Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Perceptions And Preferences of Indonesian Muslim Tourists for Halal Tourism Facilities and Conditions in Sembalun Iswanto, Dedy; S. Sangadji, Suwandi; Nazwin, Asfarony Hendra
KAMBOTI: Jurnal Sosial dan Humaniora Vol. 3 No. 2 (2023): KAMBOTI: Jurnal Sosial dan Humaniora
Publisher : Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah XII

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51135/kambotivol3issue2page10-17

Abstract

The purpose of this study was to determine the perceptions and preferences of Indonesian muslim tourists for halal tourism facilities and conditions in Sembalun. To meet the proving result, this research used descriptive research methods. The samples of this research were domestic Muslim tourists who have visited Sembalun. The analytical tool used in this study is Descriptive Statistical Analysis. The results of this study indicate that the government's efforts in promoting halal tourism have not been fully successful, because only a small proportion of respondents consider Sembalun as a halal tourist destination. the tourists emphasized that toilets and places of worship are important facilities that must exist in Sembalun.
Strategi Kebijakan Konsep Smart Tourism Untuk Meningkatkan Daya Tarik Wisatawan Mancanegara di Provinsi Nusa Tenggara Barat Apriani, Reza; Rahmi, Siti Atika; Nazwin, Asfarony Hendra; Mintasrihardi, Mintasrihardi
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 3 (2025): Agustus - October
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i3.2331

Abstract

Penelitian ini mengkaji strategi Pariwisata Cerdas (Smart Tourism) untuk meningkatkan daya tarik wisatawan mancanegara di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Menggunakan pendekatan kualitatif dengan wawancara mendalam bersama pemangku kepentingan di Dinas Pariwisata NTB, temuan menunjukkan bahwa strategi kebijakan konsep Smart Tourism, terintegrasi dalam program "Pariwisata NTB Menuju Dunia" yang termuat dalam RPJMD 2025-2029. Strategi utamanya adalah digitalisasi pariwisata melalui pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi (TIK), khususnya penggunaan ponsel pintar, aplikasi seluler, situs web destinasi dan promosi digital. Contoh konkret layanan digital ini termasuk situs web Desa Wisata Bila Bante dan aplikasi E-Rinjani, yang bertujuan untuk mempermudah akses informasi, pemesanan, dan transaksi bagi wisatawan. Dalam hal pemasaran pariwisata, Dinas Pariwisata NTB memanfaatkan promosi melalui kalender event tahunan dan branding media sosial yang kuat (Instagram, TikTok, Facebook). Meskipun demikian, penelitian ini juga mengidentifikasi beberapa tantangan dalam penerapan Smart Tourism, meliputi keterbatasan dana, kebutuhan SDM yang kompeten, belum adanya kebijakan yang spesifik, serta ketidakmerataan infrastruktur digital. Rekomendasi dari penelitian ini menekankan pentingnya alokasi dana yang memadai, peningkatan kapasitas SDM melalui pelatihan berkelanjutan, penyusunan kebijakan khusus yang komprehensif, serta pemerataan akses digital untuk mengoptimalkan potensi Smart Tourism dalam menarik lebih banyak wisatawan mancanegara ke NTB.
Membangun Generasi Unggul: Peran Program Intervensi Keluarga Berisiko Stunting di Kota Mataram Nazwin, Asfarony Hendra; Jailani, Muhammad Aprian; Ali, Muhammad; Hidayat, Rahmad; Idris, Mustamin H; Fatmawati, Fatmawati
Jurnal Pengabdian Publik (JP-Publik) Vol 3, No 2 (2023): Volume 3, Nomor 2 (2023) DESEMBER
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jp-publik.v3i2.21122

Abstract

Setiap negra perlu dalam meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) melalui upaya pencegahan stunting pada anak-anak, terutama di Kota Mataram. Tujuan utama pengabdian ini adalah mengidentifikasi dan mengatasi risiko stunting dengan fokus lokasi pada kecamatan Ampenan dan Sandubaya. Melalui metode kolaboratif seperti akademis, praktisi, dan sektor bisnis, pengabdian mencakup identifikasi lokasi berdasarkan analisis data keluarga risiko stunting, edukasi tentang ciri-ciri keluarga risiko stunting, dan intervensi konkret berupa distribusi telur gratis. Hasil menunjukkan bahwa kegiatan ini menjangkau keluarga berisiko stunting, dengan partisipasi aktif dari berbagai pihak termasuk masyarakat. Pendekatan holistik yang melibatkan sosial ekonomi, budaya, dan kesehatan mampu memberikan kontribusi positif terhadap pemahaman masyarakat tentang keluarga risiko stunting, mengurangi risiko stunting, dan memberikan solusi ekonomis dalam konteks kesejahteraan dan pemenuhan gizi terjengkau kepada anak-anak di Kota Mataram
PERAN PEMERINTAH DAERAH DALAM UPAYA MENINGKATKAN EKONOMI MELALUI PEMBERDAYAAN UMKM DI KOTA MATARAM toyo, Tekla rensiana; Nazwin, Asfarony Hendra; Setiawan, Muh Rivandy
Jurnal Ilmiah Administrasi Pemerintahan Daerah Vol 16 No 2 (2024): Pelayanan Pemerintahan
Publisher : Post Graduate School of Government Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33701/jiapd.v16i2.4625

