Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengaruh Kurikulum Merdeka Terhadap Keaktifan Belajar Peserta Didik SD Fitriah Rahmah: (Tinjauan Terhadap Dampak Positif Dan Negatif) Wati, Kholila; Aufa; Syahputri, Sindy; Almeida, Annisa; Kesi; Lestari, Bunga
EduCurio: Education Curiosity Vol 2 No 3 (2024): April-Juli 2024
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan memiliki peran yang sangat penting dalam kehidupan manusia. Melalui pendidikan, manusia dapat meningkatkan kualitas hidup dan mengatasi masalah dengan kemampuan berpikir kritis dan praktis. Pendidikan menjadi fokus utama karena merupakan tempat pengembangan sumber daya manusia. Setiap proses pendidikan di lembaga pendidikan memerlukan kurikulum. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi dampak kurikulum merdeka terhadap kualitas pembelajaran di Sekolah Dasar. Penelitian ini merupakan studi literatur dengan mengumpulkan data dari berbagai sumber seperti buku, jurnal, dan literatur terkait pendidikan khususnya kurikulum dan juga penelitian ini langsung turun kelapangan. Perubahan kurikulum dapat memberikan dampak positif dan negatif pada kualitas pendidikan. Dampak positifnya adalah peningkatan kemampuan siswa dalam mengikuti perkembangan zaman yang semakin maju. Namun, dampak negatifnya adalah perubahan kurikulum yang terlalu cepat dapat menyebabkan masalah baru seperti penurunan prestasi siswa. Oleh karena itu, pemangku kebijakan dan pelaksana pendidikan harus mempertimbangkan berbagai hal agar Kurikulum Merdeka dapat diimplementasikan dengan tepat dalam pendidikan di Sekolah Dasar.
Pendidikan Karakter Melalui Pembelajaran IPS SD/MI Syahputri, Sindy; Mardiana, Aulia; Putri, Fatin Adelya; Siregar, Raza; Wardani, Sri Rizki; Syahfitri, Yunita; Yusnaldi, Eka
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pentingnya pendidikan karakter diterapkan dalam proses pembelajaran Di terapkannya pendidikan karakter pada proses pembelajaran untuk penanaman nilai-nilai karakter siswa bisa ditanamkan maupun dikembangkan melalui mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS). Proses Di terapkannya pendidikan karakter pada proses pembelajaran untuk penanaman nilai-nilai karakter siswa bisa ditanamkan maupun dikembangkan melalui mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS). Proses pembelajaran IPS berlangsung dengan pendekatan kontektual. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui Pendidikan karakter melalui Pengetahuan Sosial (IPS). Proses pembelajaran IPS berlangsung dengan pendekatan kontektulektual. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui Pendidikan karakter melalui pembelajaran IPS SD. Metode yang digunakan yaitu studi pustaka. Hasil penelitian yaitu penanaman pendidikan karakter siswa bisa ditanamkan maupun dikembangkan melalui mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS). Penerapan pendidikan karakter tentunya melalui berbagai tahapan dalam pembelajaran IPS yang berlangsung.
Karakteristik Perkembangan Anak Usia 10 Tahun Kelas 5 SD Lubis, Ramadhan; Mardiana, Aulia; Syahputri, Sindy; Simanjuntak, Sri Rizki Wardani; Syahfitri, Yunita; Ramadhani, Cinta
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.35933

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pemahaman mengenai karakteristik perkembangan anak usia 10 tahun sebagai dasar dalam memberikan layanan pendidikan yang sesuai. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan perkembangan anak usia 10 tahun pada siswa kelas V sekolah dasar yang meliputi aspek fisik, intelektual, sosial-emosional, moral, dan religius. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Subjek penelitian adalah seorang siswa bernama Kenzie Adrian, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi langsung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perkembangan fisik anak berada pada kategori baik, ditandai dengan kemampuan motorik kasar dan halus yang berkembang optimal. Pada aspek intelektual, anak berada pada tahap operasional konkret dan mampu berpikir logis serta menyelesaikan tugas akademik secara mandiri. Perkembangan sosial-emosional, moral, dan religius juga menunjukkan hasil yang positif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa perkembangan anak usia 10 tahun berjalan secara optimal, meskipun tetap memerlukan bimbingan dan stimulasi berkelanjutan.