Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

Strategi Manajemen Keuangan yang Efektif untuk Mengurangi Stres Kerja di Lingkungan Kerja Lurah Harjosari II Akbar, Aswin; NAZMAH; Purnama Sari, Dian
Jurnal Masyarakat Indonesia (Jumas) Vol. 3 No. 02 (2024): Jurnal Masyarakat Indonesia (Jumas)
Publisher : Cattleya Darmaya Fortuna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54209/jumas.v3i02.108

Abstract

Work stress is an increasingly concerning issue in the modern work environment, including at Lurah Sitiharjo II. Excessive work stress can negatively impact employees' physical and mental health, reduce productivity, and lower job satisfaction. Work stress occurs when there is an imbalance between job demands and an individual's ability to meet those demands. At Lurah Sitiharjo II, administrative pressure, high public service demands, and limited resources often become major sources of stress for employees. Effective financial management is often overlooked as a means to reduce work stress. Good financial management provides stability and peace of mind, which helps alleviate stress. Research shows that poor financial management is a significant factor in causing work stress. Financial literacy and well-being programs can significantly reduce work stress levels by enhancing employees' understanding and skills in managing personal finances. Industrial and organizational psychology approaches indicate that effective financial management can increase motivation and job satisfaction. Employees who feel financially secure are more likely to show high commitment to the organization and have good relationships with colleagues and supervisors. Therefore, integrating effective financial management strategies into Lurah Sitiharjo II's policies not only improves employees' financial well-being but also reduces work stress, enhances job satisfaction, and boosts organizational productivity. This study aims to examine the relationship between effective financial management and the reduction of work stress at Lurah Sitiharjo II, as well as to identify best practices that can be implemented.
Mengasah Kemampuan Penulisan Laporan Lapangan Lubis, Desy Irana Dewi; Nazmah
Jurnal Masyarakat Indonesia (Jumas) Vol. 4 No. 01 (2025): Jurnal Masyarakat Indonesia (Jumas)
Publisher : Cattleya Darmaya Fortuna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54209/jumas.v4i01.151

Abstract

The writing of fieldwork reports (PKL) is a crucial skill in vocational education. However, many vocational high school (SMK) students face challenges in producing well-structured and systematic reports. The government's 2019 Vocational Education Revitalization Program aims to enhance the quality of vocational education, including report writing skills. This community service activity was designed to address this issue by providing report-writing training to 10 SMK students in Deli Serdang. The methods used included initial interviews, interactive training, and evaluation sessions focusing on understanding report structure, effective writing techniques, and data presentation. The training results showed a significant improvement in the student's ability to produce PKL reports that meet academic and professional standards. Additionally, the training helped students develop analytical and critical thinking skills, essential for preparing them for the workforce. This program is expected to serve as a reference for educational institutions in designing similar training to enhance students' report writing quality.
Organizational Leadership in Accelerating Digital Transformation Nazmah; Yani, Achmad; Sari, Dian Purnama
International Journal of Humanities, Management and Social Science (IJ-HuMaSS) Vol 8 No 1: June 2025
Publisher : Lamintang Education and Training Centre, in collaboration with the International Association of Educators, Scientists, Technologists, and Engineers (IA-ESTE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36079/lamintang.ij-humass-0801.835

Abstract

In the research, the focus is on organizations that have transitioned towards digitization across Indonesia. Managing organizational resources is key to understanding the shift from bureaucracy to digital, with the leader's role crucial in optimizing organizational effectiveness. Human resource development emphasizes viewing individuals as assets. This study involves all employees of Public Body X as samples, using a purposive sampling approach. In the context of Indonesia's government digitization policy, institutions already have digital platforms to enhance transparency. The article highlights challenges such as resistance to change, especially within robust bureaucratic structures, underscoring the importance of leaders being flexible and responsive to change demands. Looking ahead, the article emphasizes the significance of leaders with a growth mindset to comprehend and develop their potential in the digital era. Transformation towards a more agile digital system requires innovative strategies and the willingness of organizational members to undergo comprehensive change. In conclusion, leaders understanding digital dynamics can drive organizational effectiveness and efficiency while addressing challenges in the digital era.
Peningkatan Layanan Pelanggan dan Citra Profesional Karyawan melalui Kecerdasan Emosional pada Sektor Pariwisata Nazmah; M.safii; Robbi Rahim
Bersama : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2025): Bersama : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : CV. Doki Course and Training

