Claim Missing Document
Check
Articles

Policy Implementation of the Bus Rapid Transit System in Mataram City Muhammad Aprian Jailani; Abdul Hakim; Suryadi Suryadi
Wacana Journal of Social and Humanity Studies Vol. 22 No. 3 (2019)
Publisher : Sekolah Pascasarjana Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The ministerial decree 692-2015 of Ministry of Transportation of the Republic of Indonesia regarding the Allocation of BRT of BRT Assistance have granted Mataram city that 25 BRT. The BRT is a program of Law 22 of 2009 regarding Road Traffic & Transportation; the program mandates every region have mass transportations. The BRT program seeks to help Mataram city, because the city transports service is low and they are less attractive; in addition, the number of private vehicles is high. The research objective to describe, identify and analyze problems in implementing BRT in Mataram. Moreover, this research employed a descriptive qualitative method; the researcher collected the data from interviews, observation, and document studies. Furthermore, this research used the qualitative data analysis interactive models. The findings reveal that BRT implementation in Mataram city was not optimally successful. This was due to long communication chain that must be carried out through socialization; the minimal socialization, unreached target groups, resources, and minimum BRT operational costs. The disposition displays a positive attitude; however, the commitment of BRT implementers is still low. In addition, the bureaucratic structure shows a limited pattern of relations between implementers; there are too many hierarchy levels which cause implementation inefficiency.
Analisis Tentang Inovasi Program Pelayanan Kesehatan Peduli Remaja Dalam Meningkatkan Kualitas Pelayanan Publik Di Puskesmas Babakan Mustamin Mustamin; Rahmad Hidayat; Lusiana Herawati; Mintasrihardi Mintasrihardi; M. Aprian Jaelani
JIAP (Jurnal Ilmu Administrasi Publik) Vol 9, No 2 (2021): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jiap.v9i2.5228

Abstract

This study was carried out at the Babakan Health Center to understand the introduction of the Youth Care Health Service innovation program and encourage and inhibit factors that enhance the quality of public services. With a sample of 40 respondents accessing services at the Babakan Health Center, the study approach used was qualitative. The method used for data collection was a questionnaire and interview. Although the data analysis approach used was qualitative analysis for interview data and quantitative percentage lines from the questionnaire.  This study's findings showed that % felt happy and very satisfied with the health facilities component  the implementation of the Youth Care Health Service program on the level of quality of public services. Then for the indicator of health workers hitting 57,50 % feeling happy and very satisfied. The adolescent variable hits 57,50  % feel satisfied and satisfied, network variables hit 65,00 percent feel satisfied and very satisfied, and eventually,  75,00 % feel satisfied and very satisfied with the health management variable. Overall, 65,00 % of the 5 study variables are in the satisfied and very satisfied band. Meanwhile, supporting factors include the availability of qualified workers with qualifications and competencies in their fields, the availability of air-conditioned examination room facilities, and the involvement and participation of young people in high-level activities. Moreover, the inhibiting factors include incomplete health facilities such as special counseling rooms for adolescents and inadequate room capacity, support from the community for this program is still low, and lack of cooperation in several work areas. Based on the research results, there are suggestions given that it is necessary to increase socialization to a broader extent. It is required to increase funding, especially supporting facilities and infrastructure and increasing training to existing health workers
PENGUATAN KONSEP UNTUK WISATA DESA SANGIANG DI KECAMATAN WERA KABUPATEN BIMA Nurhayu Nurhayu; Rahmad Hidayat; Mintasrihardi Mintasrihardi; Muhammad Aprian Jailani
Jurnal Pengabdian Publik (JP-Publik) Vol 3, No 2 (2023): Volume 3, Nomor 2 (2023) DESEMBER
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jp-publik.v3i2.21131

