Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

REPRESENTASI VISUAL DAN RELASI KUASA BUDAYA TATO PADA MASYARAKAT BALI Varlina, Vivi; Yani, Ni Luh Made
Wacadesain Vol. 3 No. 2 (2022): Jurnal Wacadesain
Publisher : LPPM Universitas Adhirajasa Sanjaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51977/wacadesain.v3i2.884

Abstract

Tato merupakan salah satu budaya populer yang berkembang pesat di Pulau Bali. Meskipun cukup masif dan diminati, budaya tato mengalami komodifikasi, standardisasi, dan modifikasi dalam nilai-nilai dan pengetahuan. Dengan pendekatan cultural studies, peneliti mengeksplorasi pandangan masyarakat Bali terhadap tato, serta bagaimana representasi visual dan relasi kuasa disematkan diantaranya. Penelitian ini memanfaatkan studi literatur dan wawancara mendalam. Studi menemukan bahwa budaya tato tidak hanya memiliki representasi visual yang khas, tetapi juga mengandung nilai-nilai yang dikonstruksi secara produktif serta divalidasi dalam struktur sosial masyarakat. Pemakai tato meletakkan aspek subjektivitas dan identitas pada desain tato yang ditampilkan.
ETIKA DAN ESTETIKA VISUAL PADA LUKISAN THE CREATION OF ADAM Varlina, Vivi; Ambarwati, Angela Claudia Dian; Nderas, Theodorikus Sinawil
Wacadesain Vol. 5 No. 1 (2024): Jurnal Wacadesain
Publisher : LPPM Universitas Adhirajasa Sanjaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51977/wacadesain.v5i1.1578

Abstract

The Creation of Adam adalah salah satu lukisan religi Gereja Katolik yang terletak di Kapel Sistina, Vatikan. Meskipun diakui oleh gereja sebagai karya seni religi, Lukisan Fresco karya Michelangelo ini pada awalnya menuai kontroversi. Perdebatan bermula dari kalangan internal Gereja Katolik yang mengatakan bahwa lukisan tersebut tidak layak diterima karena dianggap bertentangan dengan nilai etika dan moral keagamaan. Studi ini membedah lukisan The Creation of Adam dalam kajian budaya dengan pendekatan resepsi dan etika visual. Hasil analisis menjelaskan bahwa lukisan The Creation of Adam yang berkisah mengenai penciptaan Adam dalam Alkitab diwujudkan oleh sang pelukis dalam karya yang autentik. Lukisan dikreasikan dengan mengelaborasi pesan mengenai penciptaan awal manusia dan estetika masa Renaisans.
ANALISIS SEMIOTIKA DAN RESEPSI VISUAL DALAM TRANSFORMASI IDENTITAS LOGO VANS OFF THE WALL Andrianto, Alan; Varlina, Vivi; Leonard, Muhammad Alfarizi
Wacadesain Vol. 5 No. 1 (2024): Jurnal Wacadesain
Publisher : LPPM Universitas Adhirajasa Sanjaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51977/wacadesain.v5i1.1579

Abstract

Logo adalah tanda grafis atau simbol yang digunakan untuk mewakili perusahaan, organisasi, atau produk. Penelitian ini menggunakan pendekatan semiotika untuk mengungkap makna dari elemen-elemen visual pada logo VANS Off the Wall dalam mengkomunikasikan nilai dan citra mereknya kepada konsumen. Penelitian ini menerapkan metode analisis visual terhadap perubahan desain logo VANS dari waktu ke waktu, dengan fokus pada tipografi, warna, dan elemen-elemen lainnya. Studi menemukan bahwa logo VANS Off the Wall menjadi simbol kreativitas, kebebasan, dan semangat bagi konsumen. Implikasi desain dan branding dalam studi ini memberikan wawasan baru bagi praktisi desain komunikasi visual mengenai pentingnya peran dan dampak logo terhadap citra merek.
Analisis Film Midsommar Berdasarkan Perspektif Estetika Media dan Etika Visual Varlina, Vivi; Syauqiyah, Putri Kaila
Jurnal SASAK : Desain Visual dan Komunikasi Vol. 6 No. 1 (2024): SASAK
Publisher : Universitas Bumigora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30812/sasak.v6i1.3964

