p-Index From 2021 - 2026
2.296
P-Index
This Author published in this journals
All Journal JURNAL BAHARI PAPADAK
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

KARAKTERISTIK BIOFISIK DAN KESESUAIAN PANTAI PENDARATAN PENYU LEKANG (Lepidochelys olivacea) DI TAMAN WISATA ALAM (TWA) MENIPO Teuf, Yanstimu; Paulus, Chaterina A.; Boikh, Lebrina I.
Jurnal Bahari Papadak Vol 4 No 1 (2023): Jurnal Bahari Papadak
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak - Salah satu kawasan yang menjadi tempat perlindungan dan penangkaran penyu di Kabupaten Kupang adalah Taman Wisata Alam Menipo. Penyu Lekang (Lepidochelys olivacea) yang sering ditemukan disebabkan oleh karakteristik pantai pendaratan yang cocok bagi penyu seperti lebar dan kemiringan pantai, suhu substrat, kelembaban, jenis pasir serta vegetasi pantai. Informasi mengenai karakteristik pantai sangat diperlukan agar ancaman terhadap habitat penyu dapat diminimalisir. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik Biofisik dan kesesuaian pantai Pendaratan Penyu di TWA Menipo yang dilakukan pada bulan Juli-Agustus 2022. Jenis data yang dikumpulkan berupa panjang dan lebar pantai, suhu substrat, kelembaban substrat, kemiringan pantai, vegetasi pantai dan tekstur substrat pantai. Analisis data dilakukan secara secara deskriptif kualitatif dan statistika deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan karakteristik pantai pendaratan berupa panjang pantai di TWA Menipo adalah 14 km dan lebar 162 m dengan kemiringan pantai termasuk tipe pantai yang landai berkisar antara 2,8% - 9,2%, suhu substrat pantai berkisar antara 24oC – 32oC sangat memungkinkan Penyu untuk mendarat. Nilai kelembaban pantai sangat tinggi yaitu 70% - 100% yang berdampak buruk bagi telur penyu. Vegetasi yang dominan adalah cemara laut (Casuarina equisetifolia). Tekstur substrat pantai didominasi oleh pasir halus yaitu 61.76 %. Terdapat 7 stasiun menunjukkan lokasi pendaratan yang cukup sesuai yaitu st. 3, st. 4, st. 5, st. 6, st. 7, st. 11, dan st. 12, sedangkan 7 stasiun tidak sesuai disebabkan beberapa parameter yang diuji tidak memenuhi kriteria kesesuaian sebagai pantai pendaratan Penyu. Kata Kunci: Lepidochelys olivacea, Karakteristik Biofisik, Kesesuaian Pantai, Taman Wisata Alam Abstract - One of the turtle protection and breeding areas in Kupang Regency is Menipo Nature Park. Olive Ridley turtle (Lepidochelys olivacea) are often found due to the characteristics of the landing beaches that are suitable for turtles such as beach width and slope, substrate temperature, humidity, sand type, and beach vegetation. Information on beach characteristics is needed so that threats to sea turtle habitats can be minimized. This study aims to determine the biophysical characteristics and suitability of sea turtle landing beaches in Menipo National Park, which was conducted in July-August 2022. The types of data collected were beach length and width, substrate temperature, substrate humidity, beach slope, beach vegetation, and beach substrate texture. Data analysis was carried out with descriptively qualitative and descriptive statistics. The results showed the characteristics of the landing beach in the form of the length of the beach in TWA Menipo is 14 km and 162 m wide with the slope of the beach including the type of sloping beach ranging from 2.8% - 9.2%, the temperature of the beach substrate ranges from 24oC - 32oC, allowing sea turtles to land. The beach humidity value is very high at 70% - 100% which is bad for turtle eggs. The dominant vegetation is sea pine (Casuarina equisetifolia). The texture of the beach substrate is dominated by fine sand, 61.76%. 7 stations show quite suitable landing sites, namely st. 3, st. 4, st. 5, st. 6, st. 7, st. 11, and st. 12, while 7 stations were unsuitable due to several parameters tested not meeting the criteria for suitability as turtle landing beaches. Keyword s: Lepidochelys olivacea, biophysical characteristics, beach suitability, nature park.
