Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Development of an e-Module Based on a Discovery Learning Model on Form and Function of Body Parts in Plants at Grade IV Elementary School Level Fitri Khoiroh Sayidah Harahap; Humairoh Sakinah Zainuri; Novia Rahmadani; Siti Fadilla; Windi Melisa; Riska Fadhilah Hutasuhut
Cendekiawan : Jurnal Pendidikan dan Studi Keislaman Vol 2 No 3 (2023): September Edition: Multiple Intelligences of Students in Formal, Informal, and No
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/cendekiawan.v2i3.206

Abstract

This research aims to determine the effectiveness of e-module development in the science learning process at the fourth grade elementary school level, especially in the material "Form and Function of Body Parts in Plants". This type of research uses a qualitative method with a descriptive approach which describes the research results into several stages, namely the analysis, design and development stages. From the results of the research that has been carried out, it can be concluded that the use of E-modules in the learning process is very helpful in increasing the effectiveness of learning in order to achieve learning goals. Apart from that, the use of e-module media can also increase students' enthusiasm and interest in understanding learning.
Peran Ibu dalam Menjaga Ketahanan Pangan Keluarga Annida Azhari Ritonga; Novia Rahmadani; Rizki Ramadhani; Windi Melisa
Abdi Cendekia : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 1 No 3 (2022): Desember
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/abdicendekia.v1i3.78

Abstract

Permasalahan yang dihadapi dalam rumah tangga ataupun keluarga kerap kali mengalami persoalan-persoalan di mana sistem ketahanan pangan menjadi suatu masalah. Terjadinya kerawanan pangan, disebabkan oleh tidak tercapainya target ketersediaan pangan. Hal ini menjadi paradoks bagi kalangan masyarakat khususnya rumah tangga ataupun keluarga. Maka pembangunan ketahanan pangan yaitu mencapai ketahanan dalam bidang pangan dalam kondisi terpenuhinya pangan bagi setiap individu/rumah tangga dari produksi pangan nasional, yang tercermin dari tersedianya pangan yang cukup, jumlah dan mutu, aman, merata dan terjamin. Untuk itu, hakikat konsep ketahanan pangan di dalam sebuah keluarga merupakan kegigihan dari seorang Ibu yang harus mewujudkan kesejahteraan dalam keluarga. Kajian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar peran Ibu sebagai figur yang mampu mengontrol perekonomian keluarga. Adapun metodologi yang digunakan demi melengkapi kajian dari artikel ini dengan cara menganalisis dan menyimpulkan data-data dari beberapa sumber yang terpercaya.
Pasang Surut Islam dalam Arus Sejarah Timor Leste: dari Mayoritas hingga Minoritas Novia Rahmadani
Al-Isnad: Journal of Islamic Civilization History and Humanities Vol. 4 No. 02 (2023): Al-Isnad: Journal of Islamic Civilization History and Humanities
Publisher : UIN Raden Mas Said Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22515/isnad.v4i02.7917

Abstract

Timor Leste ialah negara paling muda di Asia Tenggara yang merdeka pada tanggal 20 Mei 2002 silam. Jika dibandingkan dengan negara keanggotaan ASEAN lainnya, Timor Leste yang baru bergabung pada tahun 2022 kemarin dapat dikatakan sebagai negara termiskin. Timor Leste seolah merangkak berkembang sedikit demi sedikit untuk mewujudkan negara yang ideal. Namun, terlepas dari ketertinggalan tersebut, Islam sempat mencapai puncak kejayaannya di Timor Leste bahkan sebelum Portugis datang. Pasang surut dinamika Islam terus berjalan beriringan dengan plot-plot historis yang terjadi di Timor Leste hingga era kontemporer saat ini. Secara umum terdapat tiga pembabakan perkembangan Islam di Timor Leste, yakni masa imperialisme bangsa Portugis, masa integrasi dengan Indonesia, dan pasca merdeka hingga saat ini. Untuk menjabarkan hal tersebut digunakan metode penelitian heuristik dan studi kepustakaan. Merujuk pada penelitian yang telah dilakukan ditemukan fakta bahwa terdapat tiga pula alur perkembangan Islam di Timor Leste berdasarkan pembabakan sejarah tersebut. Masa imperialisme Portugis agama Islam nyaris terkikis habis lewat upaya kristenisasi. Kemudian masa integrasi dengan Indonesia membawa angin segar bagi perkembangan Islam yang difasilitasi oleh pemerintah. Pasca kemerdekaan hingga saat ini Islam seperti terlahir kembali dengan perkembangan yang lebih terarah dan terstruktur meski mengalami degradasi populasi. Kata Kunci: Islam; Minoritas; Mayoritas; Timor Leste