Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Implementation Model of Character Education Values in the Islamic Boarding School System Lasmiadi; Maya Febriani Chandra; Alhairi
ATTAQWA: Jurnal Pendidikan Islam dan Anak Usia Dini Vol. 2 No. 4 (2023): Islamic Education and Early Childhood Innovation
Publisher : STIT Attaqwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58355/attaqwa.v2i4.62

Abstract

School is a time of character growth, which greatly determines a person's moral and intellectual foundations throughout his life. To build students' personalities, education must have a mission that shapes students' personalities. Character education basically focuses on building students who are cultured and dignified. All characters can change, and education is needed to change character. Using qualitative research methods with a phenomenological approach. Basically, the results of the research show that both Islamic boarding schools both implement the character education values ​​proclaimed by the Ministry of National Education, namely values ​​originating from religion, which in this case is Islam, Pancasila, culture, which are in accordance with the objectives of national education, namely: ( 1). Religious, (2). Honestly, (3). Tolerance, (4). Discipline, (5). Hard work, (6). Creative, (7). Independent, (8). Democratic, (9). Curiosity, (10). National spirit, (11). Love of the homeland, (12). Appreciating achievements, (13). Friendly/communicative, (14). Love peace, (15). Likes to read, (16). Care for the environment, (17). Social care, and (18). Responsibility. Supporting factors in implementing the character education model are: The presence of parental participation, Motivation, Leadership, and commitment to cooperation between the Islamic boarding school and parents, while the inhibiting factors in implementing the character education model are: Still minimal attention from parents, Insufficient environment. support, and limited supervision from teachers, caregivers and parents.
PELATIHAN P5 AKU SIAP MENJADI REMAJA DI SMP ISLAM AQZIA TELUK KUANTAN KABUPATEN KUANTAN SINGINGI: PKM Andrizal; Bustanur; Mailani, Ikrima; Alhairi; Nahwiyah, Sopiatun; Akbar, Helbi; Zulhaini; Mualif; Lasmiadi; Prasetiyo, Yoga
BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Vol. 4 No. 2 (2024): BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Desember 2024
Publisher : LPPM UNIKS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36378/bhakti_nagori.v4i2.3937

Abstract

Orang tua dan guru disekolah memiliki tugas menyiapkan anak-anaknya kelak menjadi orang dewasa yang bertanggung jawab. Anak-anak ini nantinya harus mampu mandiri secara fisik dan psikologis untuk menghadapi tantangan kehidupan. Urusan memahami anak memang gampang-gampang susah, apalagi anak masuk fase remaja yang merupakan masa transisi dari kanak-kanak menjadi dewasa. Tentunya orang tua dan guru harus pandai-pandai dalam memahami karakter dan ciri-ciri pertumbuhan dan perkembangan yang dilalui anak. Tim Pengabdian kepada Masyarakat Program Studi Pendidikan Agama Islam Universitas Islam Kuantan Singingi hadir untuk memberikan bantuan kepada remaja untuk mengenal konsep diri yaitu, mengenai dirinya (self-image), cara remaja menghargai dirinya dibandingkan dengan orang lain (self-esteem), dan sosok ideal yang remaja ingin capai (ideal self). Untuk sampai ke titik tersebut, remaja sangat membutuhkan bantuan orang tua dan guru di sekolah serta lingkungan dengan cara, Melakukan aktivitas fisik, Cintai diri sendiri, Fokus pada kelebihan dan Membantu orang lain.