Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Analisis Semiotika dan Resepsi Visual dalam Rebranding Logo Halal MUI Varlina, Vivi; Permatasari, Mutiara
Jurnal Komunikasi Global Vol 14, No 1 (2025)
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi FISIP Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jkg.v14i1.44753

Abstract

Logo halal baru yang diperkenalkan oleh Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) menggantikan logo sebelumnya dengan tujuan memperkuat sistem jaminan halal di Indonesia. Desain ini mengintegrasikan elemen budaya lokal, seperti gunungan wayang dan motif batik lurik, untuk memperkuat identitas halal Indonesia yang lebih khas dan kompetitif di pasar global. Penelitian ini menganalisis rebranding logo halal Majelis Ulama Indonesia (MUI) melalui pendekatan semiotik dan resepsi visual. Kajian ini menganalisis makna simbolik dalam elemen visual logo serta respons masyarakat terhadap perubahan tersebut. Data diperoleh melalui dokumentasi, wawancara dengan lima informan yaitu dosen, mahasiswa, pengusaha, praktisi serta pihak yang mengatur penggunaan logo halal, dan studi pustaka terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa elemen visual logo baru memuat makna religius dan budaya yang terintegrasi dalam satu sistem tanda yang harmonis. Sementara dari analisis resepsi visual ditemukan bahwa logo baru memperoleh respons positif, terutama karena tampilannya yang profesional dan mudah dikenali, meskipun masih diperlukan sosialisasi lanjutan untuk memperjelas makna simboliknya. Studi ini memberikan wawasan strategis tentang dinamika rebranding logo halal serta rekomendasi untuk optimalisasi komunikasi visual dalam sistem jaminan halal nasional.The new halal logo introduced by the Halal Product Assurance Organizing Agency (BPJPH) replaces the previous one with the aim of strengthening the halal assurance system in Indonesia. The design incorporates local cultural elements, such as the wayang gunungan and lurik batik motifs, to reinforce a more distinctive and competitive Indonesian halal identity in the global market. This study analyzes the rebranding of the halal logo of the Indonesian Ulama Council (MUI) through a semiotic and visual reception approach. It examines the symbolic meanings embedded in the visual elements of the logo as well as public responses to the change. Data were collected through documentation, interviews with five informants, including a lecturer, a student, a business owner, a practitioner, and a representative from the institution responsible for regulating the use of the halal logo, and a review of related literature. The findings show that the visual elements of the new logo convey both religious and cultural meanings, integrated into a harmonious sign system. Meanwhile, the visual reception analysis reveals that the new logo received a positive response, mainly due to its professional appearance and recognizability, although further socialization is needed to clarify its symbolic meanings. This study provides strategic insights into the dynamics of halal logo rebranding and offers recommendations for optimizing visual communication within the national halal assurance system.
REPRESENTASI VISUAL DAN RELASI KUASA BUDAYA TATO PADA MASYARAKAT BALI Varlina, Vivi; Yani, Ni Luh Made
Wacadesain Vol. 3 No. 2 (2022): Jurnal Wacadesain
Publisher : LPPM Universitas Adhirajasa Sanjaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51977/wacadesain.v3i2.884

Abstract

Tato merupakan salah satu budaya populer yang berkembang pesat di Pulau Bali. Meskipun cukup masif dan diminati, budaya tato mengalami komodifikasi, standardisasi, dan modifikasi dalam nilai-nilai dan pengetahuan. Dengan pendekatan cultural studies, peneliti mengeksplorasi pandangan masyarakat Bali terhadap tato, serta bagaimana representasi visual dan relasi kuasa disematkan diantaranya. Penelitian ini memanfaatkan studi literatur dan wawancara mendalam. Studi menemukan bahwa budaya tato tidak hanya memiliki representasi visual yang khas, tetapi juga mengandung nilai-nilai yang dikonstruksi secara produktif serta divalidasi dalam struktur sosial masyarakat. Pemakai tato meletakkan aspek subjektivitas dan identitas pada desain tato yang ditampilkan.
ETIKA DAN ESTETIKA VISUAL PADA LUKISAN THE CREATION OF ADAM Varlina, Vivi; Ambarwati, Angela Claudia Dian; Nderas, Theodorikus Sinawil
Wacadesain Vol. 5 No. 1 (2024): Jurnal Wacadesain
Publisher : LPPM Universitas Adhirajasa Sanjaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51977/wacadesain.v5i1.1578

