Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Pena Literasi

"TENGGELAM DALAM DIAM" MENELISIK EKOKRITIK SASTRA DALAM BLUE ECONOMY INDONESIA Sofyaningrum, Rosita; Malihah, Kuni Zakiyatul
Pena Literasi Vol 7, No 1 (2024): Pena Literasi
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/pl.7.1.13-25

Abstract

Penelitian ini mengkaji kerusakan lingkungan dalam karya sastra yang berdampak dalam kehidupan masyarakat pesisir utara pulau Jawa. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bentuk kerusakan lingkungan, dampak, dan solusi untuk mengatasi kerusakan alam yang terjadi pada film dokumenter. Penanggulangan kerusakan alam dapat dilakukan dengan blue economy sebagai sustainable development, khususnya pada peningkatan ekonomi masyarakat dan pelestarian lingkungan. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah film dokumenter berjudul “Tenggelam dalam Diam” karya WatchDoc Documentary Makers. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis teks dan konten film dokumenter. Hasil penelitian ini berupa hal-hal sebagai berikut. Pertama, gambaran bentuk kerusakan lingkungan meliputi (1) adanya pemanasan global, (2) banjir rob, (3) abrasi di daerah pesisir pantai, dan (4) kurangnya air bersih akibat air laut yang kotor. Kedua, dampak kerusakan lingkungan yang mengakibatkan (1) permukaan air laut yang semakin tinggi, (2) terjadi kemunduran garis pantai dan penurunan tanah, (3) hilangnya tambak ikan akibat abrasi, (4) lumpuhnya aktivitas warga sekitar pesisir, dan (5) produksi kain batik yang tidak maksimal. Ketiga, pentingnya blue economy dalam upaya mengatasi krisis iklim yang digambarkan dalam film dokumenter sebagai pembangunan berkelanjutan.
MENGGUGAT NORMA KONSUMTIF: REFLEKSI FRUGAL LIVING DALAM CERPEN "RUMAH YANG TERANG" KARYA AHMAD TOHARI Nur Aeni, Alfina Azka; Sofyaningrum, Rosita
Pena Literasi Vol 7, No 2 (2024): Pena Literasi
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/pl.7.2.148-161

Abstract

 Konsep frugal living muncul di era konsumtif dengan gaya hidup yang serba cepat. Penelitian ini membahas representasi frugal living dalam cerpen “Rumah Yang Terang” karya Ahmad Tohari”. Penelitian ini berupaya menelusuri pesan-pesan kritis terhadap norma konsumtif dan mengeksplorasi implikasi dari refleksi terhadap pandangan dan perilaku konsumtif di masyarakat. Metode dalam penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik analisis isi. Peneliti menyelidiki secara mendalam makna-makna tersembunyi dan pesan-pesan yang ingin disampaikan oleh penulis. Tema-tema utama dalam cerpen yang berkaitan dengan frugal living dan norma konsumtif diidentifikasi. Hasil dari penelitian ini antara lain; 1) representasi frugal living dalam perilaku mempertahankan nilai tradisional di tengah penyebaran konsumerisme; 2) refleksi pesan-pesan kritis terhadap norma konsumtif pada sikap, nilai-nilai konsumerisme, dan tradisi; 3) eksplorasi implikasi dari refleksi pandangan dan perilaku konsumtif di masyarakat. Melalui kritik terhadap norma konsumtif dan promosi nilai-nilai kesederhanaan, cerpen ini menjadi inspirasi masyarakat untuk mengubah sikap dan pola konsumsi menuju kehidupan berkesadaran dan berkelanjutan.
MERETAS BAHASA DALAM NARASI CERPEN ASAP-ASAP ITU TELAH MENGHILANG ANALISIS KRISIS LINGKUNGAN DI INDONESIA Mau'udi, Khasna; Sofyaningrum, Rosita
Pena Literasi Vol 7, No 2 (2024): Pena Literasi
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/pl.7.2.207-221

Abstract

Penelitian ini terfokus pada analisis bahasa dan narasi dalam pemahaman tentang bagaimana karya sastra dapat memberikan kontribusi pada kesadaran dan pemahaman masyarakat terhadap krisis lingkungan yang dihadapi. Penelitian ini merupakan langkah awal dalam memahami peran bahasa dan sastra dalam menggambarkan krisis lingkungan di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan bagaimana penggunaan bahasa, narasi, karakter, simbolisme, analisis konteks lingkungan, dan analisis krisis lingkungan dalam cerpen “Asap-Asap Itu Telah Menghilang” dapat memberikan pemahaman yang lebih dalam tentang krisis lingkungan di Indonesia. Metode penelitian yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis teks yang mendalam untuk memahami cerpen "Asap-asap Itu Telah Menghilang." Langkah-langkah metodologi yang diterapkan mencakup pengumpulan data, analisis teks, dan analisis konteks. Hasil dari penelitian ini antara lain ditemukannya: (1) Analisis Bahasa yang terdiri dari: Diksi, Gaya Bahasa, Simbolisme, dan Elemen-elemen dalam cerpen. (2) Analisis Konteks Lingkungan yang terdiri dari: konteks lingkungan dan risis lingkungan. (3) Analisis Krisis Lingkungan yang terdiri dari: pesan dalam cerpen, perspektif isu lingkungan pada penggambaran perasaan karakter utama, dan pesan implikasi kepada masyarakat tentang isu lingkungan.