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61994/bersama.v3i2.1144

Abstract

Industri pariwisata merupakan sektor jasa yang sangat bergantung pada kualitas layanan antarindividu. Salah satu tantangan utama yang dihadapi pelaku usaha pariwisata di Medan adalah rendahnya kecerdasan emosional karyawan, yang berdampak pada kualitas layanan dan citra profesional usaha. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi kecerdasan emosional karyawan sektor pariwisata melalui program pelatihan berbasis kebutuhan lokal. Metode yang digunakan meliputi asesmen kebutuhan, penyusunan modul pelatihan, pelaksanaan pelatihan intensif, simulasi layanan, monitoring, dan evaluasi dampak. Sebanyak 20 orang karyawan dari berbagai unit layanan pariwisata di Medan mengikuti pelatihan ini. Hasil pengukuran menunjukkan adanya peningkatan rerata skor kecerdasan emosional peserta dari 69,5 sebelum pelatihan menjadi 74,3 setelah pelatihan. Peningkatan terbesar terjadi pada aspek pengendalian emosi dan empati. Selain itu, program ini berdampak positif terhadap kepercayaan diri peserta, kualitas layanan pelanggan, dan persepsi profesionalisme usaha mitra. Kegiatan ini membuktikan bahwa pelatihan kecerdasan emosional berbasis lokal efektif diterapkan di sektor pariwisata UMKM dan direkomendasikan untuk direplikasi di daerah wisata lain.
Kolaborasi Teknologi Informasi, Keuangan dan Psikologi Kerja menuju Green Leadership Diana Suksesiwaty Lubis; Aswin Akbar; Nazmah
Bersama : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2025): Bersama : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : CV. Doki Course and Training

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61994/bersama.v3i2.1299

Abstract

Isu keberlanjutan lingkungan menuntut keterlibatan aktif generasi muda, khususnya mahasiswa, dalam membangun kepemimpinan hijau (green leadership). Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memperkuat green leadership mahasiswa melalui integrasi tiga aspek utama: teknologi informasi, manajemen keuangan, dan psikologi kerja. Metode pelaksanaan meliputi analisis situasi, perencanaan program, pelatihan, pendampingan, serta evaluasi menggunakan tes awal–akhir dan observasi partisipatif. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman mahasiswa tentang isu lingkungan, keterampilan mengelola anggaran hijau, serta kemampuan menggunakan media digital untuk kampanye keberlanjutan. Selain itu, aspek psikologi kerja seperti motivasi, efikasi diri, dan komitmen mahasiswa terhadap aksi lingkungan juga mengalami penguatan. Temuan ini sejalan dengan literatur terkini yang menegaskan pentingnya pendekatan multidisipliner dalam pendidikan keberlanjutan. Dengan demikian, program ini tidak hanya memberikan dampak praktis bagi mahasiswa, tetapi juga menawarkan model integratif bagi perguruan tinggi dalam mencetak pemimpin muda yang kompeten, berdaya saing, dan berorientasi pada keberlanjutan.
Socialization of The use of E-Commerce to Increase Student Income in Indonesia: Penelitian Joice Soraya; Andy Mochamad Ramdan; Akbar Tanjung; Aswin Akbar; Nazmah
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 2 (October 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i2.3253

Abstract

The author conducted this outreach program at several high schools with the most potential and quickest grasp of using e-commerce to increase revenue. These schools include MAN 2 Malang, SMAN 1 Pasundan, SMKN 1 Banten, and SMAN 2 Medan. The author believes that these seven materials are crucial for the participants of this outreach program. He hopes that this material will be utilized effectively and will foster a more creative and independent younger generation. Furthermore, he hopes this outreach program will spark the creation of young entrepreneurs in this country and address the current unemployment problem.
Pengaruh Sosial Media Manajemen Terhadap Peningkatan Pemenuhan Kamar Pada Hotel Sinabung Hills Berastagi Steven Adhitya Damart; Nazmah
El-Mal: Jurnal Kajian Ekonomi & Bisnis Islam Vol. 5 No. 7 (2024): El-Mal: Jurnal Kajian Ekonomi & Bisnis Islam
Publisher : Intitut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/elmal.v5i7.3926

