Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Pengaruh Senam Tera Terhadap Derajat Tekanan Darah Pada Lansia Dengan Hipertensi Di Wilayah Kerja Puskesmas Cianjur Kota Satra Azmia Herlanda; Nurul Ainul Shifa; Rina Afrina
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 1 No. 5 (2024): OKTOBER-NOVEMBER 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penuaan adalah fase kehidupan yang dialami oleh semua manusia dan ditandai oleh penurunan fungsi tubuh yang progresif. Hipertensi adalah masalah kesehatan utama pada lansia, dengan prevalensi tinggi di Indonesia. Lansia di Cianjur memiliki prevalensi hipertensi sebesar 71,08%. Hipertensi dapat dikendalikan melalui terapi farmakologi dan non-farmakologi seperti senam tera. Metode: Penelitian ini menggunakan desain kuasi-eksperimen dengan non-equivalent control group design. Sampel terdiri dari 30 lansia dengan hipertensi di Puskesmas Cianjur Kota, dibagi menjadi kelompok eksperimen (senam tera) dan kontrol (senam hipertensi). Data tekanan darah diukur sebelum dan sesudah intervensi. Analisis data menggunakan uji normalitas Shapiro-Wilk dan paired t-test untuk data yang terdistribusi normal. Hasil: Hasil uji normalitas menunjukkan bahwa data tekanan darah sebelum dan sesudah intervensi terdistribusi normal (p>0,05). Pada kelompok eksperimen, rata-rata tekanan darah sistolik menurun dari 162,07 mmHg menjadi 137,93 mmHg, dan tekanan darah diastolik menurun dari 97,20 mmHg menjadi 81,87 mmHg. Pada kelompok kontrol, tekanan darah sistolik menurun dari 167,47 mmHg menjadi 154,87 mmHg. Kesimpulan: Senam tera efektif dalam menurunkan tekanan darah sistolik dan diastolik pada lansia dengan hipertensi. Intervensi ini dapat digunakan sebagai alternatif non-farmakologis untuk mengontrol hipertensi pada lansia.
Hubungan Kecanduan Media Sosial Tiktok dan Mood Swing Dengan Kualitas Tidur Pada Siswa/ Siswi SMP Negeri 3 Bojong Picung di Cianjur Tahun 2025 Nabila Nurlatifa Zahra; Nurul Ainul Shifa; Hari Ghanesia
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 01 (2026): Februari - Maret 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kualitas tidur merupakan aspek penting dalam mendukung pertumbuhan fisik, perkembangan kognitif, serta kestabilan emosi pada remaja. Namun, berbagai penelitian menunjukkan bahwa banyak remaja mengalami penurunan kualitas tidur yang ditandai dengan durasi tidur yang kurang, sulit memulai tidur, dan rasa lelah pada siang hari. Salah satu faktor yang diduga berkontribusi terhadap masalah tersebut adalah penggunaan media sosial yang berlebihan, khususnya TikTok, serta ketidakstabilan emosi atau mood swing. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kecanduan media sosial TikTok dan mood swing dengan kualitas tidur pada siswa/siswi SMP Negeri 3 Bojong Picung di Cianjur tahun 2025. Penelitian ini menggunakan desain analitik observasional dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian berjumlah 215 siswa dengan sampel sebanyak 140 responden yang dipilih menggunakan teknik stratified random sampling. Instrumen yang digunakan yaitu TikTok Addiction Scale (TTAS), Affective Lability Scale–Short Form (ALS-18), dan Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI). Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat signifikansi α = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki kualitas tidur buruk, kecanduan TikTok kategori sedang, serta mood swing kategori sedang. Hasil uji Chi-Square menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara kecanduan TikTok dengan kualitas tidur (p < 0,05) serta antara mood swing dengan kualitas tidur (p < 0,05). Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa kecanduan media sosial TikTok dan mood swing memiliki hubungan yang signifikan dengan kualitas tidur pada remaja
Gambaran Kejadian  Ketuban Pecah Dini Pada Ibu Bersalin  Di Rumah Sakit Dr Hafiz Cianjur Tahun 2025 Randi Abdul Azis; Nurul Ainul Shifa; Indri Sarwili
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 02 (2026): APRIL - MEI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ketuban Pecah Dini (KPD) merupakan komplikasi kehamilan yang dapat meningkatkan risiko infeksi, persalinan prematur, serta morbiditas dan mortalitas ibu dan neonatal. Kejadian KPD masih menjadi masalah dalam pelayanan obstetri karena berdampak pada keselamatan ibu dan bayi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kejadian Ketuban Pecah Dini pada ibu bersalin di Rumah Sakit dr Hafiz Cianjur tahun 2025. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif dengan pendekatan cross-sectional. Populasi sekaligus sampel dalam penelitian ini adalah seluruh ibu bersalin yang mengalami KPD sebanyak 933 kasus yang tercatat selama periode Januari–Desember 2025 (total sampling). Data diperoleh dari rekam medis menggunakan lembar observasi dan dianalisis secara univariat dalam bentuk distribusi frekuensi dan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh responden (100%) merupakan kasus KPD dengan total 933 kejadian. Mayoritas kasus terjadi pada kelompok usia 20–35 tahun sebanyak 821 orang (88%), diikuti usia >35 tahun 84 orang (9%) dan <20 tahun 28 orang (3%). Berdasarkan usia kehamilan, sebagian besar berada pada kategori aterm yaitu 601 orang (64,4%), preterm 332 orang (35,6%), dan postterm 20 orang (2,2%). Sebanyak 475 ibu (50,9%) mengalami anemia, mayoritas merupakan multipara 579 orang (48,2%), dan 464 orang (49,7%) tercatat memiliki infeksi kehamilan. Dapat disimpulkan bahwa kejadian KPD di rumah sakit ini cukup tinggi dengan karakteristik terbanyak pada usia reproduksi sehat dan kehamilan aterm