Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Pengaruh Perawatan Aktivitas Dukungan Spiritual dengan Tingkat Kecemasan dan Depresi pada Pasien Kanker Stadium Lanjut Ariyanti, Nanda Putri; Pribadi, Dimas Ria Angga
Buletin Ilmu Kebidanan dan Keperawatan Vol. 4 No. 03 (2025): Buletin Ilmu Kebidanan dan Keperawatan
Publisher : The Indonesian Institute of Science and Technology Research

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56741/bikk.v4i03.1406

Abstract

Kanker menjadi masalah kesehatan masyarakat di tingkat global maupun nasional. Pasien kanker sering kali menghadapi masalah seperti kecemasan dan depresi. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh aktivitas dukungan spiritual (spiritual support activity) berupa memfasilitasi salat dan mengaji terhadap tingkat kecemasan dan depresi pada pasien kanker stadium lanjut di Rumah Sakit Dr. Moewardi Surakarta. Desain penelitian yang digunakan adalah quasi eksperimental dengan kelompok kontrol dan intervensi. Sampel yanng digunakan sebanyak 50 pasien kanker stadium lanjut dipilih menggunakan teknik convinience sampling dan dibagi ke dalam dua kelompok, yaitu kelompok intervensi dan kelompok kontrol masing-masing 25 orang. Intervensi yang diberikan berupa memfasilitasi salat dan mengaji selama tiga hari berturut-turut. Pengukuran tingkat kecemasan dan depresi dilakukan menggunakan kuesioner Hospital Anxiety and Depression Scale (HADS) sebelum dan sesudah intervensi. Tingkat kecemasan pada partisipan menurun dari 76% menjadi 8%, dan tingkat depresi menurun dari 64% menjadi 8%, sehingga menunjukkan adanya penurunan signifikan tingkat kecemasan dan depresi pada kelompok intervensi dibanding kelompok kontrol. Aktifitas dukungan spiritual membantu pasien memperoleh ketenangan batin, mengurangi rasa takut dan kegelisahan, serta meningkatkan harapan hidup. Penelitian ini menegaskan pentingnya dukungan aktivitas spiritual sebagai bagian dari perawatan holistik untuk meningkatkan kesejahteraan psikologis pasien kanker stadium lanjut.
Hubungan Pengatahuan Dan Sikap Dengan Perilaku Pencegahan Kejadian Gagal Ginjal Kronis: Studi Kasus di RSUD Dr.Moewardi Surakarta Ameliya Dewi Anjani; Dimas Ria Angga Pribadi
Buletin Ilmu Kebidanan dan Keperawatan Vol. 4 No. 03 (2025): Buletin Ilmu Kebidanan dan Keperawatan
Publisher : The Indonesian Institute of Science and Technology Research

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56741/bikk.v4i03.1428

Abstract

Penyakit ginjal kronis (PGK) merupakan masalah kesehatan global dengan angka kejadian yang meningkat setiap tahun. Pengetahuan dan sikap seringkali menjadi faktor yang meningkatkan angka kematian,sehinga penlitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan, sikap, dan perilaku pencegahan kejadian gagal ginjal kronis di RSUD Dr.Moewardi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional dan consecutive sampling. Penelitian ini dilakukan pada 153 responden pasien dengan riwayat hipertensi di RSUD Dr. Moewardi. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner pengetahuan, sikap, dan perilaku. Analisis data dilakukan menggunakan uji korelasi Spearman’s Rho. Dari Analisis data didapatkan hasil mayoritas responden berjenis kelamin perempuan (66,7%), berusia 46–55 tahun (54,2%), dan berpendidikan SMA/SMK (43,1%). Uji korelasi menunjukkan adanya hubungan positif signifikan antara pengetahuan dan sikap (r=0,323; p=0,000), pengetahuan dan perilaku (r=0,463; p=0,000), serta sikap dan perilaku (r=0,503; p=0,000) maka p < 0,05 sehingga terdapat hubungan antara pengetahuan,sikap,dan perilaku pencegahan kejadian gagal ginjal kronis. Pengetahuan yang baik berhubungan dengan sikap positif, dan keduanya berkaitan dengan perilaku pencegahan gagal ginjal kronis. Intervensi kesehatan dapat dipertimbangkan untuk meningkatan pengetahuan dan penguatan sikap positif, mengingat keduanya memiliki keterkaitan dengan perilaku pencegahan, meskipun arah hubungan tidak dapat dipastikan dalam penelitian ini.
Peningkatan Kapasitas Kader dalam Mewujudkan Masyarakat Bebas DHF (Dengue Haemoragic Fever) di Desa Cemani Ekan Faozi; Dimas Ria Angga Pribadi; Fadilah Rolavi Jannah; Fatikhah Izzatul Khusna
Jurnal Pengabdian Ilmu Kesehatan Vol. 4 No. 2 (2024): Juli : Jurnal Pengabdian Ilmu Kesehatan
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jpikes.v4i2.4100

