Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

PKM Pemeriksaan Vital Sign Dan Senam Diabetes Di Yayasan Panti Werdha Theodora Rusli, Rusli; Akkase, Arfandi; Sutriawan, Agus
Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat SEMINAR NASIONAL 2023:PROSIDING EDISI 8
Publisher : Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak – Penyakit diabetes yang merupakan salahsatu permasalahan kesehatan pada orang lanjut usia atau lansia, dengan kadar gula darah yang tinggi. Prevalensi Diabetes Melitus di Sulawesi Selatan 1,6 persen. DM yang didiagnosis dokter atau berdasarkan gejala sebesar 3,4 persen. Aktivitas fisik yang teratur sebagai salah satu bagian dari manajemen diabetes mellitus adalah salah satu hal penting yang dapat dilakukan oleh individu dengan diabetes. Senam Diabetes membantu mencegah atau menunda perkembangan diabetes. Senam diabetes yang dilakukan secara teratur dapat meningkatkan kepekaan tubuh terhadap insulin dan membantu mengatur kadar glukosa darah individu dalam rentan normal. Dengan harapan lansia bisa memeliki kualitas hidup yang baik dengan menjaga kadar gula darah dalam tubuh. Berdasarkan pemaparan latar belakang tersebut, maka dipandang perlu untuk melakukan kegiatan pemeriksaan vital sign dan senam diabetes. Kata Kunci: diabetes, aktivitas fisik, vital sign.
SOSIALISASI DYNAMIC STRETCHING DI SSB CLUB SPARTA PALLAMEANG PINRANG Akkase, Arfandi; Agus Sutriawan; M Imran Hasanuddin; Sufitriyono; Muhammad Qasash Hasyim
PROFICIO Vol. 5 No. 1 (2024): PROFICIO: Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : FKIP UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v5i1.2923

Abstract

Keterbatasan pengetahuan tentang dynamic stretching atau pemanasan dinamis terkait dengan sepak bola menjadi dasar melakukan kegiatan pengabdian ini. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini guna membantu pelatih pengurus dan pemain sepak bola di SSB Club Sparta Pallameang dalam pengetahuan terkait urutan protokol pemanasan dalam hal ini adalah dynamic stretching yaitu RAMP (Raise, Activate, Mobilise, dan Potentiate). Permasalahan utama dalam SSB Club Sparta Pallameang adalah pelatih, pengurus dan pemain sepak bola kurang memahami terkait protokol pemanasan sehingga terkadang cara memberikan pemanasan tidak sesuai dengan kaidah atau protokol dari pemanasan. Berdasarkan permasalahan tersebut maka dilakukan sosialisasi dynamic stretching atau pemanasan dinamis yang bertujuan untuk lebih memaksimalkan manfaat dari pemanasan sebelum masuk ke tahap latihan inti atau kondisioning guna menghindari resiko cedera yang lebih besar akibat dari kurangnya atau salahnya gerakan-gerakan dalam melakukan dynamic stretching. Peserta dalam kegiatan sosialisasi ini adalah pemain, pengurus dan pelatih di SSB Club Sparta Pallameang yang berjumlah 25 orang yang berusia antara 10 tahun sampai 14 tahun. Dalam pelaksanaan dibagi menjadi 3 tahapan terdiri dari tahap diskusi dengan pelatih dan pengurus SSB Club Sparta Pallameang, tahap pelaksanaan dan tahap evaluasi. Dari kegiatan pengabdian ini pelatih, pengurus dan pemain dari SSB Club Sparta Pallameang terlihat sangat antusias dalam mengikuti pelatihan dynamic stretching yang didalamnya sudah disertakan contoh-contoh gerakan yang telah disesuaikan dengan protocol dari pemanasan yaitu RAMP (Raise, Activate, Mobilise dan Potentiate) dan telah disesuaikan dengan gerak-gerak dasar pada cabang olahraga yang digeluti dalam hal ini sepak bola.
Meta Analisis Studi: Hubungan Antara Status Gizi Dan Kebugaran Jasmani Akkase, Arfandi; Nur Fadly Alamsyah
Jurnal Ilmiah STOK Bina Guna Medan Vol 13 No 1 (2025): JURNAL ILMIAH STOK BINA GUNA MEDAN
Publisher : Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jsbg.v13i1.3772

