Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Gambaran Faktor Non-Obstetri Pada Persalinan Prematur di RSUP Prof. Dr. I.G.N.G Ngoerah Denpasar Aryati, I Gusti Ayu Eka; Ningtyas, Listina Ade Widya; Suindri, Ni Nyoman
Indonesian Health Issue Vol. 4 No. 2 (2025): AGUSTUS
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/inhis.v4i2.94

Abstract

Premature birth is a birth event at a gestational age of <37 weeks which contributes to increasing the Maternal Mortality Rate (MMR) and Infant Mortality Rate (IMR). The cause of premature labor is not yet known with certainty, but it is suspected that there are several factors that influence it, one of which is non-obstetric disease. This study aims to determine the description of non-obstetric factors in premature labor at RSUP Prof. Dr. I.G.N.G Ngoerah. This type of research is quantitative descriptive. The research was carried out in November- Desember 2024 with a sample size of 144 respondents using a total sampling technique. Data collection uses secondary data. The results of data analysis obtained from 144 cases of non-obstetric premature births showed 116 cases of non-communicable diseases and 28 cases of infectious diseases. The highest data on non-obstetric premature births were in the non-obstetric non-communicable disease factor of hypertension as many as 49 respondents (42.2%) and the non-obstetric infectious disease factor of STI as many as 16 respondents (57.1%). Pregnant women are expected to undergo routine antenatal check-ups in accordance with the advice of health workers so that non-obstetric risk factors can be identified early to prevent more serious complications for mother and baby.
GAMBARAN GAMBARAN KEPATUHAN TENTANG PENGISIAN LEMBAR KONTROL MINUM TABLET TAMBAH DARAH PADA IBU HAMIL OLEH PENDAMPING: KEPATUHAN TENTANG PENGISIAN LEMBAR KONTROL MINUM TABLET TAMBAH DARAH PADA IBU HAMIL OLEH PENDAMPING Dewi , Ni Luh Anik Chandra; Purnamayanti, Ni Made Dwi; Ningtyas, Listina Ade Widya
Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan Vol. 13 No. 2 (2025): Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/jmn.v13i2.3912

Abstract

Anemia pada ibu hamil beresiko meningkatkan komplikasi kehamilan dan persalinan. Pencegahan anemia pada ibu hamil dipengaruhi oleh kepatuhan konsumsi tablet tambah darah, yang dapat dipantau melalui lembar kontrol minum tablet tambah darah. Pendamping berperan penting dalam pengawasan konsumsi tablet tambah darah pada ibu hamil serta pengisian lembar kontrol minum tablet tambah darah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kepatuhan pengisian lembar kontrol minum tablet tambah darah pada ibu hamil oleh pendamping di Puskesmas Buleleng II pada bulan April 2025, menggunakan desain penelitian deskriptif observasional. Dengan jumlah sampel 76 responden pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling diperoleh dari data primer melalui form instrument penelitian dan dokumentasi buku KIA, dianalisis secara deskriptif dalam bentuk tabel distribusi frekuensi dan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa paling banyak (53,9%) pengisian lembar kontrol minum tablet tambah darah di mulai pada usia kehamilan triwulan I dan sebagian besar (68,4%) pendamping tidak lengkap mengisi lembar tablet tambah darah. Dapat disimpulkan waktu mulai pengisian lembar tablet tambah darah belum sesuai program yang di harapkan dan peran aktif pendamping dalam mengisi lembar tablet tambah darah masih perlu ditingkatkan melalui edukasi dan pemantauan rutin oleh tenaga kesehatan.
GAMBARAN KEPATUHAN TENTANG PENGISIAN LEMBAR KONTROL MINUM TABLET TAMBAH DARAH PADA IBU HAMIL OLEH PENDAMPING Dewi, Ni Luh Anik Chandra; Purnamayanti , Ni Made Dwi; Ningtyas, Listina Ade Widya
Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan Vol. 13 No. 2 (2025): Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/jmn.v13i2.3931

Abstract

Anemia pada ibu hamil beresiko meningkatkan komplikasi kehamilan dan persalinan. Pencegahan anemia pada ibu hamil dipengaruhi oleh kepatuhan konsumsi tablet tambah darah, yang dapat dipantau melalui lembar kontrol minum tablet tambah darah. Pendamping berperan penting dalam pengawasan konsumsi tablet tambah darah pada ibu hamil serta pengisian lembar kontrol minum tablet tambah darah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kepatuhan pengisian lembar kontrol minum tablet tambah darah pada ibu hamil oleh pendamping di Puskesmas Buleleng II pada bulan April 2025, menggunakan desain penelitian deskriptif observasional. Dengan jumlah sampel 76 responden pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling diperoleh dari data primer melalui form instrument penelitian dan dokumentasi buku KIA, dianalisis secara deskriptif dalam bentuk tabel distribusi frekuensi dan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa paling banyak (53,9%) pengisian lembar kontrol minum tablet tambah darah di mulai pada usia kehamilan triwulan I dan sebagian besar (68,4%) pendamping tidak lengkap mengisi lembar tablet tambah darah. Dapat disimpulkan waktu mulai pengisian lembar tablet tambah darah belum sesuai program yang di harapkan dan peran aktif pendamping dalam mengisi lembar tablet tambah darah masih perlu ditingkatkan melalui edukasi dan pemantauan rutin oleh tenaga kesehatan.
Pengaruh Baby Spa terhadap Kualitas Tidur Bayi Usia 3-6 Bulan Dewi, Putu Ayu Mia Sintya; Suarniti, Ni Wayan; Ningtyas, Listina Ade Widya
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 6 No 3 (2024): Juni 2024, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v6i3.2672