Abstract

Dengue hemorrhagic fever (DHF) is an acute infectious disease caused by the dengue virus which is transmitted through the bite of the Aedes aegypti mosquito and enters human blood. Data on DHF sufferers in Dukuh Waringinrejo in RW 20 Gang Elang 2. Information from the village midwife obtained 5 DHF sufferers, 3 children and 2 adults. The purpose of this activity is to find out if there is an increase in the knowledge of posyandu cadres, especially RW 19 and 20 Dukuh Waringinrejo, Cemani Village in preventing DHF through counseling to posyandu cadres. Posyandu Nusa Indah 15 is the location for implementing counseling which is located in Dukuh Waringinrejo. The number of participants in counseling on prevention of DHF was 15 posyandu cadres. The method used in carrying out community service activities is in the form of counseling about DHF with the target of posyandu cadres RW 19 and 20 Dukuh Waringinrejo, Cemani Village. The intervention was carried out using the lecture method and using educational videos about DHF. The activity instrument was in the form of pre-test and post-test questionnaires. From the results of the average pre-test and post-test values, it can be concluded that there is an increase in knowledge of posyandu cadres after counseling is held.
Hubungan Antara Beban dan Kualitas Hidup Caregiver Pasien Stroke Hemoragik Rohmah, Ida Laelatur; Pribadi, Dimas Ria Angga
JUKEJ : Jurnal Kesehatan Jompa Vol 4 No 4 (2025): JUKEJ: Jurnal Kesehatan Jompa
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jkj.Vol4.Iss4.1941

Abstract

Stroke hemoragik merupakan pecahnya pembuluh darah ke otak yang disebabkan oleh penyumbatan aliran darah ke otak. Hal ini, menjadi salah satu penyebab kematian terbanyak di dunia dan menjadi penyebab kematian tertinggi di Indonesia sebesar 19,42%. Pasien stroke hemoragik seringkali mengalami keterbatasan dalam aktivitas sehari-hari sehingga memerlukan bantuan caregiver. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara caregiver burden dan kualitas hidup caregiver pasien stroke hemoragik. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif cross sectional pada 152 responden yang dipilih berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan, menggunakan kuesioner ZBI untuk mengukur caregiver burden dan WHOQOL untuk mengukur kualitas hidup, yang kemudian dianalisis menggunakan SPSS 30. Hasil uji statistic menggunakan spearman rank menunjukkan nilai p-value 0,001 (<0,05) dengan koefisien korelasi -0.839. Berdasarkan hasil uji statistik, dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang sangat kuat antara caregiver burden dan kualitas hidup caregiver pasien stroke hemoragik. Hasil penelitian ini memiliki implikasi penting bagi intervensi kesehatan yang dapat mendukung caregiver dan meningkatkan kualitas hidup mereka, sehingga berdampak positif pada perawatan pasien stroke.
Respon Time terhadap Tingkat Kecemasan Pasien di Unit Gawat Darurat : Literature Review Ekan Faozi; Arief Wahyudi Jadmiko; Dimas Ria Angga Pribadi
Jurnal Siti Rufaidah Vol. 2 No. 3 (2024): Jurnal Siti Rufaidah
Publisher : PPNI UNIMMAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57214/jasira.v2i3.83

