Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Problematika Pembelajaran Menulis Permulaan pada Siswa Sekolah Dasar Salsabila, Kania; Wahyuni, Endang Sry; Arman, Diah Mulyani; Hoiriyah, Verny Nur
TSAQOFAH Vol 3 No 6 (2023): NOVEMBER
Publisher : Lembaga Yasin AlSys

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58578/tsaqofah.v3i6.1683

Abstract

Writing lessons are offered in elementary schools from grade one to grade VI. Students start learning how to write in grades I and II. Therefore, the process of learning to write at this level is known as early writing lessons, but in grades III, IV, V, and VI it is known as early writing learning. The goal of this study is to find a solution to the problem that low grade students are experiencing with the need to write. The current study includes SDN 112/I Perumnas in grades one and two. Qualitative descriptive is the employed technique. Information that was gathered through surveys, interviews, observations, and documentation In data analysis, quantitative analysis is used. The findings reveal challenges faced by first grade students, including (a) writing letters, words, and simple sentences; (b) writing a follow-up letter; (c) write sentences correctly; (d) can distinguish between the letters b and d (often confused); (e) find it difficult to imitate or copy the written form given by the teacher; and (f) find it difficult to arrange words into simple sentences. In contrast, the two students in the class came together to discuss the topic of (a) letters, words, and a short-term calendar.
Integrasi Aspek Multikultural dalam Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial di Sekolah Dasar Aprilia, Rara Nasywa; Wahyuni, Endang Sry; Sari, Silfiyana; Fauziah, Sobrini; Sholeh, Muhammad; Fhadilla, Zilza; Wasito, Muhamad
NUSRA : Jurnal Penelitian dan Ilmu Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2024): NUSRA: Jurnal Penelitian dan Ilmu Pendidikan, Mei 2024
Publisher : LPPM Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/nusra.v5i2.2494

Abstract

Cultural diversity in Indonesia, including ethnicity, religion, and race, makes it a rich country, but if not managed wisely, it can lead to conflict. Therefore, it is important to teach and appreciate cultural diversity to the younger generation, including through IPS education in elementary schools. The aim of this research is to explore the integration of multicultural aspects in IPS learning in elementary schools by combining theory and comprehensive multicultural education implementation in the elementary school environment. This research method employs qualitative literature research with secondary data from various sources such as books, journals, and documents, using philosophical and pedagogical approaches. The research steps include introduction, body, and conclusion, and utilize relevant literature sources such as academic articles and books. The research findings suggest that multicultural education in Indonesia aims to build an inclusive learning environment that emphasizes values such as respect, honesty, and tolerance in addressing cultural and racial intolerance issues. Through the Social Sciences subject, this education builds the mental resilience of students to manage social conflicts and cultivate individuals who do not prioritize primordialism or ethnocentrism.
Think Before Click: Penggunaan Media Sosial Aman dan Bijak sebagai Upaya Pembentukan Karakter Digital Peserta Didik SMP Destrinelli, Destrinelli; Maharani, Sintia; Eka Fitri, Regita Faradila; Ayu, Yuni Faska; Wahyuni, Endang Sry
MUDABBIR Journal Research and Education Studies Vol. 5 No. 2 (2025): Vol. 5 No. 2 Juli-Desember 2025
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/mudabbir.v5i2.2187

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan signifikan dalam pola komunikasi dan interaksi sosial peserta didik, khususnya di tingkat SMP. Tingginya intensitas penggunaan media sosial di kalangan remaja belum sepenuhnya diimbangi dengan pemahaman mengenai etika, keamanan digital, serta dampak sosial dari aktivitas digital. Kondisi tersebut mendorong perlunya program edukatif yang mampu membentuk karakter digital peserta didik secara berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses perancangan, pelaksanaan, serta dampak awal program Think Before Click: Penggunaan Media Sosial Aman dan Bijak sebagai upaya pembentukan karakter digital peserta didik SMP. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus yang dilaksanakan di SMP Negeri 15 Muaro Jambi. Program dirancang dan diimplementasikan oleh peneliti melalui kegiatan sosialisasi, workshop literasi digital, kampanye konten positif, pembuatan poster, slogan digital, serta diskusi reflektif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program Think Before Click memberikan dampak positif terhadap pembentukan karakter digital peserta didik. Dampak tersebut terlihat pada peningkatan kesadaran bermedia sosial, perubahan perilaku digital yang lebih bijak, serta penguatan nilai etika, tanggung jawab, penalaran kritis, komunikasi, dan kolaborasi. Program ini berpotensi menjadi model intervensi edukatif dalam membangun budaya digital yang aman dan berkarakter di lingkungan sekolah.