Abstract

Kasus gangguan tidur pada anak di Indonesia belum ada data statistik tetapi berdasarkan beberapa penelitian yang sudah dilakukan menunjukkan bahwa terdapat gangguan kualitas tidur pada bayi. Prevalensi masalah tidur pada anak anak Indonesia usia 0-36 cukup tinggi (31%). Penelitian ini dilakukan di WilayahKerja UPTD Puskesmas Klungkung I dikarenakan belum pernah dilakukan penyuluhan terkait Baby Spa. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh baby spa terhadap kualitas tidur bayi usia 3-6 bulan. Jenis penelitian pra experimental dengan one group pretest dan postest design tanpa kelompok kontrol, pendekatan non probability sampling dengan metode purposive sampling. Pelaksanaan dimulai pada bulan Maret-April 2023. Sampel berjumlah 29 bayi. Pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuisioner pre test kemudian melakukan intervensi, baby spa diberikan sebanyak 6 kali dilakukan 2 kali seminggu dengan durasi waktu 45 menit, kemudian hari pertama minggu keempat dilakukan post test. Hasil analisis menunjukkan sebelum diberikan baby spa, bayi dengan kualitas tidur baik sebanyak 4 bayi (13,8%) dan 25 bayi (86,2%) dengan kualitas tidur buruk. Bayi setelah diberikan baby spa, kualitas tidur baik sebanyak 16 bayi (55,2%) dan kategori buruk sebanyak 13 bayi (44,8%). Berdasarkan nilai median pre test sebesar 10 dan pada post test sebesar 14 dimana, nilai p value 0,000 < 0,050. Maka dapat disimpulkan ada pengaruh baby spa terhadap kualitas tidur bayi usia 3-6 bulan di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Klungkung I.
PENGARUH APLIKASI FITRIS TERHADAP PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU TENTANG PERKEMBANGAN BAHASA Dila Sari, Fitria; Ningtyas, Listina Ade Widya; Deswita, Deswita; Lili Fajria
KOSALA : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 13 No 2 (2025): KOSALA : Jurnal Ilmu Kesehatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Panti Kosala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37831/kjik.v13i2.437

Abstract

Keterlambatan perkembangan bahasa pada anak prasekolah masih tinggi, dimana di Amerika Serikat mencapai sekitar (12-26%) dan di Indonesia sendiri mencapai (22%) keterlambatan perkembangan bahasa, salah satunya disebabkan karena kurangnya pengetahuan dan sikap ibu dalam memberikan stimulasi serta deteksi dini. Penelitian ini bertujuan menilai pengaruh Aplikasi FITRIS (Fitur Deteksi Dini Dan Stimulasi Perkembangan Bahasa) terhadap pengetahuan dan sikap ibu mengenai perkembangan bahasa anak prasekolah. Penelitian menggunakan desain quasi-eksperimental pre-post test dengan 90 peserta (45 intervensi, 45 kontrol) melalui consecutive sampling. Data dikumpulkan dengan kuesioner valid dan dianalisis menggunakan uji Wilcoxon. Hasil menunjukkan Aplikasi FITRIS berpengaruh signifikan terhadap peningkatan pengetahuan (p=0,000) dan sikap ibu (p=0,000). Aplikasi ini membantu ibu memberikan stimulasi dan melakukan deteksi dini pada anak usia 36–72 bulan, serta bisa dijadikan media edukasi dalam program Bina Keluarga Balita (BKB) di Puskesmas untuk mencegah keterlambatan perkembangan bahasa. Kata kunci: aplikasi FITRIS, pengetahuan, perkembangan bahasa, prasekolah, sikap Language development delay in preschool children remains high, reaching approximately 12–26% in the United States and 22% in Indonesia. One of the contributing factors is the lack of maternal knowledge and attitudes toward providing stimulation and conducting early detection of language development. This study aimed to evaluate the effect of the FITRIS Application (Featuring Early Detection and Stimulation of Language Development) on mothers’ knowledge and attitudes regarding preschool children’s language development. A quasi-experimental pre–post test design was employed involving 90 participants (45 in the intervention group and 45 in the control group) selected through consecutive sampling. Data were collected using validated questionnaires and analyzed using the Wilcoxon test. The results showed that the FITRIS Application had a significant effect on improving mothers’ knowledge (p = 0.000) and attitudes (p = 0.000). This application assists mothers in providing stimulation and performing early detection of language development in children aged 36–72 months and can be utilized as an educational medium within the Bina Keluarga Balita (BKB) program at Primary Health Centers (Puskesmas) to prevent language development delays. Keywords: attitude, FITRIS application, knowledge, language development, preschool
Perbedaan Mual Muntah Sebelum dan Setelah Pemberian Jahe Hangat pada Ibu Hamil Wulandari, Ni Putu Manik; Armini, Ni Wayan; Ningtyas, Listina Ade Widya; Purnamayanti, Ni Made Dwi; Mahayati, Ni Made Dwi
JURNAL KESEHATAN POLTEKKES KEMENKES RI PANGKALPINANG Vol. 13 No. 2 (2025): JKP DESEMBER 2025
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pangkalpinang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32922/jkp.v13i2.1265

