Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Evaluasi Penerimaan Publik Terhadap Kebijakan Labelisasi Stiker Keluarga Miskin di Kabupaten Kepahiang Melalui Analisis Sentimen dan Social Judgement Theory Albianazwa, Biyan Mahesa; Hutama, Ferdian Al Ghifari Ganda; Ukasyah, Holis; Winata, Hilma Mutiara
Jurnal Penelitian Multidisiplin Bangsa Vol. 2 No. 7 (2025): Desember
Publisher : Amirul Bangun Bangsa Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpnmb.v2i7.679

Abstract

Kebijakan labelisasi stiker “Keluarga Miskin” di Kabupaten Kepahiang diterapkan sebagai instrumen verifikasi penerima bantuan sosial agar penyaluran lebih tepat sasaran. Meskipun secara administratif dinilai efektif, kebijakan ini memunculkan fenomena masalah berupa perdebatan publik karena dianggap berpotensi menimbulkan stigma sosial dan merendahkan martabat penerima bantuan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat penerimaan publik terhadap kebijakan labelisasi stiker “Keluarga Miskin” melalui analisis sentimen dan pemetaan sikap menggunakan Social Judgment Theory. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif. Data diperoleh dari 7.576 komentar pengguna Instagram pada akun @kemensosri, @cretivox, dan @geraldvincent yang dikumpulkan melalui teknik crawling, kemudian dianalisis melalui tahapan pre-processing, klasifikasi sentimen, serta pemetaan ke dalam dimensi latitude of acceptance, latitude of non-commitment, dan latitude of rejection. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sentimen negatif mendominasi respons publik dengan persentase lebih dari 50% pada seluruh akun, sementara sentimen positif dan netral berada pada proporsi yang lebih kecil. Pemetaan menggunakan Social Judgment Theory mengungkapkan bahwa mayoritas publik menempatkan kebijakan ini pada latitude of rejection, yang menandakan adanya ketidaksesuaian antara tujuan administratif kebijakan dan nilai sosial masyarakat. Dengan demikian, penelitian ini menyimpulkan bahwa penerimaan publik terhadap kebijakan labelisasi stiker “Keluarga Miskin” di Kabupaten Kepahiang masih tergolong rendah, sehingga efektivitas kebijakan tidak hanya bergantung pada keberhasilan verifikasi data, tetapi juga pada sensitivitas sosial dan strategi komunikasi kebijakan yang lebih inklusif dan non-stigmatis.
Analisis sentimen masyarakat terhadap kebijakan Kawasan Industri Hasil Tembakau (KIHT) pada media sosial instagram Fatihah, Asyifa Amani; Yasar, Muhammad Miftah Babil; Aulia, Syikayah; Winata, Hilma Mutiara
Journal of Law, Administration, and Social Science Vol 5 No 5 (2025)
Publisher : PT WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/jolas.v5i5.1952

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis sentimen masyarakat terhadap implementasi Kebijakan Kawasan Industri Hasil Tembakau (KIHT) yang diatur dalam PMK No. 21/PMK.04/2020 pada media sosial Instagram. Metode kuantitatif digunakan dengan mengumpulkan 6.350 data komentar dan caption menggunakan kata kunci "cukai rokok". Klasifikasi sentimen dilakukan menggunakan pendekatan Pembelajaran Mendalam melalui model bahasa IndoBERT, yang divalidasi dengan kinerja tinggi (Akurasi 91.5%). Hasil penelitian menunjukkan bahwa diskursus publik di Instagram cenderung didominasi oleh sentimen Negatif (39.87%) dibandingkan sentimen Positif (33.34%). Sentimen negatif secara tematik dipicu oleh kekhawatiran terhadap beban kenaikan cukai dan kritik terhadapperedaran rokok ilegal yang masih masif, sementara sentimen positif didorong oleh dukungan terhadap pemberdayaan IKM. Kesimpulan menunjukkan adanya kesenjangan antara desain kebijakan dan penerimaan publik. Penelitian ini merekomendasikan regulator untuk mengevaluasi struktur cukai dan meningkatkan komunikasi publik serta penegakan hukum untuk mereduksi resistensi sosial.
ANALISIS EFEKTIVITAS KEBIJAKAN DIGITALISASI ADMINISTRASI KAMPUS STUDI KASUS : FISIP UIN BANDUNG Windani, Patrisia Zakinda Kusuma; Lestari, Talia Anisa; Chealsea, Angga; Winata, Hilma Mutiara
Jurnal Administrasi Publik dan Kebijaka (JAPK) Vol 5, No 2 (2025): Jurnal Administrasi Publik dan Kebijakan (JAPK)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/japk.v5i2.25245

Abstract

Digitalisasi layanan administrasi di perguruan tinggi menjadi langkah strategis dalam menjawab tuntutan efisiensi dan kemudahan akses bagi sivitas akademik. Di FISIP UIN Sunan Gunung Djati Bandung, digitalisasi diwujudkan melalui sistem Cepuk Digital yang dirancang untuk menghadirkan layanan administrasi yang lebih cepat, praktis, dan mudah dijangkau. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan Cepuk Digital serta mengidentifikasi kendala yang dihadapi pengguna dalam prosesnya. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui observasi, dokumentasi, dan wawancara mendalam dengan mahasiswa sebagai pengguna aktif layanan. Analisis dilakukan dengan teknik tematik dan reduksi data untuk menggali pola dan tema utama terkait efektivitas layanan, hambatan yang muncul, serta kebutuhan pengembangan sistem. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Cepuk Digital cukup efektif dalam mempercepat proses layanan, mengurangi beban kerja manual, dan meningkatkan aksesibilitas bagi pengguna. Namun, beberapa kendala seperti belum optimalnya pengelolaan dokumen fisik, kurangnya sosialisasi, dan keterbatasan infrastruktur masih menjadi hambatan. Oleh karena itu, diperlukan upaya berkelanjutan dalam penyempurnaan sistem dan pemberdayaan pengguna agar digitalisasi layanan administrasi benar-benar memberikan dampak nyata di lingkungan kampus. Kata kunci  : digitalisasi administrasi,  layanan kampus, efektivitas layanan.