Abstract

Kebugaran jasmani merujuk pada kemampuan seseorang untuk melakukan aktivitas sehari-hari dengan penuh energi dan efisien tanpa mengalami kelelahan yang berlebihan. Berbagai macam penelitian tentang kebugaran jasmani yang telah dilakukan dan salah satunya adalah status gizi memiliki keterkaitan dalam menentukan derajat kebugaran jasmani seseorang.Pada penelitian studi meta analisis ini bertujuan untuk meneliti hubungan antara status gizi dengan kebugaran jasmani. Peneliti melakukan reviu pada 15 studi jurnal yang berkaitan dengan status gizi dan kebugaran jasmani pada 8 tahun terakhir dengan jumlah responden sebanyak 584. Hasil penelitian studi meta analisis ini menunjukkan korelasi medium effect size sebesar r=0,438 (95%CI = 0,319.0,557). Hasil analisis menunjukkan bahwa 15 efek size studi-studi yang dianalisis adalah heterogen (Q = 25,267; 0,032<0,05) maka analisis ini menggunkan random effect sizeI. Dari hasil tersebut mengindikasikan bahwa status gizi memberikan efek sedang terhadap kebugaran jasmani, hal ini mengisyaratkan ada variabel-variabel lain memiliki nilai korelasi terhadap kebugaran jasmani.
PENATARAN WASIT BULUTANGKIS SEBAGAI UPAYA SOSIALISASI PERATURAN PERMAINAN BULUTANGKIS DI KABUPATEN GOWA Alamsyah, Nur Fadly; Akkase, Arfandi; Ichsani, Ichsani; Sulaeman, Sulaeman; Mahmud, Isfawati
PEDAMAS (PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT) Vol. 3 No. 03 (2025): MEI 2025
Publisher : MEDIA INOVASI PENDIDIKAN DAN PUBLIKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk menyosialisasikan peraturan terbaru dalam permainan bulutangkis kepada perwakilan Persatuan Bulutangkis (PB) dan pencinta bulutangkis se-Kabupaten Gowa. Sosialisasi ini penting untuk meningkatkan pemahaman peserta mengenai aturan pertandingan yang berlaku atau yang biasa disebut dengan laws of badminton dan instruction to the technical officials, dalam konteks perwasitan. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 14–16 Juni 2024 di GOR Sungguminasa, Kabupaten Gowa. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa peserta memperoleh pemahaman yang lebih baik tentang peraturan bulutangkis terbaru dan menyebarluaskan informasi ini kepada komunitas dan pecinta bulutangkis. Selain itu, para peserta juga mendapatkan lisensi wasit setingkat Kabupaten Gowa. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelaksanaan pertandingan dan kompetisi di tingkat daerah.
The Relationship between Wrist Flexibility and the Ability to Hit Dropshot Badminton Players Akkase, Arfandi
Journal Physical Health Recreation (JPHR) Vol 5 No 2 (2025): Journal Physical Health Recreation (JPHR)
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jphr.v5i2.3107

Abstract

This study discusses the relationship between wrist flexibility and badminton players' Dropshot ability. 15 badminton players at PB Manisa Sidrap were involved in this study and selected using total sampling technique. Data analysis used Pearson product moment correlation analysis. The results of the correlation test showed that there was a relationship between wrist flexibility and badminton players' Dropshot ability with a significance value of 0.002 <0.05. The direction of the relationship produced a positive correlation with a value of 0.224 which indicates that the strength of the relationship between wrist flexibility and badminton players' Dropshot ability is in the range of 0.200-0.399 which means that the strength of the relationship is weak.
Peningkatan Soft Skills Mahasiswa Melalui Outbound Berbasis Olahraga Rekreasi Alamsyah, Nur Fadly; Ichsani, Ichsani; Akkase, Arfandi; Husnul, Darul; Sulaeman, Sulaeman
Jurnal Pengabdian Masyarakat Progresif Humanis Brainstorming Vol 8, No 4 (2025): Jurnal Abdimas PHB : Jurnal Pengabdian Masyarakat Progresif Humanis Brainstormin
Publisher : Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/japhb.v8i4.9063