Abstract

Latar belakang: Mual muntah merupakan salah satu gejala paling awal dan paling umum yang dikaitkan dengan kehamilan. Efektivitas jahe terbukti aman dikonsumsi, solusi ini cenderung minim risiko bagi ibu dan janin. Tujuan: Tujuan studi ini untuk mengetahui perbedaan tingkat mual muntah sebelum dan setelah pemberian air jahe hangat kepada ibu hamil trimester I. Metode: Data primer dengan intervensi menggunakan lembar observasi untuk mengetahui frekuensi mual muntah. Peneliti memberikan air jahe hangat selama 3 hari yang diberikan 2 kali sehari, pada pagi hari 30 menit sebelum makan dan 30 menit sebelum tidur. Setelah intervensi selama 3 hari, pada hari ke-4 responden datang ke Bidan dan akan diukur frekuensi mual muntah setelah pemberian air jahe hangat dengan lembar kuisioner post-test. Penelitian ini menerapkan desain quasi experimental dengan model pretest-posttest. Sebanyak 31 ibu hamil trimester pertama dijadikan sampel melalui teknik total sampling. Hasil: Hasil menunjukkan rerata skor PUQE sebelum intervensi pada kategori sedang hingga berat adalah 10,16,  sedangkan setelah intervensi menurun ke kategori ringan hingga sedang dengan skor 7,65 yang menunjukkan nilai p = 0,000 (p < 0,05). Kesimpulan: Simpulannya  intervensi dengan air jahe hangat secara signifikan menurunkan frekuensi mual dan muntah pada ibu hamil trimester pertama jika dibandingkan dengan keadaan sebelum pemberian intervensi.
Korelasi Pengetahuan dan Dukungan Tenaga Kesehatan dengan Kepatuhan Pemeriksaan IVA pada Wanita Usia Subur: Correlation between Knowledge and Support from Health Workers with Compliance with IVA Screening among Women of Reproductive Age Sulasmin, Ni Wayan; Marhaeni, Gusti Ayu; Ningtyas, Listina Ade Widya
Jurnal Keperawatan Bunda Delima Vol 8 No 1 (2026): EDISI FEBRUARI
Publisher : Akademi Keperawatan Bunda Delima Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59030/jkbd.v8i1.160

Abstract

Latar Belakang: Cakupan pemeriksaan Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA) yang rendah pada wanita usia subur disebabkan oleh berbagai faktor, diantaranya adalah pengetahuan dan dukungan dari tenaga kesehatan. Pelaksanaan penelitian untuk mengetahui seberapa kuat hubungan antara pengetahuan dan dukungan tenaga kesehatan dengan kepatuhan pemeriksaan IVA pada wanita usia subur di wilayah kerja UPTD Puskesmas Petang I, kabupaten Badung. Metode: Kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional dipilih untuk digunakan pada penelitian yang dilaksanakan pada bulan April 2025 ini.  Teknik pengambilan sampel dengan purposive sampling menemukan 67 orang sesuai kriteria. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Hasil studi menemukan sebanyak 37 (55,2%) responden yang tidak melakukan pemeriksaan IVA, 35 (52,2%) responden memiliki pengetahuan baik, dan 36 (53,7%) responden mendapat dukungan dari tenaga kesehatan. Analisis data menggunakan uji Chi-Square didapatkan nilai p 0,001 untuk variabel pengetahuan dan nilai p 0,004 untuk variabel dukungan tenaga kesehatan. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu didapatkan ada hubungan antara pengetahuan dan dukungan tenaga kesehatan dengan pemeriksaan IVA pada wanita usia subur. Saran yang dapat diberikan kepada Puskesmas Petang I untuk terus melakukan penyuluhan dengan menggunakan media promosi yang menarik untuk dapat meningkatkan partisipasi wanita usia subur untuk melakukan pemeriksaan IVA