Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Pena Emas

Perancangan E-Modul Bahasa Indonesia Kelas XI Semester Ganjil Tahun Pelajaran 2022-2023 Berbasis Android dengan Menggunakan Kodular HUDA, AKHMAD
PenaEmas Vol 1 No 1 (2023): PenaEmas
Publisher : MAN 1 Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64688/jpe.v1i1.3

Abstract

Tujuan dari penelitiani ini adalah untuk menghasilkan sebuah modul elektronik berbasis android pada pelajaran Bahasa Indonesia kelas XI Semester Ganjil. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian Research and Development (R&D). Tahapan dalam penelitian ini yaitu tahap identifikasi masalah, tahap pengumpulan data, tahap desain hasil, validasi ahli, revisi produk, uji coba skala terbatas, dan uji coba hasil dalam skala luas. produk e-modul bahasa Indonesia berbasis android dengan menggunakan aplikasi Kodular dapat diklasifikasikan layak untuk dipergunakan dalam kegiatan pembelajaran. Hal ini dinyatakan dengan adanya nilai yang sudah didapatkan dari para ahli sebesar 92% tergolong dalam klasifikasi sangat valid. Ahli pengajaran sebesar 90% tergolong dalam klasifikasi sangat valid, pada hasil implementasi kepada peserta didik memperoleh nilai sebesar 84% tergolong dalam klasifikasi valid untuk diterapkan pada sekolah serta dikembangkan secara bersamaan. Kata kunci : E-Modul, Android, Kodular, Bahasa Indonesia Abstract The purpose of this research is to produce an android-based electronic module for Indonesian language lessons in class XI in odd semesters. The method used in this research is the Research and Development (R&D) method. The stages in this research are the problem identification stage, the data collection stage, the results design stage, expert validation, product revision, limited scale trials, and large scale results trials. Android-based Indonesian e-module products using the Kodular application can be classified as appropriate for use in learning activities. This is stated by the value that has been obtained from experts by 92% belonging to the very valid classification. Teaching experts at 90% belong to a very valid classification, in the implementation results students obtain a value of 84% belonging to a valid classification to be applied to schools and developed simultaneously. Keywords: Keywords: E-Module, Android, Kodular, Indonesian Language
Tantangan Sistemik dalam Pendidikan Nasional: Mengurai Problematika dan Solusi Kebijakan Jazariyah, Ita; Huda, Akhmad
PenaEmas Vol 3 No 1 (2025): PenaEmas
Publisher : MAN 1 Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64688/jpe.v3i1.45

Abstract

Pendidikan nasional Indonesia menghadapi berbagai tantangan sistemik yang memengaruhi kualitas dan pemerataan layanan pendidikan. Artikel ini bertujuan untuk mengidentifikasi problematika utama dalam sistem pendidikan nasional dan menawarkan solusi kebijakan yang relevan dan aplikatif. Dengan menggunakan metode tinjauan pustaka, penelitian ini menganalisis berbagai literatur yang berkaitan dengan isu-isu seperti disparitas akses, rendahnya kualitas guru, kurang optimalnya implementasi kebijakan, serta keterbatasan sarana dan prasarana pendidikan. Analisis deskriptif-analitis digunakan untuk menggali tema-tema utama yang berkaitan dengan persoalan dan strategi perbaikannya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa diperlukan sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan pemangku kepentingan lain untuk menciptakan kebijakan pendidikan yang adaptif, inovatif, dan berorientasi pada keadilan sosial. Artikel ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi perumusan kebijakan yang mampu menjawab tantangan sistemik dalam pendidikan nasional secara holistik dan berkelanjutan.
Digital Business-Based Financing in Islamic Educational Institutions: A Systematic Literature Review Huda, Akhmad; Jazariyah, Ita
PenaEmas Vol 3 No 2 (2025): PenaEmas
Publisher : MAN 1 Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64688/jpe.v3i2.70

Abstract

Abstrak This study aims to systematically examine the basic concept of digital-based Islamic education financing, the potential of the digital economy in the modern era, implementation strategies, and the challenges and solutions faced in its development. The method used was a systematic literature review of 18 national and international scientific journal articles published in the last five years (2019–2024). The results show that the digitalization of Islamic education financing is realized through various forms such as Islamic fintech, zakat crowdfunding, Islamic peer-to-peer lending, and the development of digital business units by educational institutions. The potential of the digital economy is proven to be large by the use of social media platforms, e-commerce, and digital-based Islamic content as alternative financing sources. Strategies used include integrating a digital entrepreneurship curriculum, strengthening human resource capacity, developing technological infrastructure, and collaborating with Islamic financial institutions and digital Muslim communities. Challenges faced include limited infrastructure, low digital literacy, and resistance to innovation. This study concludes that digital entrepreneurship is a transformative and sustainable financing alternative for Islamic educational institutions. This research also provides practical recommendations in the form of digital entrepreneurship curriculum integration, digital literacy training, the establishment of sharia-based business units, and national policy support. Kata Kunci: Islamic education financing, digital business, digital economy, sharia fintech, systematic literature Abstract Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara sistematis konsep dasar pembiayaan pendidikan Islam berbasis usaha digital, potensi ekonomi digital di era modern, implementasi strategi, serta tantangan dan solusi yang dihadapi dalam pengembangannya. Metode yang digunakan adalah studi literatur sistematis (Systematic Literature Review) terhadap 18 artikel jurnal ilmiah nasional dan internasional yang diterbitkan dalam kurun waktu lima tahun terakhir (2019–2024). Hasil penelitian menunjukkan bahwa digitalisasi pembiayaan pendidikan Islam terwujud melalui berbagai bentuk seperti fintech syariah, crowdfunding zakat, peer-to-peer lending syariah, dan pengembangan unit usaha digital oleh lembaga pendidikan. Potensi ekonomi digital terbukti besar dengan pemanfaatan platform media sosial, e-commerce, serta konten Islami berbasis digital sebagai sumber pembiayaan alternatif. Strategi yang digunakan mencakup integrasi kewirausahaan digital, penguatan kapasitas SDM, pengembangan infrastruktur teknologi, serta kolaborasi dengan lembaga keuangan syariah dan komunitas Muslim digital. Tantangan yang dihadapi meliputi terbatasnya infrastruktur, rendahnya literasi digital, dan resistensi terhadap inovasi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa usaha digital merupakan alternatif pembiayaan yang transformatif dan berkelanjutan bagi lembaga pendidikan Islam. Penelitian ini juga memberikan rekomendasi praktis berupa integrasi iklim kewirausahaan digital, pelatihan literasi digital, pembentukan unit usaha berbasis syariah, dan dukungan kebijakan nasional. Keywords: pembiayaan pendidikan Islam, usaha digital, ekonomi digital, fintech syariah, literatur sistematis.