Abstract

Persaingan bisnis di sektor perhotelan terus meningkat, sehingga setiap hotel menawarkan keunggulan masing-masing. Perkembangan teknologi komunikasi massa membuat masyarakat cepat berubah mengikuti zaman. Media massa, terutama internet, berkembang pesat dan menjadi kebutuhan. Media sosial, khususnya Instagram, digunakan sebagai alat pemasaran efektif. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh sosial media terhadap tingkat hunian kamar hotel. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan melalui wawancara dengan general manager, assistant manager, dan room division manager di Hotel Sinabung Hills Berastagi. Proses analisis data melibatkan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan untuk memahami secara mendalam bagaimana manajemen media sosial mempengaruhi tingkat hunian kamar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen media sosial memiliki dampak signifikan dalam meningkatkan pemenuhan kamar di Hotel Sinabung Hills Berastagi. Strategi yang berfokus pada pengembangan konten yang relevan dan menarik di platform seperti Instagram, Facebook, dan Twitter membantu memperkuat citra dan brand hotel. Interaksi dengan tamu melalui media sosial juga meningkatkan keputusan reservasi, dan menjaga kualitas layanan serta kebersihan hotel melalui interaksi langsung dengan tamu membantu membangun reputasi sebagai destinasi yang responsif dan berkualitas. integrasi media sosial yang efektif dalam strategi pemasaran dan operasional merupakan faktor kunci dalam kesuksesan Hotel Sinabung Hills Berastagi. Tantangan utama yang dihadapi meliputi menjaga konsistensi brand identity, adaptasi terhadap perubahan algoritma platform media sosial, serta manajemen waktu dan sumber daya. Adapun saran yang dapat diberikan kepada pihak Hotel Sinabung Hills Berastagi yaitu untuk mengoptimalkan penggunaan media sosial, meningkatkan responsivitas terhadap ulasan dan komentar tamu, mengintegrasikan data untuk analisis lebih mendalam, terus mengembangkan konten yang relevan, serta melakukan pelatihan dan pengembangan sumber daya manusia untuk meningkatkan kemampuan tim dalam mengelola media sosial secara efektif.
Pengaruh Sosial Media Manajemen Terhadap Peningkatan Pemenuhan Kamar Pada Hotel Sinabung Hills Berastagi Steven Adhitya Damart; Nazmah
El-Mal: Jurnal Kajian Ekonomi & Bisnis Islam Vol. 5 No. 7 (2024): El-Mal: Jurnal Kajian Ekonomi & Bisnis Islam
Publisher : Intitut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/elmal.v5i7.3926

Abstract

Persaingan bisnis di sektor perhotelan terus meningkat, sehingga setiap hotel menawarkan keunggulan masing-masing. Perkembangan teknologi komunikasi massa membuat masyarakat cepat berubah mengikuti zaman. Media massa, terutama internet, berkembang pesat dan menjadi kebutuhan. Media sosial, khususnya Instagram, digunakan sebagai alat pemasaran efektif. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh sosial media terhadap tingkat hunian kamar hotel. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan melalui wawancara dengan general manager, assistant manager, dan room division manager di Hotel Sinabung Hills Berastagi. Proses analisis data melibatkan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan untuk memahami secara mendalam bagaimana manajemen media sosial mempengaruhi tingkat hunian kamar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen media sosial memiliki dampak signifikan dalam meningkatkan pemenuhan kamar di Hotel Sinabung Hills Berastagi. Strategi yang berfokus pada pengembangan konten yang relevan dan menarik di platform seperti Instagram, Facebook, dan Twitter membantu memperkuat citra dan brand hotel. Interaksi dengan tamu melalui media sosial juga meningkatkan keputusan reservasi, dan menjaga kualitas layanan serta kebersihan hotel melalui interaksi langsung dengan tamu membantu membangun reputasi sebagai destinasi yang responsif dan berkualitas. integrasi media sosial yang efektif dalam strategi pemasaran dan operasional merupakan faktor kunci dalam kesuksesan Hotel Sinabung Hills Berastagi. Tantangan utama yang dihadapi meliputi menjaga konsistensi brand identity, adaptasi terhadap perubahan algoritma platform media sosial, serta manajemen waktu dan sumber daya. Adapun saran yang dapat diberikan kepada pihak Hotel Sinabung Hills Berastagi yaitu untuk mengoptimalkan penggunaan media sosial, meningkatkan responsivitas terhadap ulasan dan komentar tamu, mengintegrasikan data untuk analisis lebih mendalam, terus mengembangkan konten yang relevan, serta melakukan pelatihan dan pengembangan sumber daya manusia untuk meningkatkan kemampuan tim dalam mengelola media sosial secara efektif.
Navigating Remote Work and Digital Disruption through Psychological Resilience and Adaptability Nazmah; Yani, Achmad; Setiono, Agus
Journal of Humanities and Social Sciences (JHASS) Vol 7 No 3: December 2025
Publisher : Lamintang Education and Training Centre, in collaboration with the International Association of Educators, Scientists, Technologists, and Engineers (IA-ESTE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36079/lamintang.jhass-0703.892

Abstract

This study investigates the direct influence of psychological resilience on individual adaptability among remote workers in Indonesian digital startups during the era of digital disruption. Amid rapid technological change and evolving work structures, psychological resilience is increasingly seen as a core competency for navigating uncertainty and maintaining adaptive performance. Using a quantitative approach, data were collected from 150 remote employees through validated instruments: the CD-RISC-10 for resilience and Pulakos Adaptive Performance scale for adaptability. Statistical analysis using SPSS 25 revealed a strong positive correlation (R = 0.945) and a high explanatory power (R² = 0.893), indicating that 89.3% of individual adaptability can be explained by psychological resilience. The regression model was statistically significant (F = 1238.748, p < 0.001), with a regression coefficient (β) of 1.635, suggesting that each unit increase in resilience results in a 1.635-point rise in adaptability. These findings affirm the essential role of resilience as a predictor of adaptive capacity in remote digital work settings. The study contributes to the limited Indonesian literature by integrating psychological constructs within the context of remote work, offering strategic insights for human resource management in facing the ongoing digital transformation.