Abstract

MSMEs (Micro, Small, and Medium Enterprises) play a significant role in economic development in Mataram City, West Nusa Tenggara Province. Data shows that there are 22,473 micro, small, and medium enterprises operating in this area, reflecting the major contribution of MSMEs to local economic growth. This phenomenon has encouraged the Mataram City Government to develop various empowerment programs, including entrepreneurship training, providing capital through People's Business Credit (KUR), and facilitating product marketing. These efforts are in line with Law Number 20 of 2008 concerning MSMEs which emphasizes the importance of the role of MSMEs in encouraging equality and economic growth. This study aims to analyze the extent to which local government policies influence MSME empowerment in Mataram City. The research method used is a comprehensive literature study, supported by regional administrative data and previous scientific research results. This analysis focuses on the policy implementation process, the effectiveness of the programs implemented, and their direct impact on the local economy. The results of the study indicate that government initiatives in the fields of training, financing, and marketing have a positive impact on MSME growth. In particular, increasing entrepreneurial capacity and easy access to capital contribute to reducing unemployment rates and improving community welfare. In addition, MSME participation in marketing support programs has been proven to strengthen the competitiveness of local products in regional markets. Thus, targeted MSME empowerment programs are key to building a more inclusive and sustainable regional economy. These findings are expected to be a reference for stakeholders in formulating strategies and policies for local economic development in the future.
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN ADMINISTRASI HUKUM UMUM DALAM MENDUKUNG PENGEMBANGAN USAHA MIKRO, KECIL, DAN MENENGAH DI NTB Febriyanti, Nur Indry Yani; Fitrianingsih, Ayu; Mang, Sri Uswatun Hasanah; Nazwin, Asfarony Hendra; Hidayat, Rahmad; Aprian Jailani, Muhammad
Bestari: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 3 (2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/dpkm.v5i3.4846

Abstract

Abstract : This study aims to examine the implementation of public legal administration services (AHU) policy by the Regional Office of the Ministry of of West Nusa Tenggara (NTB) in supporting the legal status of Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs). Using a descriptive qualitative approach, the study reveals several challenges in service implementation, including low legal literacy, limited technological infrastructure, and minimal budget support. Findings show that services such as the Sole Proprietorship through the AHU Online platform have significant potential to strengthen MSME legality, but their effectiveness is still hindered by uneven access to information and technology in rural areas. Cross-sector collaboration and legal education strategies are needed to ensure that all MSME actors can fairly and equitably access the benefits of legal business recognition.Keywords: AHU, MSMES, legality, Kemenkum NTB, Sole ProprietorshipKeywords:AHU, UMKM, Legalitas, Perseroan Perorangan, Kanwil Kemenkum NTB Kata Kunci: AHU, MSMES, legality, Kemenkum NTB, Sole Proprietorship Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji implementasi kebijakan pelayanan Administrasi Hukum Umum (AHU) oleh kantor Wilayah Kementrian Hukum (Kanwil Kemenkum) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) dalam mendukung legalitas Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Dengan pendekatan deskriptif kualitatif, penelitian ini mengungkap berbagai tantangan dalam penerapan layanan, termasuk rendahnya literasu hukum, keterbatasan infrastruktur teknologi, dan minimnya dukungan anggaran. Penelitian ini menunjukkan bahwa layanan seperti Perseroan Perorangan melalui platform AHU Online memiliki potensi besar dalam memperkuat legalitas UMKM, namun efektivitasnya masih terbatas oleh ketimpangan akses informasi dan teknologi di wilayah pedesaan. Diperlukan kolaborasi lints sektor dan strategi edukasi hukum untuk memastikan seluruh pelaku UMKM dapat mengakses manfaat legalitas secara adil dan merata. Keywords:AHU, UMKM, Legalitas, Perseroan Perorangan, Kanwil Kemenkum NTB
PENGUATAN LITERASI KEUANGAN DIGITAL MELALUI FINTECH DAN PENGEMBANGAN KEWIRAUSAHAAN BERBASIS MARKETPLACE UNTUK PEMBERDAYAAN KADER IMM KOTA MATARAM Jafar, M. Ulfatul Akbar; Pratama, Inka Nusamuda; Nazwin, Asfarony Hendra; Subandi, Azwar
Nusantara Hasana Journal Vol. 5 No. 7 (2025): Nusantara Hasana Journal, December 2025
Publisher : Yayasan Nusantara Hasana Berdikari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59003/nhj.v5i7.1816

