Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Journal of Medical Laboratory Research

Kadar D-Dimer Sebagai Indikator Derajat Keparahan Pada Pasien Terkonfirmasi Covid-19 di RS. Permata Hati Tangerang Armal, Hadits Lissentiya; Bakti, Sukma; Annisa, Istiana
Journal of Medical Laboratory Research Vol. 2 No. 2 (2024): Journal of Medical Laboratory Research
Publisher : Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36743/jomlr.v2i2.732

Abstract

Terdapat beberapa pemeriksaan yang dapat dilakukan untuk mendiagnosa derajat keparahan infeksi COVID 19 diantaranya menggunakan pemeriksaan AGD, PT, APTT, D-dimer, NLR, ataupun Thorax Pa. Pemeriksaan D-dimer menjadi salah satu pemeriksaan yang sangat beperan penting dalam menentukan derajat keparahan pasien isolasi/ pasien yang infeksi COVID 19. D-dimer secara efektif memprediksi kematian di rumah sakit pada pasien COVID-19, yang mengindikasikan D-dimer dapat menjadi penanda awal dan bermanfaat untuk meningkatkan manajemen pasien COVID-19 Tujuan: penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara kadar d-dimer dan klasifikasi derajat keparahan pada pasien terkonfirmasi COVID-19 di RS. Permata Hati Tangerang. Metode: Jenis penelitian dengan pendekatan cross-sectional, populasi berjumlah 713 pasien, sampel berjumlah 256 responden, analisis dengan menggunakan uji chi-square. Hasil: Menunjukkan adanya hubungan antara kadar d-dimer dengan klasifikasi derajat keparahan pada pasien terkonfirmasi covid-19 di RS Permata Hati Tangerangkarena nilai p-value 0,000< (α= 0,05). Maka dapat disimpulkan bahwa Ha diterima dan Ho ditolak, jadi ada hubungan antara kadar d-dimer dengan klasifikasi derajat keparahan pada pasien terkonfirmasi covid-19 di RS Permata Hati Tangerang.
Efektivitas Variasi Konsentrasi Air Perasan Jeruk Nipis sebagai Pengganti Komposisi Larutan Turk untuk Hitung Jumlah Leukosit Annisa, Istiana; Hasanah, Mifroh; Mahardhika, Rian Bayu Santya
Journal of Medical Laboratory Research Vol. 2 No. 2 (2024): Journal of Medical Laboratory Research
Publisher : Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36743/jomlr.v2i2.743

Abstract

Standard turk solution is a solution used for manual leukocyte count examination including glacial acetic acid, gentian violet and distilled water. Lime fruit (Citrus aurantifolia swingle) is a type of orange that has a pH of 2.0. Both of these materials belong to weak acids that can lyse blood cells other than leukocytes which can be used to check leukocyte counts. The purpose of this study was to determine the effectiveness of lime juice as a substitute for turk solution with several concentrations. The research design used is descriptive. This study uses the SPSS method. The results of this study were that the sig value of the turk solution with several variations was 2% = 0.935, 3% = 0.326, 4% = 0.162 and 5% = 0.108 where all results were > 0.05 which can be concluded that there was no much difference between the control and all variation of orange juice but the highest significant variation is 2%.
Fungi Dermatofita Pada Kuku Kaki Petani Di Desa Sumurbandung Kabupaten Lebak Annisa, Istiana; Az Zahra, Maghfirotun; Prihati, Manis
Journal of Medical Laboratory Research Vol. 3 No. 2 (2025): Journal of Medical Laboratory Research
Publisher : Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36743/jomlr.v3i1.890

Abstract

Dermatofita merupakan kelompok jamur yang menempel dan tumbuh pada jaringan berkeratin seperti kuku pada manusia. Kelompok jamur dermatofita ini terbagi menjadi tiga genus yaitu Trichophyton sp, Mycrosporum sp dan Epidermophyton sp. Infeksi jamur tersebut menyebabkan terjadinya perubahan warna pada kuku menjadi putih, kuning atau kecoklatan, kuku mengalami onycholysis, pecah-pecah dan tidak rata. Terjadinya infeksi pada kuku dapat menyerang seseorang yang bekerja atau melakukan kontak langsung dengan lingkungan yang lembab dan kotor seperti petani. Tujuan penelitian ini adalah untuk isolasi dan identifikasi fungi dermatofita pada kuku kaki petani di Desa Sumurbandung Kabupaten Lebak. Jenis penelitian ini bersifat deskriptif dengan melakukan observasi secara langsung. Sampel penelitian ini sebanyak 20 petani di Desa Sumurbandung, Kabupaten Lebak yang diambil kuku kakinya. Penelitian dilakukan dengan penanaman pada media Saboraud Dextrosa Agar (SDA) dan dilakukan pewarnaan menggunakan Lacto Phenol Cotton Blue (LPCB). Hasil ditemukan fungi dermatofita Trichophyton mentagrophytes 3 (15%), Microsporum fulvum 1 (5%) dan Trichophyton rubrum 1 (5%). Dan 15 (75%) terdapat fungi non-dermatofita, dengan demikian diharapkan bagi petani untuk selalu memperhatikan personal hygine pada kuku kaki saat sebelum dan sesudah bekerja, sehingga dapat meminimalisir terjadinya infeksi jamur pada kuku.