Abstract

Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan dan membangun sikap kepemimpinan serta kerja sama kelompok dalam diri mahasiswa. Soft skills seperti komunikasi, kerja sama, dan kepemimpinan sangat penting untuk mendukung keberhasilan mahasiswa baik dalam kegiatan akademik maupun non-akademik. Salah satu pendekatan yang dapat diterapkan adalah melalui kegiatan outbound berbasis olahraga rekreasi. Program ini dirancang untuk meningkatkan keterampilan interpersonal dan kolaboratif mahasiswa. Metode kegiatan terdiri dari tiga tahapan yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Peningkatan soft skills mahasiswa dilihat dari keterlibatan aktif dalam permainan, hasil refleksi kelompok, serta evaluasi melalui kuesioner yang menilai relevansi kegiatan, manfaat, kerja sama, komunikasi, kepemimpinan, dan kepercayaan diri. Indikator peningkatan soft skills mencakup partisipasi aktif mahasiswa dalam permainan, kemampuan membangun komunikasi efektif, munculnya inisiatif kepemimpinan, serta meningkatnya rasa percaya diri dalam mengambil keputusan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa mayoritas peserta merasa kegiatan ini menyenangkan, sesuai dengan kebutuhan mereka, dan memberikan kontribusi nyata terhadap pengembangan soft skills. Evaluasi kuesioner menunjukkan bahwa lebih dari 75% mahasiswa menilai kegiatan ini sangat relevan dan bermanfaat. Dengan demikian, outbound berbasis olahraga rekreasi dapat menjadi alternatif strategi pembelajaran nonformal yang efektif untuk meningkatkan soft skills mahasiswa serta mendukung pembentukan karakter dan kesiapan mereka menghadapi dunia kerja.
SURVEI TINGKAT KEMAMPUAN DASAR SERVIS PANJANG PADA PERMAINAN BULUTANGKIS SISWA KELAS VIII SMP 27 MAKASSAR Sadzali, Muhammad; Akkase, Arfandi; Alamsyah, Nur Fadly
Marathon: Jurnal Pendidikan Jasmani Universitas Tanjungpura Vol 1, No 2 (2022): Oktober 2022
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jmrthn.v1i2.59422

Abstract

Survei tingkat kemampuan servis panjang pada permainan bulutangkis siswa kelas VIII SMP Negeri 27 Makassar. Skripsi. Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Makassar. Penelitian ini adalah jenis penelitian deskriptif yang menggunakan rancangan penelitian "deskriptif". Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui; bagaimana tingkat kemampuan dasar servis panjang pada permainan bulutangkis siswa kelas VIII SMP Negeri 27 Makassar. Populasinya adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 27 Makassar. Sampel data pada penilitan ini berjumlah 30 orang. Teknik penentuan sampel adalah dengan cara simple random sampling. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif dan analisis deskriptif frekuensi crosstab. Hasil penelitian menunjukkan bahwa "tingkat kemampuan dasar servis panjang pada permainan bulutangkis siswa kelas VIII SMP Negeri 27 Makassar dengan kategori sangat tinggi 16,7% berjumlah 5 siswa, tinggi 40,0% berjumlah 12 siswa, dan rendah 43,3% berjumlah 13 siswa, hal ini menunjukkan lebih dominan mengarah kedalam kategori rendah sebesar 43,3% atau sebanyak 13 siswa."
Edukasi Prilaku Pola Hidup Bersih dan Sehat Berbasis Video dan Media Sosial; Studi Kasus Penanganan Stunting H, Haeril; Aksir, Muh. Ilham; Anwar, Nur Indah Atifah; Mappanyukki, Andi Atssam; Akkase, Arfandi
Jurnal KOMET Vol 1 No 2 (2024): Jurnal Komet: Kolaborasi Masyarakat Berbasis Teknologi : Volume 1 Nomor 2, Oktobe
Publisher : Yayasan Sinergi Widya Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70103/komet.v1i2.25

