Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik (Cair) Berbahan Baku Limbah Rumah Tangga Di Lingkungan Desa Darmaji Kamil, Insanul; Rosida, Naela; Fadila, Yaniar Asyiah; Putri, Adinda Fitriana; Yulistiani, Linda; Septiana, Tia; Marliani, Nisrina; Putra, Firdaus; Aslam, Firar Bismi
PRAXIS: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 3 (2024): PRAXIS
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47776/praxis.v2i3.994

Abstract

Environmental problems are still the biggest problem and will never end, especially regarding waste. Where Darmaji Village produces 3,373kg/day of waste. With the large amount of waste produced, people do not know how to process or use the waste. There are many ways to manage and utilize household waste, one of which is making it into liquid organic fertilizer. Using liquid organic fertilizer on plants has the benefit of increasing nitrogen in the soil. In this article, we will discuss a Village Community Empowerment (PMD) activity with training material on Making Liquid Organic Fertilizer (POC) by Utilizing Household Waste.
Penguatan Nilai Toleransi Siswa Melalui Pendidikan Multikultural pada Mata Pelajaran Sosiologi, Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKN), dan Pendidikan Agama Islam (PAI) di SMAN 1 Lingsar Septiana, Tia; Hamidsyukrie; Suud; Masyhuri
Jurnal Pendidikan Sosial Keberagaman Vol. 11 No. 2 (2024): Juridiksiam: Jurnal Pendidikan Sosial Keberagaman
Publisher : Jurusan P. IPS, FKIP, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis lebih dalam bentuk-bentuk penguatan nilai toleransi siswa melalui pendidikan multikultural pada mata pelajaran sosiologi, Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKN), dan Pendidikan Agama Islam (PAI) di SMAN 1 Lingsar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Hasil penelitian menemukan beberapa bentuk penguatan toleransi melalui pendidikan multikultural pada ketiga mata pelajaran tersebut yaitu pertama, dengan memberikan kemerdekaan/kebebasan kepada siswa, baik kebebasan dalam berpendapat atau kebebasan dalam menentukan sebuah pilihan. Kedua, dengan mengajarkan siswa untuk mengakui hak setiap orang yang diinternalisasikan melalui materi pelajaran dan melalui perilaku keseharian siswa. Ketiga, dengan mengajarkan kepada siswa untuk selalu menghormati keyakinan orang lain, baik dalam pembelajaran di kelas maupun kegiatan di luar kelas. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukan bahwa penguatan nilai toleransi siswa melalui tiga mata pelajaran tersebut dapat memberdayakan dan meningkatkan nilai toleransi siswa, seperti terciptanya sikap keterbukaan siswa, meningkatnya rasa saling memahami dan menghargai antar siswa, sehingga terciptanya anti diskriminasi atau konflik antar siswa. Kata Kunci: Penguatan Nilai; Toleransi; Multikultural
Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik (Cair) Berbahan Baku Limbah Rumah Tangga Di Lingkungan Desa Darmaji Kamil, Insanul; Rosida, Naela; Fadila, Yaniar Asyiah; Putri, Adinda Fitriana; Yulistiani, Linda; Septiana, Tia; Marliani, Nisrina; Putra, Firdaus; Aslam, Firar Bismi
PRAXIS: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 3 (2024): PRAXIS April
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47776/praxis.v2i3.994

Abstract

Environmental problems are still the biggest problem and will never end, especially regarding waste. Where Darmaji Village produces 3,373kg/day of waste. With the large amount of waste produced, people do not know how to process or use the waste. There are many ways to manage and utilize household waste, one of which is making it into liquid organic fertilizer. Using liquid organic fertilizer on plants has the benefit of increasing nitrogen in the soil. In this article, we will discuss a Village Community Empowerment (PMD) activity with training material on Making Liquid Organic Fertilizer (POC) by Utilizing Household Waste.
Bye Bye Perfectionism: Lepas Standar Kesempurnaan Yang Bikin Lelah Aninda, Nining; Stefhanie, Stefhanie; Septiana, Tia
Jabdimas: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2023): Jabdimas: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Magister Manajemen, Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56457/jabdimas.v1i2.284

Abstract

Perfectionisme kerap dipersepsikan sebagai sikap positif karena identik dengan standar tinggi dan dorongan untuk mencapai hasil terbaik. Namun, dalam praktiknya, tuntutan untuk selalu sempurna justru sering menjadi sumber kelelahan mental, kecemasan, dan penurunan produktivitas. Artikel ini membahas fenomena perfectionism dalam kehidupan sehari-hari, khususnya bagaimana standar kesempurnaan yang berlebihan dapat memengaruhi kesehatan mental, proses belajar, serta kinerja individu. Melalui pendekatan reflektif dan deskriptif, tulisan ini menyoroti pergeseran sudut pandang dari mengejar kesempurnaan menuju penerimaan diri dan proses yang realistis. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa melepaskan perfectionism bukan berarti menurunkan kualitas diri, melainkan membangun keseimbangan antara usaha, batas kemampuan, dan kesehatan mental. Dengan demikian, individu diharapkan mampu menjalani aktivitas secara lebih sehat, produktif, dan bermakna tanpa terbebani oleh tuntutan untuk selalu sempurna.
PENGUATAN NILAI TOLERANSI SISWA MELALUI PENDIDIKAN MULTIKULTURAL PADA MATA PELAJARAN SOSIOLOGI, PENDIDIKAN PANCASILA KEWARGANEGARAAN (PPKN), DAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (PAI) DI SMAN 1 LINGSAR Septiana, Tia; Hamidsyukrie; Suud; Mashyuri
Journal of Social Education Sasambo Vol 3 No 1 (2025): Journal of Social Education Sasambo (SOCED SASAMBO)
Publisher : Program Studi Pendidikan Sosiologi Universitas Mataram - Sociology Education Program Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/socedsasambo.v3i1.10919

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis lebih dalam bentuk-bentuk penguatan nilai toleransi siswa melalui pendidikan multikultural pada mata pelajaran sosiologi, Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKN), dan Pendidikan Agama Islam (PAI) di SMAN 1 Lingsar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Hasil penelitian menemukan beberapa bentuk penguatan toleransi melalui pendidikan multikultural pada ketiga mata pelajaran tersebut yaitu pertama, dengan memberikan kemerdekaan/kebebasan kepada siswa, baik kebebasan dalam berpendapat atau kebebasan dalam menentukan sebuah pilihan. Kedua, dengan mengajarkan siswa untuk mengakui hak setiap orang yang diinternalisasikan melalui materi pelajaran dan melalui perilaku keseharian siswa. Ketiga, dengan mengajarkan kepada siswa untuk selalu menghormati keyakinan orang lain, baik dalam pembelajaran di kelas maupun kegiatan di luar kelas. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukan bahwa penguatan nilai toleransi siswa melalui tiga mata pelajaran tersebut dapat memberdayakan dan meningkatkan nilai toleransi siswa, seperti terciptanya sikap keterbukaan siswa, meningkatnya rasa saling memahami dan menghargai antar siswa, sehingga terciptanya anti diskriminasi atau konflik antar siswa.