Abstract

Pariwisata adalah salah satu yang menjadi prioritas untuk dikembangkan olehpemerintah. Potensi itu tentu bisa menjadikan daerah tersebut sebagai destinasiwisata baru. Seharusnya pariwisata menjadi sektor penting dalam memberikan pemasukan serta sumber pendapat bagi pembangunan disuatu daerah. Titiksentral antara pariwisata dengan pembangunan berkelanjutan adalah ekowisata.Salah satu daerah yang memiliki potensi adalah desa sangiang yang ada dikabupaten Bima. Kegiatan ini dilakukan dengan cara pengumpulan data, analisisdata serta pendeskripsian data. Terdapat empat aspek potensi pariwisata yangdidapati seperti Atraksi yang meliputi gunung berapi sangiang, karombo wera (gua peninggalan sejarah), penenun tradisional, festival perahu, makanan khas,dan lain sebagainya. Aksesbilitas seperti akses jalan yang sudah cukup baiksampai ke lokasi. Amenitas seperti adanya pedagang dan toko/kios yang menjualkebutuhan minimal wisatawan. Anciliriatas yaitu adanya kelompok sadar wisata(Pokdarwis). Peran masyarakat ditunjukan seperti menerima dengan baikkedatangan wisatawan domestik maupun mancanegara. Alternatif konsep yangbisa dikembangkan lagi seperti (1) Pengemasan Potensi Wisata, (2) Peningkatkansarana dan prasarana, (3) Peningkatan tatakelola manajemen pariwsata, (4)Peningkatan promosi
MENUMBUHKAN PENGETAHUAN MITIGASI BENCANA GEMPA BUMI DI KELURAHAN MONJOK KOTA MATARAM Asfarony Hendra Nazwin; Muhammad Aprian Jailani; Muhammad Ali
Jurnal Pengabdian Publik (JP-Publik) Vol 2, No 2 (2022): Desember
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jp-publik.v2i2.11192

Abstract

Mitigasi bencana adalah upaya untuk menekan risiko bencana, baik timbulnya korban dan kerusakan fisik. Bencana Gempa Lombok pada tahun 2018 mengakibatkan adanya korban jiwa dengan angka yang relatif tinggi, mayoritas disebabkan oleh kerusakan fisik permukiman. Tujuan dari pengabdian ini adalah  menumbuhkan kesadaran tentang pentingnya mitigasi bencana dalam segala aspek kehidupan demi menekan risiko bencana yang ditimbulkan. Peserta dari kegiatan ini meliputi masyarakat di Kelurahan Monjok dengan kriteria kepadatan penduduk dan tingginya risiko kerusakan fisik berdasarkan data per lingkungan. Masyarakat pada lingkungan Kamasan dan Monjok Culik adalah sebagai peserta berdasarkan kriteria. Metode kegiatan ini adalah pemaparan materi, diskusi, aksi dan simulasi sederhana mitigasi bencana gempa. Hasil kegiatan ini adalah tumbuhnya pemahaman masyarakat tentang mitigasi bencana dengan representasi output meliputi pemetaan wilayah dengan risiko bencana yang tinggi dan penentuan jalur evakuasi
PERPUSTAKAAN MADING LINGKUNGAN SEBAGAI PEMBANGUNAN SARANA PRASARANA UNTUK MENINGKATKAN PELAYANAN PUBLIK LINGKUNGAN PRESAK BARAT DI KELURAHAN PAGUTAN Muhammad Aprian Jailani; Muhammad Ali; Abdul Hafiz
Jurnal Pengabdian Publik (JP-Publik) Vol 1, No 1 (2021): April
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jp-publik.v1i1.4663

