Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Pencegahan Stunting Melalui Pilar 1 Stop Buang Air Besar Sembarangan Di Kelurahan Waehaong Kecamatan Nusaniwe Kota Ambon Rahma Tunny; Ernawati Hatuwe; Mirdat Hitiyaut; Asih Dwi Astuti
OBAT: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Vol. 1 No. 6 (2023): November : OBAT: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Kesehatan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/obat.v1i6.149

Abstract

Stunting is a condition where a person's height is shorter than the height of other people in general (of the same age). Stunted (short stature) or low height/length for age is used as an indicator of chronic malnutrition which describes the history of under-nutrition in toddlers over a long period of time. The design used in this research is a research design with a correlational/causal analytical method with a cross sectional design. The population in this study was 82 mothers of toddlers. The sampling technique used in this research was the Slovin formula. The total sample in this study was 82 mothers of toddlers. The results of the research show that there is a significant relationship between healthy latrines and the incidence of stunting among toddlers in Waehaong subdistrict, Nusaniwe subdistrict, Ambon City with a p value of 0.000. For the government, in this case, village officials, especially village heads, are expected to be able to facilitate and plan budget procurement for environmental sanitation improvements such as improving healthy latrine facilities and making efforts to improve residential environmental sanitation programs with healthy behavior. Health workers, especially sanitarian officers, can carry out their role as educators by providing education related to the health of the family environment in order to increase knowledge about maintaining and creating a healthy family environment. And can also provide education about healthy latrine facilities and strive to improve residential environmental sanitation programs with healthy behavior.
ECOENZYME EDUCATION AS A SOLUTION TO REDUCE HOUSEHOLD ORGANIC WASTE IN HULUNG VILLAGE Ernawati Hatuwe; Mirdat Hitiyaut; Rahma Tunny
Abdi Dosen : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. 10 No. 2 (2026): JUNI
Publisher : LPPM Univ. Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/abdidos.v10i2.3447

Abstract

Waste is a major problem facing Indonesian and global communities. Poorly managed household organic waste can lead to environmental pollution and public health problems. One environmentally friendly solution is the use of ecoenzymes, a liquid fermented from organic waste that is beneficial for hygiene and simple farming. This community service activity aims to improve the knowledge and skills of the Hulung Hamlet community in processing organic waste into ecoenzymes as an effort to reduce household waste volume. Implementation methods include education through outreach, interactive discussions, and live demonstrations of the ecoenzyme production process using readily available organic materials. Evaluation was conducted through participant observation and increased understanding before and after the activity. The results of the community service show an increase in community knowledge about the benefits of ecoenzymes and the ability of participants to practice ecoenzyme production independently. Furthermore, there has been a change in community attitudes, leading to greater concern for organic waste management. The recommendations from this activity are the need for continued mentoring and the sustainable implementation of ecoenzymes to support a cleaner and healthier environment in Hulung Hamlet.
Terapi Hipnotis Lima Jari terhadap Tingkat Kecemasan Lansia Yolanda Kakisina; Mirdat Hitiyaut; Nurfitriyana Tunny; Ernawati Hatuwe; Ratna Sari Rumakey
JURNAL KESEHATAN MALUKU HUSADA Vol 3, No 2 (2025): Juli-Desember 2025
Publisher : STIKes Maluku Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/jkmh3204

Abstract

Latar Belakang: Kecemasan merupakan respon individu terhadap suatu keadaan yang tidak menyenangkan dan dialami oleh semua makhluk hidup dalam kehidupan sehari-hari. Lansia atau menua adalah suatu keadaan yang terjadi di dalam kehidupan manusia. Menjadi tua merupakan proses alamiah, yang berarti seseorang telah melalui tiga tahap kehidupannya, yaitu anak, dewasa dan tua. Tiga tahap ini berbeda baik secara biologis, maupun psikologis. Tujuan: dalam Penelitian ini yaitu untuk mengetahui Pengaruh Terapi Hipnotis Lima Jari Terhadap Kecemasan Lansia Di Dusun Kawatu Kecamatan Inamosol Kabupaten Seram Bagian Barat. Metode: Penelitian ini menggunakan desain Quasi eksperimental design dan model two group nonequivalent group control desain dan jumlah sampel 86 responden dengan menggunakan Instrumen berupa kuesioner dan SOP. Analisis yang digunakan yaitu uji Korelasi Wilcoxon. Hasil: nilai signifikasi -6,557>0,05 menunjukan bahwa tidak ada pengaruh terhadap tingkat kecemasan pada kelompok kontrol. Sedangkan pada kelompok eksperimen adanya pengaruh terhadap tingkat kecemasan dengan nilai signifikasi 0,000 <0,05. Kesimpulan: Ada pengaruh terapi hipnotis lima jari terhadap tingkat kecemasan lansia di Dusun Kawatu, Kecamatan Kairatu, Kabupaten Seram Bagian Barat.
Faktor Kekambuhan Pasien Gangguan Jiwa di Rumah Sakit Khusus Daerah Provinsi Maluku Wili Yandri Elakemaina; Mirdat Hitiyaut; Hasna Tunny; Ernawati Hatuwe; Hafis Makayaino
JURNAL KESEHATAN MALUKU HUSADA Vol 4, No 1 (2026): Januari-Juni 2026
Publisher : STIKes Maluku Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/jkmh3202