Abstract

The Creation of Adam adalah salah satu lukisan religi Gereja Katolik yang terletak di Kapel Sistina, Vatikan. Meskipun diakui oleh gereja sebagai karya seni religi, Lukisan Fresco karya Michelangelo ini pada awalnya menuai kontroversi. Perdebatan bermula dari kalangan internal Gereja Katolik yang mengatakan bahwa lukisan tersebut tidak layak diterima karena dianggap bertentangan dengan nilai etika dan moral keagamaan. Studi ini membedah lukisan The Creation of Adam dalam kajian budaya dengan pendekatan resepsi dan etika visual. Hasil analisis menjelaskan bahwa lukisan The Creation of Adam yang berkisah mengenai penciptaan Adam dalam Alkitab diwujudkan oleh sang pelukis dalam karya yang autentik. Lukisan dikreasikan dengan mengelaborasi pesan mengenai penciptaan awal manusia dan estetika masa Renaisans.
ANALISIS SEMIOTIKA DAN RESEPSI VISUAL DALAM TRANSFORMASI IDENTITAS LOGO VANS OFF THE WALL Andrianto, Alan; Varlina, Vivi; Leonard, Muhammad Alfarizi
Wacadesain Vol. 5 No. 1 (2024): Jurnal Wacadesain
Publisher : LPPM Universitas Adhirajasa Sanjaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51977/wacadesain.v5i1.1579

Abstract

Logo adalah tanda grafis atau simbol yang digunakan untuk mewakili perusahaan, organisasi, atau produk. Penelitian ini menggunakan pendekatan semiotika untuk mengungkap makna dari elemen-elemen visual pada logo VANS Off the Wall dalam mengkomunikasikan nilai dan citra mereknya kepada konsumen. Penelitian ini menerapkan metode analisis visual terhadap perubahan desain logo VANS dari waktu ke waktu, dengan fokus pada tipografi, warna, dan elemen-elemen lainnya. Studi menemukan bahwa logo VANS Off the Wall menjadi simbol kreativitas, kebebasan, dan semangat bagi konsumen. Implikasi desain dan branding dalam studi ini memberikan wawasan baru bagi praktisi desain komunikasi visual mengenai pentingnya peran dan dampak logo terhadap citra merek.
MEASURING POSITIONING “NUSANTARA” : BRAND ANALYSIS OF EAST KALIMANTAN AS NEW CAPITAL CITY OF INDONESIA Varlina, Vivi; Netti Anjelina
Jurnal Komunikasi & Media Digital Vol. 1 No. 1 (2023): Jurnal Komunikasi & Media Digital
Publisher : Program Studi Komunikasi Universitas Pertamina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70611/jkmd.v1i1.6

Abstract

The relocation of the capital city of Indonesia from Jakarta to East Kalimantan has always attracted attention. Although this has been decided through a long democratic process, this relocation still brings pros and cons in society. Within the framework of economic transformation, realizing prosperity and equitable development, the Government of Indonesia is moved to answer this challenge. However, does this relocate have any urgency, especially since Indonesia has just recovered from the impact of the Covid-19 pandemic? Then how about building a new modern capital city with complete facilities, but still preserving nature and the environment? This research was conducted using a descriptive quantitative approach. Conceptualization is emphasized on the positioning and branding of East Kalimantan by referring to current conditions, as well as the utilization of existing resources in order to reach the ideal condition of the capital city. In this context, the government public relations has a strategic role in measuring people's aspirations, as well as campaigning for a city branding blueprint for the new capital city.
Analisis Film Midsommar Berdasarkan Perspektif Estetika Media dan Etika Visual Varlina, Vivi; Syauqiyah, Putri Kaila
Jurnal SASAK : Desain Visual dan Komunikasi Vol. 6 No. 1 (2024): SASAK
Publisher : Universitas Bumigora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30812/sasak.v6i1.3964