TINGKAT KERAMAHAN LINGKUNGAN DAN KOMPOSISI HASIL TANGKAPAN ALAT TANGKAP MINI PURSE SEINE YANG DI DARATKAN DI PELABUHAN PERIKANAN PANTAI (PPP) TENAU KOTA KUPANG Dolu, Constantia Ana Maria; ., Yahyah; Boikh, Lebrina I.
Jurnal Bahari Papadak Vol 4 No 1 (2023): Jurnal Bahari Papadak
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak - Purse Seine Merupakan alat tangkap yang bersifat multi spesies, yaitu menangkap lebih dari satu jenis ikan dengan ukuran mesh size 1 inci. Penelitian ini mengkaji komposisi jenis dan tingkat keramahan lingkungan alat tangkap mini purse seine yang didaratkan di Pelabuhan Perikanan Pantai Tenau Kota Kupang. Komposisi hasil tangkapan mini purse seineakan di analisis secara deskritif sedangkan tingkat keramahan lingkungan akan di analisis skorsing kriteria keramahan lingkungan alat tangkap. Berdasarkan hasil penelitian komposisi tertinggi sebesar 49,33% atau 33.280 kg adalah ikan Tembang (Sardinella fimbriata) yang merupakan hasil tangkapan utama, sedangkan komposisi terendah sebesar 2,90% atau 200 kg adalah ikan Kuwe/gergahing (Caranx ignobilis) yang merupakan hasil tangkapan sampingan. Tingkat keramahan lingkungan alat tangkap mini purse seine tergolong alat tangkap yang sangat ramah lingkungan dengan nilai skor 28,5. Kata Kunci : Komposisi hasil tangkapan, Tingkat keramahan lingkungan. Abstract - Purse Seine Is a fishing gear that is multi-species, which catches more than one type of fish with a mesh size of 1 inch. This study examined the species composition and environmental friendliness of the mini purse seine fishing gear landed at the Pantai Tenau Fishing Port, Kupang City. The composition of the mini purse catches will be analyzed descriptively while the level of environmental friendliness will be analyzed for the suspension of the environmental friendliness criteria of the fishing gear. Based on the research results, the highest composition of 49.33% or 33,280 kg was Tembang fish (Sardinella fimbriata) which was the main catch, while the lowest composition was 2.90% or 200 kg was Kuwe/gergahing fish (Caranx ignobilis) which was caught side. The level of environmental friendliness of the mini purse seine fishing gear is classified as a very environmentally friendly fishing gear with a score of 28.5. Keyword : The composition of the catch, the level of environmental friendliness.
IMPLEMENTASI FUNGSI TPI DALAM PENJUALAN HASIL TANGKAPAN NELAYAN (STUDI KASUS TEMPAT PELELANGAN IKAN OEBA DI KELURAHAN FATUBESI, KECAMATAN KOTA LAMA, KOTA KUPANG) Danut, Maria Alehandra; Soewarlan, Lady Cindy; Boikh, Lebrina I.
Jurnal Bahari Papadak Vol 4 No 1 (2023): Jurnal Bahari Papadak
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak – Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 27 Tahun 2021 tentang penyelenggaraan Bidang Kelautan dan Perikanan dijelaskan tentang penyelenggaraan Tempat pelelangan Ikan dimana fungsi dari TPI sebagai tempat pemasaran ikan melalui mekanisme lelang. Tujuan penelitian untuk mengetahui Implementasi Fungsi TPI dalam penjualan Hasil Tangkapan Nelayan di Tempat Pelelangan Ikan Oeba Kelurahan Fatubesi, Kecamatan Kota Lama, Kota Kupang. Populasi dan sampel yang digunakan dalam penelitian adalah nelyan yang ada Oeba. Teknik pengumpulan yaitu dengan wawancara dengan menggunakan daftar kuisioner, observasi dan dokumentasi. Metode yang dilakukan pada penelitian ini adalah dengan menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan implementasi fungsi dari TPI Oeba dalam proses pelelangan ikan belum dilaksanakan sesuai Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 27 Tahun 2021 dimana setiap hasil tangkapan nelayan di Oeba langsung dipasarkan tanpa melalui mekanisme lelang dikarenakan nelayan yang tidak mengetahui fungsi TPI dan pihak TPI Oeba yang tidak melaksanakan sosialisai terkait fungsi pelelangan dan menjalankan fungsi TPI untuk pelelangan. Kata Kunci : Implementasi, Fungsi, Tempat Pelelangan Ikan (TPI), Oeba Kelurahan Fatubesi, Kecamatan Kota Lama, Kota Kupang. Abstract – Government Regulation of the Republic of Indonesia Number 27 of 2021 concerning the implementation of the Marine and Fisheries Sector describes the implementation of Fish Auction Places where the function of TPI is as a place for marketing fish through an auction mechanism. The research objective