Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Ulil Albab

Analisis Semiotika Makna Kehilangan pada Lagu "Perayaan Mati Rasa" Karya Natania Karin dan Umay Shahab Putri Ramadhani, Annisa; Agustina, Elisa; Sugriyah, Lia; Faizal, Ahmad Riza; Putra, Purwanto; Zaimasuri, Zaimasuri
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 4 No. 6: Mei 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jim.v4i6.9272

Abstract

Musik bukan hanya berfungsi sebagai media hiburan, namun juga sebagai media ekspresi emosional. Lagu "Perayaan Mati Rasa" karya Natania Karin dan Umay Shahab menggunakan kata "perayaan" yang umumnya berasosiasi dengan kebahagiaan, keberhasilan, atau sesuatu yang positif. Namun, dalam lagu ini, perayaan justru digunakan untuk menggambarkan kondisi sebaliknya sehingga membentuk kontradiksi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis makna kehilangan dalam lagu tersebut menggunakan pendekatan semiotika Roland Barthes. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan menganalisis makna denotasi, konotasi dan mitos pada lirik lagu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tingkat denotasi, lirik lagu ini berisi kata-kata yang memiliki keterkaitan dengan perpisahan, kehilangan, dan penerimaaan. Pada tingkat konotasi, makna yang tersirat menunjukkan bahwa kehilangan tidak hanya membawa kesedihan, tetapi juga menjadi simbol penerimaan dan keikhlasan dalam menghadapi kehilangan orang tercinta. Kehilangan menunjukkan bahwa bentuk rasa cinta tidak hanya melalui kebersamaan namun juga dengan merelakan sosok terkasih kembali menemui takdirnya. Sementara itu, pada tingkat mitos, lagu ini mengonstruksi pemahaman sosial bahwa kehilangan adalah bagian dari kehidupan yang tidak selalu diekspresikan dengan kesedihan mendalam, tetapi juga dapat dihadapi dengan keikhlasan dan ketenangan.
Strategi Branding Rokok Pada Akun Instagram “KomunitasKretek” : Pengaruh terhadap Budaya Merokok dan Masalah Sosial di Masyarakat Masagus Rauzhan Athaya; Fahd Sultan Dzaki; Muhammad Nurhadi; Purwanto Putra; Ahmad Riza Faizal; Zaimasuri, Zaimasuri
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 4 No. 7: Juni 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jim.v4i7.9756

Abstract

Industri rokok di Indonesia menghadapi berbagai pembatasan dalam media konvensional, namun kehadiran media sosial membuka peluang baru untuk membangun citra dan mempengaruhi persepsi publik. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji strategi branding yang diterapkan oleh akun Instagram “Komunitaskretek” serta dampaknya terhadap normalisasi budaya merokok dan munculnya permasalahan sosial. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui analisis isi terhadap 104 caption unggahan selama satu bulan, serta visualisasi data menggunakan metode Wordcloud untuk mengidentifikasi kata-kata kunci dominan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa akun tersebut membingkai rokok sebagai simbol budaya, solidaritas sosial, dan daya tanggulang terhadap tekanan hidup. Strategi komunikasi digital yang digunakan memperkuat citra positif terhadap rokok serta menciptakan resistensi terhadap kebijakan pengendalian tembakau. Penelitian ini menyimpulkan bahwa media sosial memainkan peran penting dalam transformasi persepsi publik terhadap rokok dari sekadar produk konsumsi menjadi simbol identitas budaya yang dilegitimasi secara emosional dan sosial.