Abstract

Film Midsommar adalah film bergenre horor yang disutradarai oleh Ari Aster. Film ini ditundapenayangannya di Indonesia karena harus melewati berbagai ketentuan sensor dari Lembaga Sensor Film. Berbeda dari film bergenre horor pada umumnya yang memiliki pencahayaan gelap dansuram, Midsommar menyematkan elemen-elemen visual yang cerah dan terkesan ceria. Penelitianini bertujuan untuk mengungkap alasan dibalik pelarangan penayangannya di Indonesia berdasarkandisiplin ilmu desain komunikasi visual, khususnya dalam perspektif estetika media dan etika visual.Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif melalui studi pustaka dan observasi film Midsommar, dengan pendekatan komunikasi visual dan estetika media digunakan untukmenggali aspek-aspek visual yang membuat visual film Midsommar menjadi unik. Hasil penelitianini menjelaskan narasi psikologis yang terbangun dalam film ini tidak terlepas dari elaborasi unikelemen-elemen visual, framing, dan teknik pengambilan gambar. Berdasarkan hasil penelitian jugaditemukan bahwa film Midsommar menekankan genre horor pada tekanan emosi audiens yang disampaikan melalui estetika visual. Implikasi dari penelitian ini menunjukkan bahwa pendekatan estetikayang tidak konvensional dalam genre horor dapat mempengaruhi persepsi dan penerimaan penontonsecara signifikan. Selain itu, studi ini memberikan wawasan penting mengenai pentingnya mempertimbangkan aspek estetika dan etika visual dalam proses penyensoran film.
Peningkatan Kesadaran dalam Pengelolaan Rantai Pasok yang Komunikatif dan Berwawasan Lingkungan Melalui Sosialisasi pada Komunitas Nelayan di Teluk Aru, Kalimantan Selatan Vikaliana , Resista; Musfirowati Hanika , Ita; Varlina, Vivi; Anggiane Iskandar, Yelita; Nurhadi Purwanto , Elan; Mulyasari , Farah; Kusumawardhana , Indra; Ichlas El Qudsi, Mohammad; Marhaen Pratopo , Wahyudi; Morissan, Morissan; Nur Ahadi, Muhammad
IKRA-ITH ABDIMAS Vol. 8 No. 3 (2024): Jurnal IKRAITH-ABDIMAS Vol 8 No 3 November 2024
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37817/ikra-ithabdimas.v8i3.4103

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PkM) ini digagas dalam rangka membantu para nelayan di wilayah yang termasuk paling rentan terdampak perubahan iklim, yaitu di Teluk Aru, Provinsi Kalimantan Selatan. Perubahan iklim diketahui berpengaruh secara signifikan pada kehidupan laut terlebih lagi pada komunitas nelayan pesisir. Peningkatan suhu dan pengasaman yang tiba-tiba dapat menyebabkan hilangnya habitat dan spesies laut. Pergeseran arus laut dan pemanasan air mengubah distribusi persediaan ikan dan mengubah struktur ekosistemnya sehingga memengaruhi hasil tangkapan ikan nelayan. Dalam beberapa waktu belakangan, produksi ikan tangkap di wilayah Teluk Aru mengalami penurunan yang salah satunya diakibatkan oleh perubahan iklim. ondisi ini memotivasi diinisiasinya kegiatan PkM di Teluk Aru. Semua pihak perlu terlibat untuk memastikan stabilitas bahkan peningkatan hasil ikan tangkap di Teluk Aru. Dari sudut pandang logistik dan rantai pasok, manajemen persediaan dan pengemasan hasil ikan tangkap perlu ditingkatkan demi memastikan pasokan yang sesuai dengan permintaan di hilir. Selain itu, aspek teknis ini perlu dibarengi dengan komunikasi yang efektif yang berwawasan lingkungan mengingat dinamika nelayan dalam komunitas, perlu dikelola dengan baik sehingga secara sosial, semua pemangku kepentingan mendapatkan manfaat terbaik dari sumber daya yang mereka miliki dan rawat bersama, tidak hanya untuk masa sekarang namun juga di masa mendatang sehingga aspek sustainability menjadi tidak terpisahkan.