was to determine the implementation of the TPI function in selling fisherman's catch at the Oeba Fish Auction Place, Fatubesi Village, Kota Lama District, Kupang City. The population and sample used in the study were fishermen from Oeba. The collection technique is by interview using a questionnaire, observation and documentation. The method used in this study is to use a qualitative descriptive analysis. The results of the study show that the implementation of the functions of TPI Oeba in the fish auction process has not been carried out in accordance with Government Regulation of the Republic of Indonesia Number 27 of 2021 where every fisherman's catch in Oeba is directly marketed without going through an auction mechanism because fishermen do not know the function of TPI and TPI Oeba does not carry out socialization related to the auction function and carrying out the TPI function for auctions. Keywords : Implementation, Function, Fish Auction Place (TPI), Oeba Fatubesi Village, Kota Lama District, Kupang City.
ANALISIS HASIL TANGKAPAN IKAN MENGGUNAKAN ALAT TANGKAP PANCING ULUR (Hand Line) Kolo, Veronika; Tallo, Ismawan; Boikh, Lebrina I.
Jurnal Bahari Papadak Vol 4 No 1 (2023): Jurnal Bahari Papadak
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak - Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui komposisi hasil tangkapan dan juga untuk mengetahui nilai CPUE. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juni sampai Juli 2022 yang berlokasi di Pelabuhan Perikanan Pantai Tenau Kupang. Pengumpulan data ini dilakukan dengan metode observasi dan juga wawancara sesuai daftar pertanyaan yang disusun oleh peneliti sesuai kebutuhan peneliti. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini yaitu komposisi jenis ikan hasil tangkapan pancing ulur (hand line) yang di daratkan di Pelabuhan Perikanan Pantai Tenau Kupang terdapat 3 famili dengan 4 spesies yaitu dari ikan anggoli (Pristipoimedes multidiens) dengan komposisi 61,29%, ikan kakap merah (Ludjanus malabaricus) dengan komposisi 23,87%, ikan kerapu (Epinephelus) dengan komposisi 14,15% dan ikan kwe (Carangoides coeruleopinnatus) dengan komposisi 0,69%. Sedangkan Nilai CPUE terendah di bulan juli yaitu jumlah hasil tangkapan sebesar 1.006 Kg/Trip dengan upaya penangkapan 32 trip/bulan, diikuti pada bulan januari jumlah hasil tangkapan sebesar 1.259 Kg/Trip dengan 1 trip/bulan, lalu pada bulan mei jumlah hasil tangkapan 1.594 Kg/Trip dengan 25 trip/bulan, kemudian pada bulan juni jumlah hasil tangkapan sebesar 1.898 Kg/Trip dengan 9 trip/bulan, bulan februari jumlah hasil tangkapan sebesar 2.083 Kg/Trip dengan 13 trip/bulan dan puncak CPUE tertinggi pada bulan maret jumlah hasil tangkapan sebesar 2.279 dengan 48 trip/bulan. Kata Kunci : Pancing ulur(hand line), komposisi, CPUE, Pelabuhan Perikanan Pantai Tenau Kupang. Abstarct - The purpose of this study was to determine the species composition of the catch and also to determine the CPUE value. This research was conducted from June to July 2022 which is located at the Pantai Tenau Kupang Fishing Port. This data collection was carried out using the observation method and also interviews according to a loose list of questions according to the needs of the researcher. Based on the results of this study, it showed that the composition of fish species caught by hand line which were landed at the Tenau Kupang Beach Fishery Port contained 3 families with 4 species consisting of anggoli fish (Pristipoimedes multidiens) with a composition of 61.29%, snapper red (Ludjanus malabaricus) with a composition of 23.87%, grouper (Epinephelus) with a composition of 14.15% and kwe fish (Carangoides coeruleopinnatus) with a composition of 0.69%. While the lowest CPUE value was in July, namely the number of catches of 1,006 Kg/trip with a fishing effort of 32 trips/month, followed in January the number of catches was 1,259 kg/trip with 1 trip/month, then in May the number of catches was 1,594 Kg/trip with 25 trips/month, then in June the total catch was 1,898 kg/trip with 9 trips/month, in February the total catch was 2,083 kg/trip with 13 trips/month and the highest CPUE was in March with the highest number of results catches of 2,279 with 48 trips/month.Keywords: Hand line, composition, CPUE, Tenau Kupang Beach Fishing Port.