Abstract

Digital transformation has driven significant changes in the financial and entrepreneurial sectors, making digital financial literacy and the effective utilization of technology fundamental needs for the younger generation. This community service activity aims to strengthen digital financial literacy through the use of financial technology (fintech) and develop marketplace-based entrepreneurship as an effort to empower members of the Mataram City Muhammadiyah Student Association (IMM). The activity employed a participatory action research approach, which was implemented through the stages of needs analysis, training, mentoring, business implementation, and monitoring and evaluation. The activity involved 120 IMM members with interests in and startups related to the creative economy. The results of the activity showed an increase in participants' digital financial literacy scores of more than 30 percent, an increase in the use of digital financial recording applications in their businesses, and a rise in the number of active online stores on national marketplaces. Furthermore, the establishment of the Mataram City IMM collective marketplace is a strategic outcome that supports the institutional sustainability of the members' businesses. This activity demonstrates that integrating digital financial literacy, fintech adoption, and marketplace-based entrepreneurship is effective in increasing the economic capacity of members and building sustainable economic independence. This community service program is expected to become a practical and replicable empowerment model for student organizations and other youth communities in navigating the dynamics of the digital economy
Kolaborasi Akademisi, Lingkungan dan Karang Taruna dalam Penguatan Kapasitas Sosial dan Ekonomi Berbasis SDM Unggul di Lingkungan Presak Barat Jailani, Muhammad Aprian; Ali, Muhammad; Nazwin, Asfarony Hendra; Apriani, Reza; Safriansyah, Muhammad; Salsabila, Elvira Hilwa
Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Vol. 9 No. 1 (2026): Februari
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppm.v9i1.10752

Abstract

Pengabdian kepada Masyarakat ini dilaksanakan dengan tujuan utama menguatkan kapasitas sosial dan ekonomi masyarakat di Lingkungan Presak Barat, Kelurahan Pagutan, yang kaya akan potensi Sumber Daya Manusia (SDM) unggul (lulusan S1 hingga S3) serta memiliki dua organisasi pemuda aktif, yaitu Forum Pemuda Lingkungan Presak Barat (FPLPB) dan Laskar Muda Presak Barat (LMPB). Kekuatan ini dipandang belum terintegrasi optimal, sehingga diperlukan sinergi terpadu antara akademisi, perangkat lingkungan, dan Karang Taruna sebagai solusi. Metode pelaksanaan yang diterapkan adalah sosialisasi dan edukasi selama tiga bulan dengan menggunakan pendekatan sosial keagamaan dan sosial politik yang disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi spesifik lingkungan. Peran akademisi sangat krusial sebagai mediator, fasilitator, dan agen transfer of knowledge, termasuk menempatkan mahasiswa melalui KKN/Magang sebagai langkah solutif untuk mengatasi tantangan minimnya motor penggerak program. Hasil pengabdian menunjukkan tingkat keberhasilan yang tinggi dan memperoleh apresiasi dari mitra karena berhasil mengelaborasi dunia kampus dengan lingkungan. Keberhasilan ini dibuktikan dengan terlaksananya program-program yang telah berjalan dan terintegrasi, seperti kegiatan sunatan massal yang didukung anggota DPRD, pelaksanaan tindakan fogging cepat tanggap bekerja sama dengan Dinas Sosial Kota Mataram, serta penyelenggaraan Peringatan Hari Besar Islam (PHBI) seperti perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW yang melibatkan seluruh elemen Karang Taruna. Secara keseluruhan, kolaborasi ini menghasilkan kesepakatan bersama untuk tindak lanjut program yang berkelanjutan, menciptakan model pemberdayaan masyarakat berbasis potensi lokal. Rekomendasi mendesak yang diajukan adalah perlunya pendampingan intensif dan berkelanjutan guna mempertahankan sinergi ini serta optimalisasi SDM unggul dalam menciptakan dan mengelola peluang ekonomi kreatif guna mencapai kemandirian lingkungan.