Abstract

PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat) mencakup berbagai tindakan pencegahan untuk menjaga kesehatan individu dan lingkungan, seperti mencuci tangan dengan sabun, menjaga kebersihan lingkungan, serta mengonsumsi makanan sehat dan bergizi. Tantangan utama dalam menyebarkan informasi mengenai PHBS dan pencegahan stunting adalah terbatasnya akses informasi di daerah terpencil atau dengan literasi rendah. Untuk mengatasi hal ini, pengabdian kepada masyarakat dilakukan melalui edukasi PHBS dan pencegahan stunting menggunakan media sosial, yang diharapkan dapat menjangkau masyarakat lebih luas dan meningkatkan partisipasi aktif dalam pencegahan masalah kesehatan tersebut. Metode pelaksanaan kegiatan ini menggunakan pendekatan partisipatoris dengan melibatkan 30 orang masyarakat Kabupaten Polman. Kegiatan terdiri dari observasi, diskusi kelompok, identifikasi masalah, dan pemberian solusi. Hasil pre-test menunjukkan bahwa pemahaman masyarakat mengenai PHBS dan stunting masih rendah, dengan skor rata-rata di bawah 50%. Setelah mengikuti edukasi melalui media sosial, hasil post-test menunjukkan peningkatan yang signifikan, dengan skor rata-rata mencapai 80%. Peningkatan ini mencerminkan efektivitas media sosial dalam menyampaikan informasi yang mudah dipahami dan relevan. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah bahwa penggunaan media sosial terbukti efektif dalam meningkatkan kesadaran dan pemahaman masyarakat, namun edukasi harus dilaksanakan secara berkelanjutan dan diimbangi dengan pendekatan lain untuk mencapai perubahan perilaku yang signifikan dalam kehidupan sehari-hari
PELATIHAN STRATEGI PENINGKATAN PRESTASI OLAHRAGA TAEKWONDO SE KOTA MAKASSAR Hasyim; Akkase, Arfandi; Darul Husnul; Agus Sutriawan; Muhammad Akbar Syafruddin
PEDAMAS (PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT) Vol. 2 No. 03 (2024): MEI 2024
Publisher : MEDIA INOVASI PENDIDIKAN DAN PUBLIKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengabdian ini di latar belakangi oleh bagaimana pentingnya pembinaan prestasi olahraga bagi perkembangan prestasi di suatu daerah. Selain itu pembinaan prestasi juga dapat untuk mengembangkan minat, bakat dan juga potensi-pontensi masyarakat di suatu daerah oleh karena itu tujuan kegiatan pengabdian ini yaitu untuk memberikan pemahaman kepada para pelatih cabang olahraga taekwondo se Kota Makassar mengenai tahapan-tahapan yang harus dilakukan agar tercipta prestasi olahraga yang maksimal. Metode yang digunakan yaitu dengan cara memberikan materi dan diskusi interaktif antara pemateri dengan para peserta dalam hal ini para pelatih taekwondo. Dalam kegiatan pengabdian ini melalui 3 proses tahapan yaitu 1) Tahap persiapan, 2) Tahap pelaksanaan dan 3) Tahap evaluasi. Dalam tahap pelaksanaan dan evaluasi para peserta terlihat antusias dalam menerima materi-materi yang disampaikan dan mendapatkan ilmu baru seperti tahapan dalam melakukan pembinaan prestasi olahraga seperti persiapan fisik, teknik, taktik dan mental dan juga didukung oleh sarana dan prasarana yang memadai.
Pengenalan Dasar Atletik Melalui Program Athletic Kids Untuk Meningkatkan Motorik Anak Sekolah Dasar Akkase, Arfandi; Rahman, Abdul; Irawati, Andi Febi; Husnul, Darul; Alamsyah, Nur Fadly
Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat SEMINAR NASIONAL 2025:PROSIDING EDISI 1
Publisher : Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak – Pentingnya perkembangan motorik pada tingkat sekolah dasar tidak dapat diabaikan karena hal ini berkaitan langsung dengan kemampuan anak dalam mengeksplorasi lingkungan sekitar. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan motorik anak sekolah dasar melalui penerapan program Athletic Kids. Program ini dirancang sebagai bentuk pembelajaran gerak yang menyenangkan dan edukatif, dengan fokus pada pengembangan keterampilan motorik dasar seperti berlari, melompat, melempar, dan menangkap.Permasalahan yang melatarbelakangi kegiatan ini adalah rendahnya aktivitas fisik dan kemampuan motorik anak usia sekolah dasar, yang disebabkan oleh kebiasaan sedentari serta keterbatasan variasi kegiatan jasmani di sekolah. Untuk mengatasi hal tersebut, tim pelaksana menerapkan Athletic Kids yang menekankan permainan aktif, kolaboratif, dan sesuai dengan tahap perkembangan anak.Kegiatan ini diikuti oleh 30 siswa sekolah dasar UPT SDN 3 Passeno yang terdiri dari kelas IV dan kelas V. Pelaksanaan dilakukan dengan 4 tahap yaitu tahap persiapan, pelaksanaan, evaluasi dan tindak lanjut, kegiatan ini juga melalui pendekatan praktik langsung dan evaluasi kemampuan motorik dasar. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada kemampuan motorik anak, terutama pada aspek koordinasi, keseimbangan, dan kelincahan. Selain itu, anak-anak menunjukkan antusiasme tinggi, keberanian dalam bergerak, serta peningkatan partisipasi dalam aktivitas jasmani. Guru pendidikan jasmani juga memperoleh pengetahuan baru tentang metode pembelajaran berbasis permainan aktif. Secara keseluruhan, kegiatan ini berhasil mencapai tujuannya dan membuktikan bahwa penerapan program Athletic Kids efektif dalam meningkatkan kemampuan motorik serta membentuk perilaku aktif anak sekolah dasar.Kata kunci: Athletic Kids, Motorik, Sekolah Dasar