Abstract

To prevent disability and even death, the emergency unit must immediately carry out medical action, therefore the need to implement an efficient and effective emergency response time is important in determining whether or not it is necessary to provide medical assistance from the time the patient arrives at the ER until the patient enters the operating room or hospital ward. . The aim of this research is to determine the effect of response time on patient and family anxiety in the emergency unit. The methods used in this secondary research are literature review, article search through the Google Scholar, PubMed, Science Direct, SINTA, and Garuda databases. The results found 7 articles in which there was an influence of response time on patient anxiety in the Emergency Unit and other factors that influenced patient anxiety in the emergency unit included gender, age, education, triage, and the role of nurses. Conclusion: The results of the synthesis of 7 research articles are that response time influences patient anxiety in the emergency unit. Other factor that influence patient and family anxiety when in the Emergency Unit are length of response time, gender, age, education, triage, and the role of the nurse.
Penerapan Video Edukasi Bahaya Konsumsi Obat Herbal Ilegal Yang Dijual Bebas Di E-Commerce Pada Masyarakat Dengan Penyakit Gagal Ginjal Kronik Ani Syafriati; Arif Widodo; Indri Indri; Zukhrofa Rizkiana Ramadhani; Salwa Alifa Bestari; Dimas Ria Angga Pribadi; Ronggo Adi Sutoyo; Fara Dzulfi Aulia Pratama; Muhammad Putra Ardiansya; Fila Diana Nurhayati; Sukini Sukini; Rosidah Rosidah
Jurnal Ners Vol. 10 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i3.58665

Abstract

Penggunaan obat herbal ilegal (non-BPOM) yang dijual bebas di e-commerce masih banyak ditemukan pada masyarakat, termasuk pada pasien gagal ginjal kronik. Rendahnya pengetahuan masyarakat mengenai bahaya kandungan bahan kimia obat (BKO) dan efek nefrotoksik terhadap ginjal meningkatkan risiko terjadinya komplikasi penyakit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penerapan video edukasi terhadap tingkat pengetahuan masyarakat mengenai bahaya konsumsi obat herbal ilegal pada pasien gagal ginjal kronik. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain pre-experimental one group pre-test and post-test design. Penelitian dilaksanakan di UPTD Puskesmas Tanjung Lengkayap pada bulan Juni–Juli 2025 dengan jumlah responden sebanyak 120 orang yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner pengetahuan yang telah dinyatakan valid dan reliabel. Analisis data menggunakan uji paired t-test. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata skor pengetahuan meningkat dari 7,25 pada saat pre-test menjadi 12,40 pada saat post-test. Hasil uji statistik diperoleh nilai p-value sebesar 0,004 (p < 0,05), yang menunjukkan bahwa video edukasi efektif meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai bahaya penggunaan obat herbal ilegal pada pasien gagal ginjal kronik. Kata Kunci: video edukasi, obat herbal ilegal, gagal ginjal kronik, e-commerce.
Pendampingan Peningkatan Pengetahuan dan Keterampilan Manajemen Keperawatan di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Sampangan Arum Pratiwi; Abi Muhlisin; Muzakar Isa; Dian Hudiyawati; Dimas Ria Angga Pribadi; Nabila Novita Priyani; Alya Fitri Dwi Karunia
Shihatuna : Jurnal Pengabdian Kesehatan Masyarakat Vol 5 No 2 (2025): Desember
Publisher : FKM UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/shihatuna.v5i2.26606

Abstract

Introduction: Health services at PKU Muhammadiyah Sampangan Hospital require nurses to have good nursing management skills, but initial survey results show that there are still limitations in knowledge and skills in the areas of case rounds, conferences, patient classification, leadership, and communication using the ISBAR format. Objective: to improve nurses' knowledge and skills through a nursing management training and mentoring program. Methods: The program was conducted in 14 sessions using lectures, interactive discussions, case simulations, role plays, and live demonstrations in the treatment room. Evaluation was conducted using pre-tests and post-tests to measure changes in participants' abilities. Results: The program showed an increase in average knowledge in all aspects, including case rounds (59.77 to 69.09), ISBAR (81.43 to 90.00), conferences (95.91 to 98.18), leadership (73.68 to 85.53), and patient classification (82.63 to 91.42). Conclusion: This activity demonstrated that training and mentoring are effective in improving the nursing management competencies of nurses. Therefore, it is recommended that this activity be carried out continuously to support the quality of service and professionalism of nursing practice in hospitals