Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pemanfaatan Teknologi Artificial Intelligence dalam  Efektifitas Pembelajaran Mahasiswa Supit, Michella Christy Tania; Sumual, Shelty Deity Meity
Jurnal Ilmiah Literasi Indonesia Vol. 2 No. 1 (2026): JANUARI-JUNI
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/r5zvsp30

Abstract

This study aims to describe the use of Artificial Intelligence (AI) technology to improve the learning effectiveness of students at Samawa University. The study used a descriptive quantitative approach to obtain an objective picture of the level of understanding, use, benefits, and challenges of AI in the learning process. The study subjects consisted of 67 students who had utilized AI in academic activities. Data were collected using a Likert-scale questionnaire and analyzed using descriptive statistics in the form of percentages and frequency distributions. The results showed that the majority of students had a high level of understanding and use of AI. AI was perceived as significantly assisting students in understanding course material and increasing learning effectiveness through easy access to information, efficient study time, and support for independent learning. Furthermore, the benefits of AI use were deemed to outweigh the challenges faced, although challenges related to ethical use and potential dependency persist. Lecturer and institutional support for AI utilization was also positive and played a significant role in encouraging the productive and responsible use of AI. Overall, this study demonstrates that Artificial Intelligence technology has significant potential as an effective learning support medium, with the caveat that mentoring and digital literacy are needed to ensure its use remains aligned with academic principles.
ANALISIS MINAT BELAJAR SISWA DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA KECAMATAN TOMPASOBARU KABUPATEN MINAHASA SELATAN Assa, Jeremi Hendro; Sumual, Shelty Deity Meity; Manongko, Allen A. Ch.
SECONDARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Menengah Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/secondary.v6i2.9442

Abstract

ABSTRACT This study aims to analyze students’ learning interest and to identify the factors influencing it at SMP Negeri 3 Raraatean, Tompasobaru District, South Minahasa Regency. Students’ learning interest is an essential aspect of the learning process, as it directly affects students’ levels of engagement and the achievement of learning outcomes at the junior high school level. This research employed a qualitative approach with a case study design, focusing on an in-depth understanding of students’ learning experiences, perceptions, and learning conditions.Data were collected through observations, in-depth interviews, and documentation, involving students, teachers, parents, and the school principal as the main data sources. The collected data were analyzed using the interactive analysis model proposed by Miles, Huberman, and Saldaña, which includes data reduction, data display, and iterative conclusion drawing and verification. The findings indicate that students’ learning interest is at a moderate level and tends to be situational in nature. Learning interest increases when teachers apply varied, contextual, and interactive teaching methods, but tends to decrease in monotonous learning situations that provide limited opportunities for active student involvement.Internal factors influencing learning interest include intrinsic motivation, self-confidence, and students’ learning readiness, while external factors encompass teacher roles, parental support, the availability of learning facilities, and students’ social environment. These findings emphasize that enhancing students’ learning interest requires synergy among innovative instructional strategies, family involvement, and the creation of a supportive learning environment to foster sustainable development of students’ learning interest. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis minat belajar siswa serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhinya di SMP Negeri 3 Raraatean, Kecamatan Tompasobaru, Kabupaten Minahasa Selatan. Minat belajar siswa merupakan aspek penting dalam pembelajaran karena berperan langsung terhadap tingkat keterlibatan siswa dan pencapaian hasil belajar pada jenjang sekolah menengah pertama. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus yang berfokus pada pemahaman mendalam terhadap pengalaman, persepsi, dan kondisi belajar siswa. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi dengan melibatkan siswa, guru, orang tua, serta kepala sekolah sebagai sumber data utama. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan model analisis interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña yang meliputi proses reduksi data, penyajian data, serta penarikan dan verifikasi kesimpulan secara berulang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa minat belajar siswa berada pada kategori sedang dan cenderung bersifat situasional. Minat belajar meningkat ketika guru menerapkan metode pembelajaran yang variatif, kontekstual, dan interaktif, namun cenderung menurun pada pembelajaran yang monoton dan kurang melibatkan siswa secara aktif. Faktor internal yang memengaruhi minat belajar meliputi motivasi intrinsik, kepercayaan diri, dan kesiapan belajar siswa, sedangkan faktor eksternal mencakup peran guru, dukungan orang tua, ketersediaan fasilitas belajar, serta lingkungan sosial siswa. Temuan penelitian ini menegaskan bahwa peningkatan minat belajar siswa memerlukan sinergi antara strategi pembelajaran inovatif, keterlibatan keluarga, dan penciptaan lingkungan belajar yang kondusif agar minat belajar dapat dikembangkan secara berkelanjutan.
Pelatihan Penyusunan Modul Ajar bagi Guru-Guru di SMA 2 Pineleng Supit, Michella Christy Tania; Sumual, Shelty Deity Meity
Aksi Kita: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2026): JANUARI-FEBRUARI
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/3xtmah45

Abstract

Perubahan kebijakan kurikulum dari Kurikulum 2013 ke Kurikulum Merdeka dilatarbelakangi oleh berbagai permasalahan mendasar, antara lain kompetensi yang terlalu luas, struktur kurikulum yang kaku, beban belajar peserta didik yang tinggi, keterbatasan ruang inovasi guru, serta rendahnya capaian hasil belajar nasional sebagaimana tercermin dalam hasil PISA. Kondisi tersebut diperparah oleh krisis pembelajaran akibat pandemi COVID-19, sehingga diperlukan upaya strategis untuk meningkatkan kompetensi guru dalam mengimplementasikan Kurikulum Merdeka, khususnya melalui pembelajaran berdiferensiasi dan asesmen yang berpusat pada peserta didik. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mendampingi guru SMA Negeri 1 Pineleng dalam menyusun modul ajar Kurikulum Merdeka yang berorientasi pada pembelajaran berdiferensiasi dan asesmen diagnostik. Metode yang digunakan adalah pendampingan berbasis workshop, yang diawali dengan sosialisasi konsep pembelajaran berdiferensiasi dan asesmen, kemudian dilanjutkan dengan praktik penyusunan modul ajar selama empat bulan, baik secara luring maupun daring. Peserta kegiatan berjumlah 25 guru dari berbagai mata pelajaran. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa guru mengalami peningkatan pemahaman dan keterampilan dalam menyusun modul ajar yang sesuai dengan capaian pembelajaran, karakteristik peserta didik, serta prinsip Kurikulum Merdeka. Guru juga menjadi lebih percaya diri dalam merancang pembelajaran yang fleksibel, kontekstual, dan berpusat pada siswa. Dengan demikian, kegiatan pengabdian ini memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan profesionalisme guru serta mendukung implementasi Kurikulum Merdeka secara lebih efektif dan berkelanjutan di satuan pendidikan..