Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

HUBUNGAN INISIASI MENYUSUI DINI DENGAN KELANCARAN PRODUKSI ASI PADA IBU POST PARTUM DI KLINIK PRATAMA CITRA Efrida Yanti; Kiki Khoiriyani
EVIDANCE BASSED JOURNAL Publikasi Vol. 3 | Edisi 2 | Agustus 2022
Publisher : Media LPPM Sehati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71283/ebj.v3i2.125

Abstract

IMD adalah proses membiarkan bayi dengan nalurinya sendiri dapat menyusu segera dalam 1 jam pertama setelah lahir, bersama kontak kulit bayi dan kulit ibu. IMD dimulai dengan adanya kontak kulit antara ibu dengan bayi baru lahir kemudian dilanjutkan dengan pemberian ASI. Inisiasi menyusu dini merupakan gambaran bahwa inisiasi menyusu dini bukan program ibu menyusui bayi tetapi bayi yang harus aktif sendiri menemukan putting susu ibu. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian Survey analitik. Penelitian yang didapatkan Berdasarkan Analisis dari uji Chi-Square menunjukkan bahwa hasil P value ini merupakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan desain Cross Sectional yaitu untuk melihat hubungan antara hubungan variable terkait dengan variable bebas, dengan jumlah sampel sebanyak 32 responden. Pengumpulan data menggunakan lembar checklist untuk memantau penatalaksanaan IMD dan Kuesioner yang diberikan kepada responden. Berdasarkan analisis penelitian 32 responden didapatkan ibu yang melakukan IMD mayoritas sebanyak 16 orang (50,0%), dan yang tidak melakukan IMD minoritas sebanyak16 orang (50,0%). Berdasarkan pada kelancaran produksi ASI didapatkan ibu yang lancer ASInya sebanyak 20 orang (62,5%) dan minoritasibu yang tidak lancer ASInya sebanyak 12 orang (37,5%). Bagi penelit iini diharapkan kepada tenaga kesehatan di klinik citra untuk dapat meningkatkan pengetahuan ibu tentang inisiasi menyusui dini bagi ibu post partum, yang bertujuan untuk meningkatkan pelayanan kesehatan dan manfaat bagi ibu dan bayi. Kata Kunci : Inisiasi Menyusui Dini, Kelancaran Produksi Asi
GAMBARAN KASUS PLASENTA PREVIA DI RSUP H. ADAM MALIK MEDAN PERIODE JANUARI 2020- DESEMBER 2021 Kiki Khoiriyani; Stilistika Nehe
EVIDANCE BASSED JOURNAL Publikasi Vol. 4 | Edisi 1 | April 2023
Publisher : Media LPPM Sehati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71283/ebj.v4i1.146

Abstract

Di negara yang sedang berkembang, perdarahan yang salah satunyadisebabkan oleh plasenta previa, hampir selalu menjadi malapetaka besar bagipenderita maupun penolongnya karena dapat menyebabkan kesakitan ataukematian baik pada ibu maupun pada janinnya.Penelitian bersifat Deskritif yang bertujuan untuk mengetahui GambaranKasus Plasenta Previa di RSUP H. Adam Malik Medan Periode Januari 2020 –Desember 2021. Dari hasil penelitian ini penulis menemukan bahwa GambaranKasus Plasenta Previa Berdasarkan Distribusi mayoritas umur ibu>35 tahunsebanyak 36 kasus (41,8%) dan minoritas umur ibu <20 tahun sebanyak 21 kasis(24,5%).Berdasarkan paritas ibu mayoritas 3-5 sebanyak 32 kasus (37,2%) danparitas ibu minoritas>5 sebanyak 14 kasus (16,3%). Berdasarkan riwayat obstetriyang lalu mayoritas abortus sebanyak 25 kasus (29,1%) dan minoritas sectioncaesarea sebanyak 11 kasus (12,8) .Keywords: Plasenta Previa
Screening IVA Test Effort to Increase Intention for Early Detection Cancer Cervix in Panyabungan, Mandailing Natal Ulfah Nur Lubis, Ayu; Wahyuni Harahap; Kiki Khoiriyani; Doriani Harahap
International Journal of Public Health Excellence (IJPHE) Vol. 5 No. 2 (2026): January-May
Publisher : PT Inovasi Pratama Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55299/ijphe.v5i2.1635

Abstract

Cervical cancer remains one of the leading causes of death among women in Indonesia, largely due to delays in treatment due to lack of knowledge of early detection. IVA (Visual Inspection with Acetic Acid) examination is a simple, affordable, and effective screening method to recognize early symptoms of cervical cancer, especially in communities with limited access to advanced health facilities. This service activity aims to provide comprehensive education on cervical Cancer prevention efforts through a promotive and preventive approach based on VIA. Counseling is conducted to productive-aged women with interactive methods that include material delivery, group discussions, and simulation of general examination procedures. The results showed an increase in participants' understanding of the importance of routine screening, recognition of early symptoms, and preventive measures that can be taken independently. This program is expected to be able to foster public awareness of the importance of early detection and become part of a strategy to empower women in maintaining their reproductive health in a sustainable manne