Abstract

Urgensi aktivasi literasi bacaan Masyarakat melihat rendahnya minat baca masyarakat Provinsi NTB berada pada tingkat 31 dari 34 provinsi pada tahun 2018. Tercatat Berdasarkan data BPS sesuai hasil Susenas Maret 2018, angka buta aksara atau buta huruf di NTB sebesar 12,58 persen. Peraturan Walikota Mataram Nomor 2 tahun 2009 tentang Petunjuk Pelaksanaan Kegiatan Pembangunan Sarana Prasarana Kelurahan dan Kegiatan Pemberdayaan Masyarakat di Keluruhan memberikan peluang satu lingkungan Taman bacaan lingkungan. Metode pengabdian ekplanasi serta tindakan melalui sosialisasi. Hasil dari kegiatan ini adalah lebih dari 500 buku yang di berikan kepada lingkungan presak barat oleh kepala UPT perpustakaan UMMAT dengan berkoordinasi kepada kepala lingkungan presak barat. Literasi tersebut di dukung dengan jumlah kapasitas sumber daya manusia dengan basis pendidikan S3 1 orang, S2 4 orang serta 25 berlatar belakang S1 sebgai tenaga pengelola perpustakaan lingkungan dala meningkatkan pelayanan public
PROGRAM PENCEGAHAN PERNIKAHAN DINI DI DESA RENSING KECAMATAN SAKRA BARAT Budiyani Arini; Mustamin Mustamin; Muhammad Aprian Jailani
Jurnal Pengabdian Publik (JP-Publik) Vol 3, No 1 (2023): Volume 3 Nomor 1 Tahun 2023
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jp-publik.v3i1.20760

Abstract

Pernikahan dini adalah pernikahan yang dilakukan oleh pasangan atau salah satu pasangan yang masih berusia anak-anak atau kurang dari 18 tahun. Tujuan pengabdian ini yaitu untuk mengetahui bagaimana proses collaborative governance dalam mencegah pernikahan dini di Desa Rensing Kecamatan Sakra Barat agar tidak semakin meningkat, yang mana dilaksanakan antar seluruh pihak, baik dengan sesama pemerintah, swasta, hingga masyarakat.          Metode yang digunakan sosialisasi dengan kunjungan ke lokasi pengabdian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses collaborative governance yang dilaksanakan berdasarkan prinsip kesediaan berkompromi, komitmen, komunikasi, saling percaya, transparansi, berbagi pengetahuan, dan mengambil resiko berjalan dengan baik. Di sisi lain, berbagai tantangan             dihadapi oleh seluruh pihak, mulai dari faktor budaya (merarik), faktor pendidikan, kurangnya partisipasi masyarakat, hingga faktor hamil di luar ikatan pernikahan
SOSIALISASI PROGRAM KUBE (Kelompok Usaha Bersama Fakir Miskin) di KECAMATAN SAKRA, LOMBOK TIMUR Muhammad Ali; Muhammad Aprian Jailani; Asfarony Hendra Nazwin
Jurnal Pengabdian Publik (JP-Publik) Vol 1, No 1 (2021): April
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jp-publik.v1i1.4671

Abstract

Bentuk usaha yang banyak dijalankan oleh KUBE di Kecamatan Sakraseputar bidang pertanian/peternakan, dan juga perdagangan.Fenomena yang terjadi adalah selama berjalannya program ini, belumterlihat adanya upaya perkembangan. Itu terlihat dari berbagaipermasalahan di kelompok usaha bersama (KUBE) di Kecamatan Sakra,diantaranya seperti beberapa KUBE yang dibentuk dengan beranekajenis usaha, namun usaha tersebut semakin lama semakin berkurangdan sampai tidak aktif lagi. Selain permasalahan diatas kurangnyasosialisasi program dan seleksi pendamping dan peserta juga menjadipenghamabat keberhasilan program KUBE. Dari hasil pengabdian yangada masyarakat apresiasi dan perlu didampingi dalam prosespengelolaan serta pengembangan usaha KUBE dengan tujuan untukmemberdayakan masyarakat miskin. Oleh karenanya dalam prosessosialisasi tidak cukup berupa inovasi atau kebijakan tanpa resourcesyang mendukung dalam keberhasilan KUBE
SOSIALISASI PENGELOLAAN LIMBAH TAHU TEMPE GUNA MENGURANGI PENCEMARAN LINGKUNGAN DI KANTOR LURAH ABIAN TUBUH KOTA MATARAM Muhammad Aprian Jailani; Muhammad Ali; Muhammad Ariy Dermawan
Jurnal Pengabdian Publik (JP-Publik) Vol 1, No 2 (2021): Desember
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jp-publik.v1i2.7035

