Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Upaya Pencegahan Penyakit dengan Peningkatan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat di PP Zainul Hasan Genggong Probolinggo Nanda Fadhilah Witris Salamy; Paramita Sari; Nety Mawarda Hatmanti; Yauwan Tobing Lukiyono; Nur Sophia Matin
PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 3 No. 1 (2023): Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat : MEMAKSIMALKAN POTENSI
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33086/snpm.v3i1.1264

Abstract

Pondok pesantren memiliki peran dalam mencerdaskan sumber daya bangsa dan negara. Sayangnya, jumlah pondok pesantren dan santri yang banyak berbanding lurus dengan masalah kesehatan yang ada di pondok. Salah satu akar permasalahannya adalah santri kurang disiplin dalam menjalankan perilaku hidup bersih dan sehat. Sehingga, masih banyak ditemui scabies, penyakit saluran pernapasan atas, gastritis, cacingan, hingga penyakit kulit. Diperlukan upaya peningkatan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di lingkungan pondok pesantren. Fenomena tersebut mendorong Fakultas Kedokteran Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (FK UNUSA) untuk berkolaborasi terkait preventive medicine, termasuk dalam upaya peningkatan PHBS. Tema yang diangkat adalah “Upaya Pencegahan Penyakit dengan Peningkatan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat”. Dalam pelaksanaan kegiatan ini dilakukan pretest sebelum materi dan posttest setelah materi. Dari hasil yang didapat, dilakukan uji paired sample T test, secara statistik diperoleh hasil tidak terdapat perbedaan yang signifikan. Dapat diambil kesimpulan bahwa penyuluhan yang diberikan belum memberi pengaruh yang bermakna. Diperlukan pengabdian dan pendampingan lebih lanjut kepada para santri, khususnya terkait tupaya lanjutan yang bisa dilakukan untuk pencegahan penyakit di pondok.
Peningkatan Pemahaman Perilaku Hidup Sehat dengan Berpuasa di Kalangan Remaja di Pondok Pesantren Darussalam Al-Faisholiyah Nanda Fadhilah Witris Salamy; Herdiantri Sufriyana; Siti Nur Hasina; Hanif Ahmad Insantama; Nabila Amaliah; Rosda Rodhiyana
Journal of Community Development Diversity Vol. 1 No. 1 (2025): Maret
Publisher : PT Pro Panoramic Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64595/jcdd.149

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman santri mengenai perilaku hidup sehat melalui puasa di Pondok Pesantren Darussalam Al-Faisholiyah, Madura. Penyuluhan dilakukan dengan pendekatan Community-Based Participatory Research (CBPR), melibatkan 50 santriwati sebagai peserta. Metode yang digunakan meliputi ceramah interaktif dan pengisian kuesioner pretest dan posttest untuk mengukur pengetahuan sebelum dan sesudah penyuluhan. Temuan menunjukkan peningkatan signifikan pada pengetahuan santri terkait manfaat puasa, dari 18,42% santri dengan penilaian baik sebelum penyuluhan menjadi 52,26% setelahnya. Penurunan juga terlihat pada kategori penilaian kurang, dari 52,63% menjadi 31,57%. Hasil ini menegaskan bahwa penyuluhan efektif dalam memperbaiki pemahaman santri tentang kesehatan dan perilaku hidup sehat. Puasa Ramadhan, yang merupakan salah satu rukun Islam, tidak hanya memiliki dimensi spiritual tetapi juga berbagai manfaat kesehatan. Selain meningkatkan kesadaran tentang perilaku sehat, puasa dapat membantu dalam pengaturan metabolisme tubuh, memperbaiki fungsi sistem imun, dan menjaga kesehatan mental. Penelitian ini juga mendiskusikan hubungan antara puasa dan perubahan hormon, khususnya kortisol, yang berpengaruh pada keseimbangan fisik dan mental santri. Melalui pendekatan edukasi ini, diharapkan santri dapat menerapkan perilaku hidup sehat yang akan berkontribusi pada kualitas kehidupan mereka. Kegiatan ini juga bertujuan untuk menanamkan disiplin dan kesadaran akan pentingnya kesehatan sejak usia remaja. Pengabdian masyarakat ini tidak hanya memberikan pengetahuan teoritis tetapi juga memfasilitasi perubahan perilaku yang positif di kalangan santri, mendukung pembentukan karakter dan kesehatan yang optimal di lingkungan pendidikan pesantren. Penelitian ini merekomendasikan perluasan program edukasi kesehatan serupa di pesantren lain untuk mendukung kesejahteraan remaja secara lebih luas.