Abstract

Film Midsommar adalah film bergenre horor yang disutradarai oleh Ari Aster. Film ini ditundapenayangannya di Indonesia karena harus melewati berbagai ketentuan sensor dari Lembaga Sensor Film. Berbeda dari film bergenre horor pada umumnya yang memiliki pencahayaan gelap dansuram, Midsommar menyematkan elemen-elemen visual yang cerah dan terkesan ceria. Penelitianini bertujuan untuk mengungkap alasan dibalik pelarangan penayangannya di Indonesia berdasarkandisiplin ilmu desain komunikasi visual, khususnya dalam perspektif estetika media dan etika visual.Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif melalui studi pustaka dan observasi film Midsommar, dengan pendekatan komunikasi visual dan estetika media digunakan untukmenggali aspek-aspek visual yang membuat visual film Midsommar menjadi unik. Hasil penelitianini menjelaskan narasi psikologis yang terbangun dalam film ini tidak terlepas dari elaborasi unikelemen-elemen visual, framing, dan teknik pengambilan gambar. Berdasarkan hasil penelitian jugaditemukan bahwa film Midsommar menekankan genre horor pada tekanan emosi audiens yang disampaikan melalui estetika visual. Implikasi dari penelitian ini menunjukkan bahwa pendekatan estetikayang tidak konvensional dalam genre horor dapat mempengaruhi persepsi dan penerimaan penontonsecara signifikan. Selain itu, studi ini memberikan wawasan penting mengenai pentingnya mempertimbangkan aspek estetika dan etika visual dalam proses penyensoran film.
Peningkatan Kesadaran dalam Pengelolaan Rantai Pasok yang Komunikatif dan Berwawasan Lingkungan Melalui Sosialisasi pada Komunitas Nelayan di Teluk Aru, Kalimantan Selatan Vikaliana , Resista; Musfirowati Hanika , Ita; Varlina, Vivi; Anggiane Iskandar, Yelita; Nurhadi Purwanto , Elan; Mulyasari , Farah; Kusumawardhana , Indra; Ichlas El Qudsi, Mohammad; Marhaen Pratopo , Wahyudi; Morissan, Morissan; Nur Ahadi, Muhammad
IKRA-ITH ABDIMAS Vol. 8 No. 3 (2024): Jurnal IKRAITH-ABDIMAS Vol 8 No 3 November 2024
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37817/ikra-ithabdimas.v8i3.4103

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PkM) ini digagas dalam rangka membantu para nelayan di wilayah yang termasuk paling rentan terdampak perubahan iklim, yaitu di Teluk Aru, Provinsi Kalimantan Selatan. Perubahan iklim diketahui berpengaruh secara signifikan pada kehidupan laut terlebih lagi pada komunitas nelayan pesisir. Peningkatan suhu dan pengasaman yang tiba-tiba dapat menyebabkan hilangnya habitat dan spesies laut. Pergeseran arus laut dan pemanasan air mengubah distribusi persediaan ikan dan mengubah struktur ekosistemnya sehingga memengaruhi hasil tangkapan ikan nelayan. Dalam beberapa waktu belakangan, produksi ikan tangkap di wilayah Teluk Aru mengalami penurunan yang salah satunya diakibatkan oleh perubahan iklim. ondisi ini memotivasi diinisiasinya kegiatan PkM di Teluk Aru. Semua pihak perlu terlibat untuk memastikan stabilitas bahkan peningkatan hasil ikan tangkap di Teluk Aru. Dari sudut pandang logistik dan rantai pasok, manajemen persediaan dan pengemasan hasil ikan tangkap perlu ditingkatkan demi memastikan pasokan yang sesuai dengan permintaan di hilir. Selain itu, aspek teknis ini perlu dibarengi dengan komunikasi yang efektif yang berwawasan lingkungan mengingat dinamika nelayan dalam komunitas, perlu dikelola dengan baik sehingga secara sosial, semua pemangku kepentingan mendapatkan manfaat terbaik dari sumber daya yang mereka miliki dan rawat bersama, tidak hanya untuk masa sekarang namun juga di masa mendatang sehingga aspek sustainability menjadi tidak terpisahkan.