KELAYAKAN USAHA PENANGKAPAN IKAN DENGAN ALAT TANGKAP PURSE SEINE PADA KMN SAMUDRA WINDU BAROKAH DI JUANA JAWA TENGAH ., Rasdam; Rajab, Resky Amalia; Siregar, Jhon Septin Mourisdo; Muchammad, Tri Septiandhi; Boikh, Lebrina I.
Jurnal Bahari Papadak Vol 4 No 1 (2023): Jurnal Bahari Papadak
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak - Analisis Finansial merupakan analisis untuk menentukan kelayakan usaha yang dijalankan, untuk mengukur kegiatan usaha yang dilakukan saat ini berhasil atau tidak. Analisis ini dapat digunakan untuk mengetahui besarnya keuntungan yang diperoleh dari suatu kegiatan yang dilakukan. Penelitian ini dilaksanakan di KMN. Samudra Windu Barokah yang bertempat pada Pelabuhan Perikanan Pantai Bajomulyo Juwana, Jawa Tengah. Kegiatan tersebut dimulai pada tanggal 18 November 2020 sampai dengan 22 Mei 2021. Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui aspek teknis penangkapan ikan menggunakan alat tangkap purse seine. Mengetahui aspek kelayakan finansial terhadap usaha penangkapan ikan. Hasil pengamatan selama pelaksanaan penelitian menunjukan bahwa kegiatan penangkapan ikan KMN. Samudra Windu Barokah yaitu dilakukan dari PPP Bajomulyo Juwana, Pati, Jawa Tengah menuju koordinat untuk melakukan penangkapan ikan di Selat Makassar. Proses penangkapan berlangsung selama 4 bulan 13 hari dari tanggal 11 Desember 2020 hingga 24 April 2021. Aspek finansial yang dilakukan dari analisis bahwa perhitungan didapatkan nilai NPV Rp1.215.572.180, IRR 18,53%, payback period 4,78. Keuntungan disebabkan karena hasil tangkapan yang melimpah dan harga ikan yang stabil. B/C Ratio = 1,21456533, sehingga cukup hanya untuk menutupi biaya dan investasi usaha penangkapan ikan yang dilakukan KMN. Samudra Windu Barokah. Kata kunci: Bajomulyo, Juwana, Purse seine Abstract - Financial Analysis is an analysis to determine the feasibility of the business being carried out, to measure whether the current business activities are successful or not. This analysis can be used to determine the amount of profit derived from an activity carried out. This research was conducted at KMN. Samudra Windu Barokah which is located at the Fishing Port of Bajomulyo Juwana Beach, Central Java. This activity began on November 18 2020 until May 22 2021. The purpose of this study was to find out the technical aspects of fishing using purse seine fishing gear. Knowing aspects of financial feasibility of fishing effort. The results of observations during the implementation of the research showed that KMN Samudra Windu Barokah fishing activities, namely from PPP Bajomulyo Juwana, Pati, Central Java to the coordinates for fishing in the Makassar Strait. The arrest process lasted for 4 months and 13 days from 11 December 2020 to 24 April 2021. The financial aspect was carried out from the analysis that the calculation obtained an NPV value of IDR 1,215,572,180, IRR 18.53%, payback period 4.78. Profits are due to abundant catches and stable fish prices. B/C Ratio = 1.21456533, so that it is only enough to cover the costs and investment of the fishing effort carried out by KMN. Samudra Windu Barokah. Keywords: Bajomulyo, Juwana, Purse seine