Abstract

Sentra industri tahu tempe Kota Mataram tercatat diperindag dan memiliki izin sebanyak 327 tersebar di wilayah Kecamatan seperti sandubaya 107 unit usaha. Lurah Abiantubuh baru terdiri dari 8 lingkungan yang persentasi sebagian masyarakat penduduk mendapatkan penghasilan melalui jasa perdagangan, salah satunya adalah tahu/tempe. Industri olahan pangan tahu tempe memiliki kontribusi terhadap sektor ekonomi, namun memiliki dampak terhadap lingkungan. Namun berdampak pada pencemaran lingkungan, Hasil produksi menghasilkan limbah padat dan cair yang sebagian besar di buang ke alam terbuka dan badan air, masalah yang lain muncul adalah hasil pembakaran berupa arang dan sisa pembakaran dibuang ke sungai yang menyebabkan terjadinya sidimentasi yang berdampak terjadinya degradasi lingkungan.
Penguatan Capacity Building Pemerintah Kelurahan di Wilayah Administrasi Pemerintahan, Kecamatan Mataram Muhammad Ali; Muhammad Aprian Jailani; Asfarony Hendra Nazwin; Nanda Erlambang; Maulidiyan Firdaus; Dita Fitriani; Lira Asmaul Aulia
Jurnal Pengabdian Publik (JP-Publik) Vol 3, No 1 (2023): Volume 3 Nomor 1 Tahun 2023
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jp-publik.v3i1.17020

Abstract

Fenomena yang menyebabkan good governace sulit dicapai salah satunyaadalah masah lingkungan dalam mengatasi sampah, koodinasi anggaransampah dari lingkungan ke kelurahan hingga kecamatan, sisi lain relasi antaractor pemerintahan masih rendah dan minim hingga pada sosialisasimasyarakat masih kurang optimal. Menghadapi beberapa masalah tersebut,diperlukan penguatan kapasitas (capacity building) yang meliputi system(system), pegawai/birokrasi (individual) dan oroganisasi/instansi (entity) untukdapat mempercepat pelaksanaan reformasi birokrasi sebagai bagian integraldari kebijakan pembangunan nasional. Hasil menunjukkan capacity buildingmenjadi kebutuhan dan dasar dalam organisasi kelurahan, terutama dalammemberikan pelayanan langsung terhadap masyarakat.
Sinergitas Kinerja Kecamatan dan Kelurahan dalam Penyelenggaraan Pelayanan Publik Muhammad Aprian Jailani
SOCIETAS Vol 12 No 2 (2023): Societas: Jurnal Ilmu Administrasi dan Sosial
Publisher : Universitas Musamus, Merauke, Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/sjias.v12i2.5582

