Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Transformasi Pendidikan Agama Islam: Tinjauan Aspek Psikologis, Filosofis, dan Sosiologis Materi PAI di SMP/MTs Al Mubarok, Fahmi Ulum; Rohmani, Annas Fajar; Shobahiya, Mahasri
Iseedu: Journal of Islamic Educational Thoughts and Practices Vol 7, No 2 (2023): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kurikulum memegang peran yang sangat signifikan dalam dunia pendidikan karena menentukan arah pendidikan secara jelas. Dengan adanya kurikulum, pendidikan memiliki tujuan yang telah ditetapkan, sehingga tidak akan berjalan tanpa arah yang jelas. Kurikulum disusun sesuai dengan jenjang pendidikan di Indonesia dan memperhatikan unsur agama, termasuk Islam. Tujuannya adalah untuk memperkuat iman, takwa, dan akhlak mulia siswa sesuai dengan keyakinan agama mereka. Pendidikan Agama Islam merupakan sarana untuk mencapai tujuan tersebut. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif evaluatif dengan pendekatan kualitatif, yang bertujuan untuk menggambarkan kurikulum dan mengevaluasi materi Pendidikan Agama Islam (PAI) di SMP/MTs yang mengadopsi kurikulum 2013. Hasil penelitian ini mengindikasikan bahwa silabus Pendidikan Agama Islam (PAI) sudah mencakup Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar yang melibatkan aspek spiritual, sikap, pengetahuan, dan keterampilan yang relevan dengan kehidupan praktis. Standar kompetensi lulusan dalam materi PAI juga sudah mencakup ketiga dimensi tersebut, yaitu sikap, pengetahuan, dan keterampilan. Terdapat konsistensi yang sesuai antara materi, Kompetensi Inti (KI), Kompetensi Dasar (KD), dengan aspek psikologis, filosofis, sosiologis, dan organisatoris. Namun, dalam pengembangan materi ajar, penulis merekomendasikan penambahan materi tentang aqiqah dan materi tentang cara menulis ayat Al-Qur’an dengan benar.
Mapping the Intellectual Landscape of Inclusive Islamic Religious Education: A Bibliometric Analysis Inayati, Nurul Latifatul; Al Mubarok, Fahmi Ulum; Rohmani, Annas Fajar; Yuzarni, Silvani; Musyaffa, Zaim Hilmi
Jurnal Pendidikan Islam Vol. 14 No. 2 (2025)
Publisher : Faculty of Tarbiyah and Education, Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/jpi.2025.142.293-310

Abstract

Purpose – This study aims to systematically map the scholarly landscape of inclusive Islamic education, particularly Islamic Religious Education (PAI) for children with special needs (CWSN), by identifying trends, key themes, influential authors, and patterns of collaboration in the literature. Design/methods/approach – A bibliometric analysis was conducted on 154 Scopus-indexed journal articles published between 2003 and 2025. The data were extracted on July 19, 2025, at 8:50 p.m., using a refined Boolean search strategy. The corpus was limited to Scopus-indexed journal articles published in English, and only journal articles were included based on the document filter. The extracted data were analyzed using R, RStudio, VOSviewer, and Microsoft Excel to assess publication metrics, co-authorship networks, and keyword evolution. Findings – The results show a significant increase in research output after 2019, with Southeast Asian countries—particularly Indonesia and Malaysia—leading in contributions. Dominant themes include inclusive education, Islamic pedagogy, and children with special needs, while emerging themes such as pluralism, citizenship, and social justice reflect a shift toward more justice-oriented and contextually grounded discourse. However, international collaboration remains limited, and the theoretical integration between Islamic epistemology and inclusive education principles appears underdeveloped. Research implications – The findings highlight the need for more interdisciplinary and globally collaborative research in this domain. Future studies should bridge Islamic theological principles with inclusive pedagogical frameworks and expand beyond English-language and Scopus-indexed publications to achieve a more holistic understanding of inclusive Islamic education.