Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analyzing the Teacher's Central Role in Effort to Realize Quality Character Education Kapoh, Ruty Jacoba; Pattiasina, Petrus Jacob; Rutumalessy, Merlyn; Wariunsora, Marlen; Tabelessy, Novita; Santika, I Gusti Ngurah
Journal of Education Research Vol. 4 No. 2 (2023)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v4i2.176

Abstract

Berbagai kebijakan yang dikeluarkan oleh Pemerintah untuk meningkatkan kualitas pendidikan karakter, nampaknya masih memiliki kekurangan yang sangat mendasar. Kekurangannya adalah pada implementasi pendidikan karakter yang memposisikan peran guru sangat kecil. Padahal, sebaik apapun kebijakan Pemerintah dalam bidang pendidikan karakter, tidak mungkin berjalan dengan baik tanpa adanya dukungan dan peran guru yang optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran peran sentral dalam upaya mewujudkan pendidikan karakter yang berkualitas sebuah kajian literatur. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah studi literatur dan dokumentasi. Hasil yang diperoleh kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan, bahwa peran sentral guru dalam mewujudkan pendidikan karakter yang berkualitas dilakukan melalui pembelajaran. Dalam kegiatan pembelajaran, guru berperan sebagai model dan teladan bagi peserta didiknya. Peran sentral guru sebagai model dan teladan dapat dilihat dari pembelajaran yang di dalamnya menginternalisasikan dan menyisipkan nilai-nilai karakter pada diri siswa, seperti: kejujuran, rendah hati, terbuka, mau belajar, disiplin, tanggung jawab, dan adil.
KESANTUNAN SEBAGAI LANDASAN PEMBELAJARAN PERCAKAPAN BAHASA JEPANG Komarudin, Mochamad Arief; Kapoh, Ruty Jacoba
KOMPETENSI Vol. 4 No. 10 (2024): KOMPETENSI : Jurnal Ilmiah Bahasa dan Seni
Publisher : Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/kompetensi.v4i10.7535

Abstract

Penelitian ini membahas mengenai kesantunan berbahasa sebagai landasan pembelajaran bahasa Jepang Kesantunan berbahasa merupakan aspek penting dalam komunikasi yang mencerminkan penghormatan dan tata krama dalam interaksi sosial Di dalam konteks pembelajaran bahasa Jepang pemahaman dan penerapan prinsip prinsip kesantunan ini sangat krusial karena bahasa Jepang memiliki sistem honorifik yang kompleks dan kaya akan nuansa budaya Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana kesantunan berbahasa dapat dijadikan dasar dalam metode pengajaran bahasa Jepang Metode penelitian yang digunakan adalah metode fenomenologi yang digunakan untuk mengetahui gaya bahasa dan ujaran yang diucapkan oleh mahasiswa program studi Pendidikan Bahasa Jepang Universitas Negeri Manado Hasil dari penelitian menunjukkan integrasi kesantunan berbahasa dalam kurikulum tidak hanya meningkatkan kemampuan berbahasa siswa tetapi juga memperdalam pemahaman mereka terhadap budaya Jepang Dengan demikian kesantunan berbahasa dapat dianggap sebagai komponen integral dalam pengajaran bahasa Jepang yang efektif < p>
PERSEPSI SISWA TENTANG UNGKAPAN YANG BERKAITAN DENGAN KATA KIMOCHI OLEH SISWA SMA NEGERI 2 TONDANO Tilaar, Dewanti; Sambeka, Fince L.; Kapoh, Ruty Jacoba
KOMPETENSI Vol. 5 No. 1 (2025): KOMPETENSI : Jurnal Ilmiah Bahasa dan Seni
Publisher : Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/kompetensi.v5i1.11093

Abstract

Bahasa memegang peran penting dalam mengungkapkan perasaan baik melalui kata kata ekspresi wajah maupun bahasa tubuh Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kecenderungan negatif di kalangan siswa SMA Negeri 2 Tondano dalam memahami ungkapan yang berkaitan dengan kata kimochi< em> Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan persepsi siswa terhadap ungkapan yang melibatkan kata kimochi< em> serta mengidentifikasi faktor faktor yang menyebabkan sebagian siswa mengaitkannya hanya dengan makna seksual Subjek penelitian ini adalah 14 siswa kelas XI Ruangan 2 Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam observasi dan dokumentasi Data dianalisis dengan mengklasifikasikan jenis persepsi siswa terhadap ungkapan yang melibatkan kata kimochi< em> Hasil penelitian menunjukkan bahwa 10 dari 14 siswa mempersepsikan ungkapan yang melibatkan kata kimochi< em> hanya dalam konteks seksual Persepsi ini dipengaruhi oleh media seperti anime hentai< em> dan film dewasa Sementara itu 4 siswa lainnya tidak memahami arti kata kimochi< em> secara jelas karena hanya mendengarnya dalam konteks candaan seksual di lingkungan teman sebaya Persepsi siswa terhadap ungkapan yang melibatkan kata kimochi< em> cenderung terbatas pada makna seksual Hal ini dipengaruhi oleh tontonan media yang tidak sesuai dan penyalahgunaan kata dalam interaksi sosial Implikasi dari penelitian ini mencakup perlunya pendidikan bahasa dan budaya yang lebih komprehensif di sekolah serta upaya untuk menyosialisasikan penggunaan kata yang tepat sesuai konteks guna mencegah kesalahpahaman dan penyalahgunaan bahasa di kalangan siswa < p>