Melihat rekam jejak penyusunan mushaf Usmani, penelitian ini mengulas sejarah terbentuknya mushaf Usmani yang masih digunakan hingga saat ini. Adapun tujuan dari penelitian ini mengetahui bagaimana perjalanan yang dilalui mushaf Usmani untuk dapat hadir sebagai solusi dalam perbedaan cara membaca ayat suci al-Qur’an dengan harapan menambah ilmu dan wawasan bagi pembaca. Metodologi atau pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini berupa metode kepustakaan (liberary research), sedangkan pengumpulan data dilakukan dengan menelaah data/mengekplorasi beberapa jurnal/ buku dan dokumen-dokumen baik yang berbentuk cetak maupun elektronik serta sumber-sumber data atau informasi lainnya yang dianggap relevan dengan penelitian atau kajian. Temuan studi menunjukkan perbedaan pendapat dalam qiraat (bacaan) al-Qur’an tiap daerah yang melatarbelakangi tersusunnya mushaf Usmani. Khalifah Usman mengambil kebijakan untuk menyeragamkan bacaan al-Qur’an umat Islam berdasarkan masukan dari para sahabat tentang tulisan al-Qur’an dalam rangka menyatukan umat Islam secara simbolis dan substantif dengan mengirim Salinan mushaf yang sudah dibacakan didepan para sahabat ke berbagai wilayah Islam. Hasil inisiasi tersebut melahirkan mushaf usmani yang dijadikan standar secara umum bagi umat Islam di seluruh dunia.