Abstract

The synergy of the performance of government apparatus in Mataram City should ideally be coordinated and collaborative government (sub-districts and villages) in organizing public services. So far, the synergy of public services has not been optimal, reflected in the interpretation of 6 parameters that still vary in providing public services. On the other hand, the community's need for public services at the kelurahan and kecamatan levels is at the forefront of obtaining the same service. Therefore, the purpose of this study is to measure these parameters including public services, coordination of governance, budget management, innovations and efforts made, human resource competencies and the existence of other supporting data. The research method used a descriptive quantitative approach with a triangulation analysis model, data collection techniques used interviews, observations and questionnaires for a total of 50 villages and 6 sub-districts in Mataram City. The results showed that the synergy of Sub-district Performance was highest in Sandubaya Sub-district with the highest score of 84.28%, the lowest in Mataram Sub-district 59.55%, while West Cakra Village had the highest score of 89.90% and East Monjok Village had the lowest score of 37.66%. Of the 6 indicators weighted by value, there are 2 parameters achieving the highest value of 100%, namely sub-district budget management and sub-district innovation, while the lowest indicator lies in the aspect of public services at the sub-district level. Performance synergy assessment is one of the efforts of the district / city government in the form of efforts to improve public service delivery.
Co-Authors -, Mintasrihardi - Abdul Hafiz Abdul Hakim Adawiah, Radiatul Adriana Wahyuningsih Adrianti, Denda Nova Ainul Husna Ainun, Ainun Alfauziah, Nabila Andani, Mira Andika, Esa Dwi Andriani, Dini Anggun Anggun, Anggun Asfarony Hendra Nazwin Ashari, Widia Karisma Ashari, Widya Karisma Astuti, Puja Azhary, Ali Budiyani Arini Cahyadi P, IGBN Bayu Dermawan S, M Ary Dermawan S, M.Ariy Dewi, Astrid Indah Maretha Diah Rizki Adekantari diana, nurli Dita Fitriani Dwi Kirana, Dinda Emil Tazahroq Erlambang, Nanda Eta Kusmiati Fatmawati Fatmawati Fatmawati, Fatmawati Febriyanti, Nur Indry Yani Fidaris, Nurul Fikri Haikal Fitri, Nahsanil Fitrianingsih, Ayu Gunawan, Endry Hafiz Maulana, Hafiz Haryati Haryati Humaya, Siti Ida Royani Idris, Mustamin H Ilham Zitri Jamaluddin Jamaluddin juniati Junniat, Junniat Kartika Juita Khaikal, M Fikri Kurniawan, Cahyadi Lina, Resi Nopa Lira Asmaul Aulia Lusiana Herawati M. Rosihan Mang, Sri Uswatun Hasanah Maulidiyan Firdaus Mintasrihardi Mintasrihardi Mintasrihardi, Mintasrihardi Muhammad Ali Muhammad Ali Muhammad Ali MUHAMMAD ALI Muhammad Ariy Dermawan Muhammad Fajar Haryadi Muhammad Raehan Muhammad Rahmatul Burhan Muliani Muliani, Muliani Mustamin H. Idris Mustamin Mustamin Nafillah, Nafillah Nanda Erlambang Nazwin, Asfarany Hendra Nazwin, Asfarony Hendra Nida Aulia, Nida Nugraha, Maulina Garim NUR FADILLAH Nur Fadillah, Nur Nuraeni Nuraeni Nurdia, Fatmawati Nurfitrianingsih, Nurfitrianingsih Nurhayu Nurhayu Nurlidiana, Nurlidiana Nurul Istiqomah NURUL ISTIQOMAH Nurul Rahmania Nurwelis, Nurwelis Oktaoufy, Famira Ouktafia, Famira Pipin Rahmad Hidayah Putri Handayani Putri Indah Lestari Putri, Afrida Novariani Putri, Eka Dania Rahmad Hidayat Rahmadani Rahmadani Rahmat Hidayat Rahmi, Siti Atika Ramadhan, Rafly Naufal Rizkia, Meida Mutiarani Rosmini Rosmini Rossi Maunofa Widayat Sabrina, Nadia Salmin salsabila, elvira hilwa Samsul Hadi Sanah, Nurhasanah Saputri, Wahyu Septiadi, Septiadi Septiadi Setiawan, Rendi Eko Budi Siti Hawa Siti Helmyati Soniati Suci Arliani Suheldi, Rizki Sulfardin Sulfardin, Sulfardin Suryadi Suryadi Susi Helmalia Toyo, )Tekla Rensiana Tunnisa, Tina WAHYUDI, DIKI Widia Karisma Ashari Widyastuti, Tri Utami