Abstract

Kesehatan jiwa adalah elemen penting dari kesehatan secara keseluruhan, bukan cuma tidak menderita penyakit jiwa, tetapi juga memenuhi kebutuhan akan kebahagiaan, kesehatan dan kemampuan menghadapi tantangan hidup. Gangguan jiwa merupakan gangguan mental berupa gangguan dalam berpikir, emosi dan berupa tindakan. Penelitian untuk mengetahui faktor-faktor kekambuhan pasien gangguan jiwa di RSKD Provinsi Maluku. Penelitian ini menggunakan jenis kuantitatif dengan desain penelitian Deskriptif Analitik memakai pendekatan Cross Sectional. Teknik sampling yang digunakan oleh penulis adalah teknik Probability Sampling dengan menggunakan metode Simple Random Sampling. Analisa data menggunakan uji Chi Square. Hasil penelitian berdasarkan uji statistik Chi-Square diperoleh hasil p-value sebesar 0,049 dengan taraf signifikan <0,05. Nilai p (0,049) lebih kecil dari nilai α (0,05) sehingga Ha diterima dan H0 ditolak, terdapat hubungan yang signifikan antara dukungan keluarga terhadap kekambuhan pasien gangguan jiwa. Berdasarkan uji statistik Chi-Square diperoleh hasil p-value sebesar 0,292 dengan taraf signifikan <0,05. Nilai p (0,292) lebih kecil dari nilai α (0,05) sehingga Ha diterima dan H0 ditolak, terdapat hubungan yang signifikan antara kepatuhan klien minum obat terhadap kekambuhan pasien gangguan jiwa. Berdasarkan uji statistik Chi-Square diperoleh hasil p-value sebesar 0,292 dengan taraf signifikan <0,05. Nilai p (0,292) lebih kecil dari nilai α (0,05) sehingga Ha diterima dan H0 ditolak, terdapat hubungan yang signifikan antara dukungan lingkungan sekitar terhadap kekambuhan pasien gangguan jiwa.
Pengaruh Terapi Musik Rohani Kristen Terhadap Tingkat Kecemasan Lansia Di Panti Sosial Tresna Werdha Inakaka Provinsi Maluku Mirdat Hitiyaut; Ernawati Hatuwe; Merci Grisen Latuihamallo
Jurnal Rumpun Ilmu Kesehatan Vol. 2 No. 1 (2022): Maret: Jurnal Rumpun Ilmu Kesehatan
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1181.728 KB) | DOI: 10.55606/jrik.v2i1.333

Abstract

Lansia merupakan istilah bagi individu yang telah memasuki periode dewasa akhir. Menua merupakan suatu proses alami yang dihadapi manusia, tahap yang paling krusial adalah terjadi penurunan fungsi atau perubahan pada aspek biologis, aspek psikologi, aspek sosial budaya dan aspek spiritual yang berpotensi memunculkan masalah kesehatan, dimana salah satunya adalah terjadinya kecemasan. Tujuan penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh terapi musik rohani Kristen terhadap tingkat kecemasan lansia. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analitik. Dengan desain penelitian menggunakan Quasi Experiment dengan rancangan penelitian Pretest and Posttest Nonequivalent Control Group. Tekhnik sampling total sampling didapatkan 30 responden penelitian. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner yang terdiri dari 14 pertanyaan dan sop musik. Analisis bivariat menggunakan uji Wilcoxon dan uji Mann Whitney. Hasil penelitian dengan uji Wilcoxon didapatkan Pada Kelompok Kontrol didapatkan nilai p-value sebesar 0,115 atau p > 0,05 menunjukan bahwa tidak ada perbedaan antara tingkat kecemasan pada Pre Test dan Post Test Pada kelompok perlakuan didapatkan nilai p-value sebesar 0,001 atau p-value 0,005 ini menunjukan bahwa ada perbedaan signifikan terhadap penurunan tingkat kecemasan. Hasil penelitian dengan uji Mann Whitney nilai rata-rata didapatkan p = 0,000 atau p < 0,05 menunjukan ada pengaruh. Kesimpulan didapatkan ada pengaruh terapi musik rohani kristen terhadap penurunan tingkat kecemasan lansia di Panti Sosial Tresna Werdha Inakaka Provinsi Maluku.