaftar di Flexi School Banda Aceh. Hasil penelitian menunjukan bahwa stimulasi sensori motorik seperti meremas, menggunting, dan menarik garis membantu meningkatkan keterampilan motorik halus dan kasar, integrasi sensoris, serta kesadaran diri dan tubuh anak-anak dengan Down Syndrome. Pendekatan individual dan kurikulum yang disesuaikan memungkinkan guru untuk memenuhi kebutuhan unik setiap anak. Penanganan hambatan belajar memerlukan kolaborasi antara pendidik, orang tua, dan profesional lainnya dalam menciptakan lingkungan belajar yang inklusif.
ANALISIS KARAKTERISTIK DAN AKTIVITAS BELAJAR ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS (TUNARUNGU) DI SEKOLAH SLB- B YPAC BANDA ACEH Arnida; Hijriati; Maulina, Cut Puja; Fitria, Anna; Fadila, Nadia
Jurnal Warna Vol. 8 No. 1 (2024): Jurnal Warna
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini Fakultas Keagamaan Islam UNUGHA Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52802/warna.v8i1.1047

Abstract

Anak tunarungu menunjukan kesulitan mendengar dari katagori ringan sampai berat, di golongkan ke dalam kurang dengar dan tuli. Tunarungu memerlukan media pembelajaran dengan menunjukan foto-foto dan video untuk memperkaya kosa kata bahasa isyarat dalam aktivitas pembelajaran. Karakteristik anak tunarungu dari segi fisik tidak memiliki karakteristik yang khas, karena secara fisik anak tunarungu tidak mengalami gangguan yang terlihat. aktivitas belajar anak tunarungu dapat sangat bervariasi tergantung pada tingkat pendengarannya dan kemampuan belajar anak, serta lingkungan mereka. Karakteristik pada anak berkebutuhan khusus seperti tunarungu ialah memiliki kesulitan dalam komunikasi tetapi seringkali memiliki kemampuan komunikasi visual yang kuat, seperti bahasa isyarat, dalam pembelajaran mereka juga memerlukan bantuan dalam belajar. Penelitian ini telah dilakukan dengan menggunakan penelitian kualitatif deskriptif yang menggunakan metode observasi dan wawancara yang dilakukan di sekolah, penulis mengambil populasi 9 orang anak dan sampel 5 yang bersekolah di salah satu SLB yang ada di Banda Aceh yang mengidap tunarugu. Subjek yang di amati ada 5 orang anak yang mengalami kelaianan tunarungu. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui bagaimana karakteristik anak tunarungu dalam proses pembelajaran di sekolah SLB-B YPAC Banda Aceh.
ANALISIS PENERAPAN PELAYANAN PENDIDIKAN BAGI ANAK TUNAGRAHITA DI RUMOH TERAPI TABINA Tria Meidiana; Hijriati; Anggi Satifa Nasution; Nurila Sumirda
Al-Abyadh Vol 8 No 1 (2025): Edisi Juni
Publisher : PROGRAM STUDI PENDIDIKAN ISLAM ANAK USIA DINI INSTITUT AGAMA ISLAM DINIYYAH PEKANBARU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46781/al-abyadh.v8i1.1616

Abstract

Anak tunagrahita adalah anak yang mengalami hambatan secara signifikan dalam aspek fisik, mental, intelektual, emosi, perilaku, dan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan layanan pendidikan yang diberikan oleh terapis di Rumoh Terapi Tabina bagi anak tunagrahita. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara mendalam (in-depth interview). Wawancara dilakukan secara langsung dengan seorang terapis dan menggunakan pedoman wawancara semi terstruktur. Instrument penelitian ini adalah peneliti sendiri yang dilengkapi dengan pedoman wawancara berisi daftar pertanyaan terbuka terkait penerapan pelayanan pendidikan untuk anak tunagrahita. Dengan teknik analisis data yaitu teknik analisis tematik yang melalui beberapa tahap yaitu mengorganisasi data, memahami dan membaca data yang diperoleh, kemudian memberikan kode penting dari data yang ditemukan dan dilanjutkan dengan menyimpulkan dan menyusun narasi hasil penelitian. Dan hasil penelitian yang diperoleh dari penelitian di Rumoh Terapi Tabina yang dilakukan pada 08 maret 2025 mengenai layanan pendidikan yang diterapkan yaitu layanan pendidikan individual (Individualized Education Program/IEP) yang dirancang khusus sesuai kebutuhan masing-masing anak