Abstract. Date seeds (Phoenix dactylifera L.) are abundant agro-industrial by-products that remain underutilized. Numerous studies have reported that date seeds contain phenolic and flavonoid compounds with notable antioxidant activity and are naturally caffeine-free, indicating their potential as functional beverage ingredients and coffee alternatives. However, systematic evidence summarizing the variability of bioactive composition, antioxidant capacity, and the influence of variety and processing methods remains limited and scattered across the literature. This study aimed to comprehensively evaluate the bioactive profile, antioxidant activity, and potential utilization of date seeds as a caffeine-free functional beverage through a systematic literature review. Literature searches were conducted following the PRISMA 2020 guidelines using PubMed, ScienceDirect, DOAJ, and Google Scholar, focusing on articles published between 2020 and 2025. The reviewed studies reported total phenolic contents ranging from 135 to 448 mg GAE and total flavonoid contents of 6.8–7.5 mg CE/g, with antioxidant activity classified as moderate to strong based on DPPH assays (IC₅₀: 28–49 µg/mL). Overall, the findings indicate that date seeds have potential for development as caffeine-free functional beverage ingredients; however, further standardized studies are required to support optimal product development. Abstrak. Biji kurma (Phoenix dactylifera L.) merupakan limbah agroindustri yang melimpah dan hingga kini belum dimanfaatkan secara optimal. Berbagai studi melaporkan bahwa biji kurma mengandung senyawa fenolik dan flavonoid dengan aktivitas antioksidan yang signifikan serta bersifat bebas kafein secara alami, sehingga berpotensi dikembangkan sebagai bahan minuman fungsional alternatif kopi. Namun, kajian ilmiah yang merangkum secara sistematis variasi kandungan bioaktif, aktivitas antioksidan, serta pengaruh varietas dan metode pengolahan biji kurma masih terbatas dan tersebar dalam berbagai publikasi.Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara komprehensif profil senyawa bioaktif, aktivitas antioksidan, dan potensi pemanfaatan biji kurma sebagai minuman fungsional bebas kafein melalui pendekatan systematic literature review. Penelusuran literatur dilakukan mengikuti pedoman PRISMA 2020 pada basis data PubMed, ScienceDirect, DOAJ, dan Google Scholar untuk artikel terbitan tahun 2020–2025. Hasil kajian menunjukkan bahwa biji kurma memiliki kandungan total fenolik pada kisaran 135–448 mg GAE dan total flavonoid 6,8–7,5 mg CE/g, dengan aktivitas antioksidan kategori sedang hingga kuat berdasarkan uji DPPH (IC₅₀ 28–49 µg/mL). Secara keseluruhan, biji kurma berpotensi dikembangkan sebagai bahan baku minuman fungsional bebas kafein, meskipun penelitian lanjutan yang terstandarisasi masih diperlukan untuk mendukung pengembangan produk secara optimal.